Tambah Sumber PAD, Pemkot Bangun Pantai Buatan di Pulau Kemaro

- Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai buatan di Pulau Kemaro. (Photo: Yudiansyah)

Pantai buatan di Pulau Kemaro. (Photo: Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang memanfaatkan pengembangan Pulau Kemaro dengan membuat pantai di tepian pulau. Hal ini untuk mengembangkan sumber daya alam yang dapat dijadikan destinasi wisata.

Dibuatnya pantai ini juga diiringi dengan dibangunnya brojong di pinggiran Pulau Kemaro. Brojong sebuah konstruksi digunakan untuk mencegah erosi atau pengikisan pada tanah lereng. Biasanya digunakan pada tanah pinggir sungai.

Bronjong dan pantai ini merupakan salah satu upaya pemerintah kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk memajukan sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang, Ahmad Bastari, mengatakan pembangunan ini telah dilakukan sejak pertengahan tahun.

“Pembangunan bronjong ini menggunakan dana Bantuan Gubernur (Bangub) mencapai Rp3 miliar. Dengan panjang brojong 210 meter, dan lebarnya mencapai 20 meter,” kata Bastari, Kamis (23/12/2021).

Pembangunan infrastruktur di Pulau Kemaro tentu tidak hanya sebatas Bronjong saja, tapi akan ada yang lainnya. Sehingga lokasi ini akan kian tertata.

“Penataan seperti penghijauan menjadi urusan dinas pertamanan dan lain sebagainya. Jadi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah punya tanggungjawab sesuai dengan kewenangannya,” terangnya.

“Untuk PUPR sendiri, pembangunan di Pulau Kemaro hanya bronjong saja,” tambah Bastari.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, pembangunan turab atau tanggul ini dari pihak Balai Sungai dengan pengerjaannya dilakukan bekerjasama dengan Pemkot Palembang.

Terkait pengembangan secara luas di lokasi Pulau Kemaro, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Ki Marogan untuk memanfaatkan lahan mereka seperti untuk pembangunan Islamic Center.

Karena rencananya, pembangunan tersebut akan dilakukan di Pulau Kemaro. Sehingga membutuhkan lahan sekitar empat hektare. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur terkait pembangunan tersebut.

“Jika persoalan lahan ini selesai maka pak Gubernur siap untuk melakukan pembangunan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6
Saksi Ungkap Jejak Uang Rp6 Miliar dalam Perkara Perintangan Penyidikan Internet Desa Muba
Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor
Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 
FUN RUN SMARTFREN 5G Palembang Hadirkan Semangat Lari Bersama Ribuan Peserta
Sidang Chromebook & Smart Board, Saksi Sebut Ada Jatah Fee 5 Persen untuk Bupati
Pemprov Sumsel Pastikan Stimulan Rp30 Miliar Karhutla Fokus pada Peralatan dan Petugas Lapangan
Jatanras Polda Sumsel Ringkus DPO Kasus Bongkar Rumah di Talang Jambe

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:08 WIB

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIB

Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Selasa, 29 September 2026 - 14:59 WIB

Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 

Selasa, 29 September 2026 - 14:41 WIB

FUN RUN SMARTFREN 5G Palembang Hadirkan Semangat Lari Bersama Ribuan Peserta

Selasa, 29 September 2026 - 12:19 WIB

Sidang Chromebook & Smart Board, Saksi Sebut Ada Jatah Fee 5 Persen untuk Bupati

Berita Terbaru

Foto. Hj., Ike Meilina Muchendi, saat mengenakan langsung kreasi tersebut dalam fashion show Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC

Jakarta

Songket Bidak Cukit Tampil Casual di Panggung Nasional

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:05 WIB

Sumsel

Penyortiran Lele Pastikan Pertumbuhan Optimal

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:15 WIB

Foto korban di rumah sakit

Kota Palembang

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:08 WIB