Tag: Mawardi Yahya

  • BPS  Umumkan Penduduk Miskin Sumsel Turun Jadi 12,79 Persen 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

    BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat pada kurun satu tahun terakhir September 2020-September 2021 angka kemiskinan Sumatera Selatan turun sebesar 0,19 persen poin dari 12,98 persen menjadi 12,79 persen.

     

    Kepala BPS Provinsi Sumsel melalui Humas BPS Provinsi Sumsel Trio Wira Dharma membenarkan  jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumsel turun menjadi 12,79 persen.

     

    “Sebetulnya daerah termiskin itu tidak fair untuk diperingkatkan, karena kategori kemiskinan itu bukan hanya dilihat dari kondisi kemiskinan itu saja, bisa juga dari kriteria ekonomi yang lainnya. BPS sendiri tidak melakukan pemeringkatan,” ungkapnya saat diwawancarai, Jumat (25/2/2022) sore.

     

    Lebih jauh Trio menguraikan, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2020 sebesar 12,52 persen turun menjadi 12,36 persen pada Maret 2021 dan turun menjadi 11,99 persen pada September 2021.

     

     

    Peranan kelompok makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan kelompok bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan).

     

     

    “Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK) September 2021 tercatat sebesar 74,16 turun jika dibandingkan kondisi Maret 2021 sebesar 74,45 persen, dan turun jika dibandingkan kondisi September 2020 yang sebesar 74,49 persen,” tuturnya.

     

     

    Sementara komoditas  makanan yang berpengaruh besar terhadap Garis Kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan, diantaranya adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, gula pasir, mie instan, kopi bubuk & kopi instan (sachet), dan roti.

     

    Sedangkan komoditas bukan makanan adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

     

     

     

    “Jadi persentasenya, selama  enam bulan turun 0,19 %, itu sudah sangat cukup karena kondisi kita pandemi covid,  kemudian pertumbuhan ekonomi kita sudah mulai naik itu bagi BPS sudah menjadi suatu progres yang cukup,” katanya.

     

     

     

    Lebih jauh Trio menjelaskan Untuk mengukur kondisi penduduk miskin di Provinsi Sumsel yang meliputi 17 kabupaten/kota, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar basic needs approach. Dimana melalui pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

     

     

    “Dengan pendekatan ini, dapat dihitung Headcount Index, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk,” imbuhnya.

     

     

    Sedangkan untuk Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan.

     

     

    “Garis Kemiskinan Makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kalori per kapita perhari,” pungkasnya.

  • MY : FORDEISS, Bantu Masyarakat Tentang Pemahaman Koperasi Syariah

    MY : FORDEISS, Bantu Masyarakat Tentang Pemahaman Koperasi Syariah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menyambut baik kehadiran adanya Forum dengan program yang sangat membantu masyarakat terkait dengan pemahaman ekonomi Koperasi Syariah

    Hal tersebut diutarakannya saat menerima Ketua Umum Forum Dai Ekonomi Islam Sumatera Selatan (FORDEISS) Dr.U|il Amri, LC, MHI beserta jajaran.

    Kehadiran FORDEISS sehubungan dengan akan mengadakan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Award 2022 bagi Koperasi Syariah dan atau BMT (Baitul Mal wa Tamwil) se-Sumsel

    “Pada prinsipnya Pemprov Sumsel siap memfasilitasi kerja sama ini, karena kegiatan ini sangat aspiratif memberikan pemahaman tentang Koperasi Syariah, yang tentunya tetap dengan aturan administrasi yang ada” ujar MY, Selasa (15/2/2022).

