Tergiur Keuntungan Besar, Mus Mulyadi Malah Kehilangan Uang Ratusan Juta

- Redaksi

Selasa, 17 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi antara korban dan terduga pelaku penggelapan saat membuat surat kontrak kerja. (Photo: Istimewa/Kiki Nardance)

Dokumentasi antara korban dan terduga pelaku penggelapan saat membuat surat kontrak kerja. (Photo: Istimewa/Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mus Mulyadi (45), kehilangan uang ratusan juta rupiah usah ditipu rekan bisnisnya, Irwan Saputra (45), warga dusun II Kelurahan Makarti Mulya, kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Mus tertipu daya oleh Irwan, setelah dijanjikan

keuntungan besar dalam bisnis proyek pengadaan pembuatan lampu jalan.

Atas ulah pelaku, akhirnya warga jalan Kebun Bunga, kelurahan Kebun Bunga, kecamatan Sukarami Palembang ini, melaporkan Irwan Saputra ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kepada petugas kepolisian, Mus Mulyadi mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 26 April 2021. Di mana, saat itu dirinya bersama seorang rekan bisnis yang lain yakni Haji Armadi, men-transfer uang sebesar Rp150 juta untuk membayar profesi supervisi.

Sesuai isi kontrak perjanjian kerjasama, bahwa korban akan mendapatkan proyek pengadaan pembuatan lampu jalan. Namun sampai dengan waktu yang ditentukan, ternyata proyek pekerjaan yang dijanjikan pelaku tidak terealisasi. Bahkan saat korban melakukan pengecekan, ternyata proyek tersebut tidak ada alias fiktif.

“Terkait dengan permasalahan ini, kami selaku pihak yang dirugikan berharap kepada kepolisian Polrestabes Palembang, supaya dapat menangkap pelaku,” ujar Mus Mulyadi kepada wartawan, Selasa (17/8/2021).

Mus berharap permasalahan ini kami cepat diselesaikan. “Saya berharap permasalahan ini cepat selesai, agar pelaku bisa bertanggungjawab atas apa yang sudah diperbuatnya,” tegasnya.

Secara materil in materil, Mus berharap kepada kepolisian Polrestabes Palembang agar bisa mengungkap kasus ini secara terang benderang. Sulaya tidak ada korban selanjutnya.

“Saya yakin polisi akan bekerja secara proporsional,nuntuk mengungkap kasus saya ini,” tuturnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira, melalui Kasi Humas AKBP Mubammad Abdullah, saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya telah menerima laporan korban.

“Laporan sudah diterima SPKT. Saat ini sedang kita proses untuk dilimpakan ke Unit Reskrim agar dapat ditidaklanjuti,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi
Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib
Viral di Media Sosial, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Anak
Dianiaya dan Kaca Mobil Dipecah Hengki Laporan ke Polisi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 September 2026 - 17:19 WIB

Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga

Senin, 21 September 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU

Senin, 21 September 2026 - 12:06 WIB

Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi

Senin, 21 September 2026 - 12:03 WIB

Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Berita Terbaru

Foto korban saat di TKP

Kriminal

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 Sep 2026 - 18:06 WIB

Kota Palembang

Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga

Senin, 21 Sep 2026 - 17:19 WIB