Tekan Sampah, Walikota Ingin Tiap Kelurahan Miliki TPS 3 R

- Redaksi

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Yudiansyah

Photo: Yudiansyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang Harnojoyo, didaulat PT Pusri Palembang menjadi orang pertama melakukan pengemasan pupuk organik yang diproduksi dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3 R di Kelurahan Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang, Selasa (28/9/2021).

Menurut Harnojoyo, volume sampah di Palembang ini cukup signifikan yang diangkut ke TPA setiap harinya yang mencapai 3 ton per hari. “Pengèlolaan TPS 3R ini langkah yang sangat strategis untuk menekan produksi sampah yang diangkut ke TPA,” kata Harnojoyo.

Tujuannya, TPS 3R, kata Harnojoyo tak lain supaya beban TPA yang dimiliki Palembang, bisa berkurang. “Kalau setiap kelurahan miliki TPS 3R tentunya sampah yang diangkut ke TPA tidak lagi banyak,” katanya.

Harnojoyo yakin, dengan mengoptimalkan TPS 3R setiap kelurahan, selaian sampah dapat dikelola secara ekonomis, juga bisa menjadi peluang ekonomi untuk warga setempat.

Orang Nomor satu di Kota Palembang ini sangat mengapresiasi pihak perangkat daerah Kelurahan Selayur, atas inovasi pengelolaan dan memanfaatkan sampah lingkungan masyarakat untuk menjadi hal yang bermanfaat sekaligus sudah mengubah lahan gundukan sampah menjadi tempat bermanfaat seperti TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) ini.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang terlibat terkait dengan perubahan tempat ini yang tadinya tempat sampah, sekarang sudah kita saksikan sendiri tempat ini menjadi rapi, bersih, dan bermanfaat seperti yang sudah disampaikan oleh pak Camat tadi,” kata Harnojoyo.

Disampaikan Heri Suharsono, Vice President CSR Pusri Palembang, Sarana dan Prasarana pengelolaan tempat ini merupakan Dukungan dari PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang melalui penyaluran Dana CSR sebesar kurang lebih Rp200 juta.

“Kami pihak PUSRI memfasilitasi pengelolaan ini meliputi Sarana dan Prasarana, Peralatan, Air, Listrik, teknologi pembuatan pupuk organiknya, serta pembakaran plastiknya agar tidak menimbulkan polusi.

Dana CSR yang kami salurkan untuk kegiatan ini kurang lebih Rp200 juta pada TPS ini,” ujar Heri.

Tak hanya sebagai Tempat Pembuangan Sampah, nantinya sampah-sampah yang terkumpul ini akan dikelola dan diolah untuk menghasilkan hal-hal yang bermanfaat seperti dijadikan pupuk organik, anorganik, conblock (bata beton), serta plastik yang diolah menjadi biji plastik kembali.

Pihak PT PUSRI menyatakan bahwa sebelumnya mereka sudah membantu program serupa di Kelurahan Kalidoni, dan mereka akan mendukung jika ada Kelurahan lain disekitar Perusahaan yang punya program serupa seperti kegiatan ini.

“Sebelumnya kita sudah bantu di TPS Kelurahan Kalidoni Palembang, jadi jika Kelurahan lain yang punya program serupa yang butuh dukungan tentunya akan kita bantu,” jelas Vice President CSR Pusri Palembang. (ANA)

Berita Terkait

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Berita Terbaru