    MYjuga mengatakan, Pemprov Sumsel akan responsif dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, yang dianggap Mawardi sebagai salah satu cara memotivasi pelaku ekonomi koperasi syariah dan tentunya kegiatan ini berjalan sesuai dengan protokol kesehatan

    Ketua Umum FORDEISS Dr.Ulil Amri, LC, MHI utarakan LKMS AWARD 2022 merupakan penghargaan kepada Lembaga Keuangan Mikro Syariah Se-Sumetara Selatan yang bertujuan Memotivasi Kinerja BMT & Koperasi Syariah Se-Sumatera Selatan, Mendorong Kinerja BMT & Koperasi Syariah Se-Sumatera Selatan, Syi’ar BMT & Koperasi Syariah Se-Sumatera Selatan

    “Ada lima Indikator Penilaian diantaranya Kinerja Iayanan, Kinerja Keuangan, Kepatuhan Syariah, Digitalisasi, Sosial impact” ujarnya

    Sebagai informasi Acara ini akan dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2022 bertempat di Griya Agung

  • Melonjaknya Kasus  Covid Varian Omicron, Wagub Ingatkan Warga  Jangan Panik dan  Tetap Disiplin Terapkan Prokes

    Melonjaknya Kasus  Covid Varian Omicron, Wagub Ingatkan Warga  Jangan Panik dan  Tetap Disiplin Terapkan Prokes

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Pembahasan Perkembangan Covid-19 dan Evaluasi PPKM, di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Sabtu (5/2).

     

    Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19. Dan diikuti oleh para menteri/pimpinan lembaga terkait serta serta para  Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia.

     

    Selaku  pimpinan rapat Airlangga Hartarto  meminta para Kepala Daerah dan Forkopimda untuk memperkuat kembali koordinasi monitoring dan pengendalian kasus  Covid-19 di daerah masing-masing.

     

    “Meningkatnya kasus baru varian omicron membuat kita untuk terus waspada. Untuk itu  semua Kepala Daerah dan Forkopimda perkuat koordinasi dan lakukan monitoring, pengendalian di daerah sampai dengan tingkat mikro,” tegas Airlangga.

     

    Khusus untuk wilayah luar Jawa Bali, lanjut Airlangga terjadi  penambahan kasus konfirmasi harian per 3 Februari 2022 sebanyak 1.736 atau 6,4% dari total kasus harian nasional yang sebanyak 27.197 kasus. Untuk itu  selaku Koordinator PPKM untuk wilayah luar Jawa Bali Airlangga mengajak semua  pihaknya untuk  terus melakukan  koordinasi dengan pemerintah daerah  guna memastikan fasilitas, nakes, dan obat-obatan siap dan siaga dalam menangani lonjakan varian Omicron.

     

    “Dengan lonjakan kasus aktif Covid-19 varian Omicron beberapa hari terakhir.  Pemerintah pusat langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan mulai  rumah sakit, ketersediaan obat-obatan, tabung oksigen.  Kebutuhan dan ketersediaan fasilitas isolasi terpusat disamping itu  dibutuhkan kesiapan tenaga Kesehatan di daerah,” imbuhnya.

     

    Sementara itu Wagub Sumsel Mawardi Yahya menyebut, kesiapan Pemerintah Provinsi  Sumatera Selatan dalam menghadapi lonjakan kasus positif varian baru Covid-19 Omicron telah menyiapkan  rumah sakit sampai dengan tempat karantina terpusat.

     

    “Saat ini pemerintah Provinsi tengah  bersiap dan siaga dalam menangani lonjakan Covid-19 varuan Omicron ini, mulai dari penanganannya kita mempunyai 56 rumah sakit layanan tersebar di Sumsel

    Ditambah tempat isolasi di wisma atlet Jakabaring Sport City (JSC) dengan kapasitas 500 tempat tidur, obat-obatan, maupun oksigen kita sudah siap,” kata Mawardi.

     

    Selain itu juga dia mengajak   masyarakat agar  tidak resah dengan  lonjakan Covid-19 varian Omicron. Akan tetapi  tetap terus menetapkan protokol kesehatan yang ketat dalam aktifitas sehari-hari.

     

    “Tentunya masyarakat jangan terlalu resah yang terpenting kita menekankan protokol kesehatan yang ketat dikegiatan sehari-hari agar aktivitas kita terus bisa berjalan dengan semestinya,” tambahnya.

     

    Dia juga menyebutkan Sumsel saat ini di Sumsel ada 4 kabupaten menerapkan PPKM level 1 dan 13 Kabupaten/Kota level 2.

     

    “Di Sumsel sendiri penerapan PPKM masih sampai level 2 diantaranya 3 Kabupaten level 1 dan 13 Kabupaten/Kota level 2, protokol kesehatan tetap diterapkan dan tetap waspada,” pungkasnya.

     

    Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Prov Sumsel Lesty Nuraini menyebutkan, Kasus Covid-19 varian Omicron di Sumsel baru terditeksi satu orang.

     

    “Di Sumsel tepatnya di Palembang baru ada satu orang yang terinfeksi omicron dan memang mempunyai riwayat perjalanan ke Jakarta dan melakukan isolasi mandiri,” kata Lesty.

     

    Dia mengatakan, penetapan seseorang mengidap Omicron mempunyai waktu yang lama dan memakan waktu 2 minggu lebih.

     

    “Untuk mengetahui seseorang terinfenksi Omicron juga perlu melewati beberapa tes dan memerlukan waktu kurang lebih dua minggu lamanya,” ucapnya.

     

    Lesty juga mengatakan, penanganan varian Omicron tidak jauh beda dengan penanganan Covid-19 seperti biasanya.

     

    “Mengenai penangannya juga tidak jauh berbeda dengan Covid biasa, jangan tinggalkan penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.

  • Herman Deru Ajak Para Kades Kompak  Layani Warga 1 x 24 Jam

    Herman Deru Ajak Para Kades Kompak  Layani Warga 1 x 24 Jam

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Antusias warga menyambut kehadiran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru yang melakukan kunjugan kerja  Kecamatan Air Kumbang dan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin  dalam rangka silaturahmi dengan Kepala Desa Terpilih  se- Kecamatan Air Kumbang dan Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin,  yang dipusatkan di Desa Panca   Kumbang, Jumat (4/2) siang.

     

    Respon luar bisa atas kehadiran gubernur tersebut bukan tanpa alasan,  karena warga sekitar   berharap  orang nomor satu di Sumsel tersebut akan membawa angin segar berupa  perbaikan  bagi  perekonomian warga sekitar melalui perbaikan infrastruktur dan sejenisnya.

     

    Dikesempatan itu  Gubernur  Herman Deru  berjanji akan segera  merespon keinginan warga di Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin yang membutuhkan perbaikan  infrastruktur baik jalan, jembatan, penerangan lampu jalan hingga perbaikan masjid.

     

    “Dinas-dinas yang bersangkutan dicatat  apa yang diinginkan oleh masyarakat, seperti masjid tadi juga sudah kita bantu,” kata Herman Deru mengawali sambutannya.

     

    Menurut Herman Deru salah satu  tujuannya melakukan  blusukan  turun ke desa-desa di pelosok Sumsel  karena  banyak hal yang penting  yang didapatkan,  diantaranya  akan  dapat  mengetahui secara langsung   kondisi wilayah sekitar. Bahkan bukan  saat   menjabat  sebagai gubernur Sumsel saja,  namun  hal tersebut sudah dilakukannya sejak dari jauh hari saat masih menjabat sebagai Bupati OKU Timur  beberapa tahun silam.

     

    “Saat  menjadi Bupati OKU Timur beberapa tahun lalu, Saya  selalu berkeliling desa hingga melantik satu persatu Kades agar tau kondisi desa tersebut. Pengalaman saya selaku anak kepala desa hingga  menjadi Bupati membuat saya tau betul bagaiamana beban berat seorang kades,” katanya.

     

    Menurutnya  sekorang  kades  itu harus  punya waktu 1×24 jam untuk  melayani, mengayomi melindungi masyarakatnya. Karena itu dia meminta  para  kades itu tidak boleh disorientasi apalagi berubah sikap prilaku.

     

    “Tugas kita itu melayani dengan kerja ikhlas. Saya (sebagai Gubernur) termasuk Bupati/Walikota, Camat hingga Kades itu sama tugasnya adalah untuk melayani masyarakat,”  tegasnya.

     

    Tak hanya itu, dia juga berpesan dalam menyelesaikan permasalahan ataupun membangun daerah itu harus diutamakan adalah komunikasi dan keharmonisan.

     

    “Artinya membangun daerah itu lakukan komunikasi yang baik, seperti saya bersama dengan pak Bupati dan Wabup Banyuasin, kita lihat pembanguan infrastruktur di wilayah Banyuasin itu terlihat dan nyata berkat komunikasi dan harmonis yang baik,” terangnya.

     

    Sebelum mengakhiri sambutanya, Herman Deru mengajak para Kades termasuk ibu kades dan masyarakat untuk sukseskan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP).

     

    “Gerakan Sumsel Mandiri Pangan ini merubah prilaku kita dari konsumtif jadi produktif. Jadi kita mulai dulu dari bibit sayur, cabai dan tomat, tanpa kita sadari itu akan mengurangi biaya kita yang tadinya membeli,” ucapnya.

     

    Sementara itu Kades Prajen  Anhar selaku perwakilan para Kades  menyebutkan  Kades se- Kecamatan Air Kumbang, Kades yang  sudah dilantik sebanyak 11 orang Kades sedangkan Kades Kecamatan Banyuasin I ada 9 orang.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur telah menjawab kerinduan kami sehingga bisa hadri secara langsung,” ucapnya.

     

    Lanjut Anhar  menyampaikan sejumlah keinginan warga desa yang ada di Kecamatan  Air Kumbang dan  Kecamatan Banyuasin I yang ditujukan  pada Gubernur Herman Deru untuk segera memberikan perbaikan  infrastruktur jalan, jembatan serta penerangan lampu jalan yang ada diwilayah kedua Kecamatan Bertetangga tersebut.

     

    “Jalan dari Desa Prajen, Mariana hingga mau menuju Palembang banyak jalur transportasinya yang berlubang dan tidak layak di lalui apalagi roda dua. Besar harapan kami dari masyarakat, kiranya bapak Gubernur bisa memperbaiki jalan tersebut,” katanya.

     

     

     

    Lebih lanjut Anhar menyampaikan harapan warga desa  Pemantang Palas dan Desa Cinta Manis Lama yang mengluhkan akses transportasi. Selain itu masalah penerangan jalan juga menjadi harapan warga untuk segera direalisasikan.

     

    “Akses diruas jalan desa itu   ada jembatan saat ini belum di rehap dan bahkan hampir roboh. Selain itu  kalau malam hari gelap karena lampu jalan belum terpasang bahkan ada yang sudah rusak,” imbuhnya.

  • Siswa SMA 6 Terkena Covid, Ini Tanggapan Gubernur

    Siswa SMA 6 Terkena Covid, Ini Tanggapan Gubernur

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

    Sejak kemarin, Kamis (3/2/2022) banyak diberitakan Tiga Orang siswa di SMA N 6 Palembang yang terpapar Covid-19. Bahkan hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi serta adanya surat edaran dari Kepala Sekolah SMA N 6 yang mengumumkan jika SMA 6 Palembang akan memberlakukan Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) mulai tanggak 2 hingga 9 February 2022.

     

    Menanggapi hal ini, Gubernur Sumsel Herman Deru saat di bincangi mengatakan semua keputusan ada ditangan orang tua masing – masing. Jika orang tua merasa ragu dengan pembelajaran tatap muka dan memilih sekolah Daring.

     

    “Ya kita kembalikan kepada orang tua, kalau orang tuanya ada keraguan, dan memilih anaknya sekolah online saja silakan. Begitupun sebaliknya jika mau pembelajaran tatap muka ya silakan juga,” kata Deru, Jumat (4/2/2022).

     

    Lanjut dia, dengan adanya siswa yang terpapar Covid-19, pihaknya akan memberikan Evaluasi terkait pembelajaran tatap muka. Apalagi mengingat saat ini kasus positif Covid-19 setiap hari terus melonjak.

     

    “Tapi itu harus dituangkan dalam sebuah peraturan tidak bisa satu-satu. Harus dievaluasi semua dan Sumsel ini luas,” jelasnya.

     

    Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut. Untuk itu ia menegaskan segera menerapkan pembelajaran Dalam Jaringan (Daring).

     

    “Untuk sekolah yang terdapat kluster baru (Kasus Positif Covid-19) segera lakukan Pembelajaran Daring tidak perlu menunggu intruksi Gubernur atau Dinas Pendidikan,” jelasnya kemarin.

     

    Menurutnya, sebelum dibukanya pembelajaran tatap muka, pihak sekolah telah diberikan Petunjuk Tekhnis (Juknis) jika ada siswa atau pihak sekolah yang terpapar Covid-19, maka pihak sekolah diwajibkan untuk segera memberlakukan pembelajaran Daring.

     

    “Juknis ini sudah kita sebarkan ke Seluruh sekolah, jadi tak perlu lagi menunggu intruksi,” terangnya.

     

    Namun Riza menyampaikan pembelajaran Daring bukan berarti selamanya dilakukan, setelah situasi fi sekolah tersebut aman bisa dilakukan kembali pembelajaran tatap muka. ” Belajar dari bukan berarti di tutup meski saat ini PTM telah berjalan. Jika memang ada sekolah yang ingin menerapkan belajar daring kita persilakan. Intinya kita serahkan kepada pihak sekolah masing-masing,” katanya.

     

    Sejauh ini tambah Riza, hanya SMA N 6 yang melaporkan jika ada siswanya yang terpapar covid-19. “Sekolah lain belum ada baru SMA N 6 saja,” pungkasnya.

  • Disdik Sumsel Benarkan Adanya Siswa SMA 6 Terpapar Covid-19, Tegaskan Segera Balajar Daring

    Disdik Sumsel Benarkan Adanya Siswa SMA 6 Terpapar Covid-19, Tegaskan Segera Balajar Daring

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

    Tersiar kabar jika ada Tiga siswa di SMA Negeri 6 Palembang yang terpapar Covid-19. Hal ini juga dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi saat di temui di kantornya, Kamis (3/2/2022).

    “Kemarin Sudah ada laporan kalau di SMA N 6 kalau ada Tiga Orang Siswanya terpapar Covid-19. Bahkan telah dikonfirmasi oleh rumah sakit Bhayangkara,” kata Riza.

    Riza mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut. Untuk itu ia menegaskan segera menerapkan pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) “Untuk sekolah yang terdapat kluster baru (Kasus Positif Covid-19) segera lakukan Pembelajaran Daring tidak perlu menunggu intruksi Gubernur atau Dinas Pendidikan,” jelasnya.

    Menurutnya, sebelum dibukanya pembelajaran tatap muka, pihak sekolah telah diberikan Petunjuk Tekhnis (Juknis) jika ada siswa atau pihak sekolah yang terpapar Covid-19, maka pihak sekolah diwajibkan untuk segera memberlakukan pembelajaran Daring.

    “Juknis ini sudah kita sebarkan ke Seluruh sekolah, jadi tak perlu lagi menunggu intruksi,” terangnya.

    Namun Riza menyampaikan pembelajaran Daring bukan berarti selamanya dilakukan, setelah situasi fi sekolah tersebut aman bisa dilakukan kembali pembelajaran tatap muka. ” Belajar dari bukan berarti di tutup meski saat ini PTM telah berjalan. Jika memang ada sekolah yang ingin menerapkan belajar daring kita persilakan. Intinya kita serahkan kepada pihak sekolah masing-masing,” katanya.

    Sejauh ini tambah Riza, hanya SMA N 6 yang melaporkan jika ada siswanya yang terpapar covid-19. “Sekolah lain belum ada baru SMA N 6 saja,” pungkasnya.

    Sebelumnya tersebar kabar jika SMA N 6 Palembang sejak kemarin kembali melakukan belajar daring karena ada siswanya yang terpapar covid-19. Serta munculnya surat edaran dari Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Palembang yang menyatakan kepada seluruh siswa untuk melakukan pembelajaran daring.

  • Kasus Positif Kembali Naik Deru : Semua Sudah kita Siapkan 

    Kasus Positif Kembali Naik Deru : Semua Sudah kita Siapkan 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

    Kasus Positif Baru Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan terus meningkat. Bahkan dalam kurun waktu tiga hari belakang kasus baru covid-19 bisa melebihi 20 kasus dalam satu harinya.

     

    Diketahui sejak hari penambahan kasus postifif Covid mencapai 41 kasus, Selasa terjadi penambahan 65, dan pada hari Rabu kembali bertambah sebanyak 32 kasus Positif Covid-19.

     

    Dengan banyaknya penambahan dalam kurun waktu tiga hari, Pemerintah Provinsi Sumsel kembali bersiap menghadapi babak baru Covid-19. Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan jika Pemerintah masih mensiagakan kapasitet tempat tidur bagi penderita Covid-19.

     

    “Kita belum pernah menutup Tempat Tidur kita, artinya persiapan dirumah Sakit tetap kita siagakan seperti kapasistas tempat tidur tidak kita kurangi, obat obatan tetap kita sediakan,” jelasnya.

     

    Selain itu, Deru mengajak agar masyarakat tetap menjalankan Vaksinasi untuk menjaga daya tahan tubuh. “Yang Belum melakukan Vaksinasi agar segera vaksin. Yabg sudah memenuhi syarat untuk bosster lakukanlah bosternya,” ungkapnya.

     

    Sejauh ini Kasus Covid-19 yang masih aktif di Sumsel sebanyak 236 kasus. Sedangkan untuk keseluruhan kasus Positif yang pernah terjadi selama Pandemi sebanyak 60255 kasus positif, 3084 Kasus Meninggal dan 56935 kasus Sembuh.

  • Herman Deru Pesan ke Kakanwil BPN Sumsel Baru Fokus ke Tanjung Carat 

    Herman Deru Pesan ke Kakanwil BPN Sumsel Baru Fokus ke Tanjung Carat 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel Drs. Pelopor M.Eng. Sc beserta rombongan di ruang tamu Gubernur. Adapun dalam kunjungan ini, Pelopor bersilaturahmi sekaligus pamit pindah tugas ke Direktorat Penataan dan Perencanaan BPN Pusat.

     

     

    Dalam kesempatan tersebut, Pelopor juga memperkenalkan Kakanwil BPN Sumsel yang baru Ir. Kalvyn Andar Sembiring yang sebelumnya menjabat sebagai Kakanwil BPN di Provinsi Sulteng.

     

     

    Terkait kunjungan tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kakanwil BPN Sumsel, Pelopor atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini. Termasuk dalam pelaksanaan program percepatan sertifikasi tanah.

     

     

    ” Tidak ada kata yang tepat buat Pak Pelopor ini selain ucapan terimakasih. Semoga karirnya semakin bersinar di pusat,” ungkap Herman Deru, Rabu (2/2/2022).

     

     

    Sementara itu kepada Kepala Kanwil BPN Sumsel yang baru, Ir. Kalvyn Andar Sembiring, Bapak Infrastruktur Sumsel itu juga menitipkan pesan agar dapat fokus membantu Pemprov merealisasikan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat.

     

     

    ” Proses pembangunan pelabuhan Tanjung Carat sudah masuk tahap yang serius. Saya minta ini menjadi perhatian betul oleh BPN Sumsel terutama saat Penlok nanti. Apalagi ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujar Herman Deru.

     

     

    Selain minta BPN Sumsel fokus pada Tanjung Carat, Herman Deru juga minta BPN Sumsel aktif berkoordinasi dengan pemprov yakni BPKAD terkait aset-aset yang dimiliki Sumsel. Terutama warisan dari beberapa departemen yang sesuai UU.

     

     

    ” Ini menindaklanjuti himbauan dari KPK agar ini segera disertifikasi,” jelas Herman Deru.

  • Kisah Nur Hayati, Mulai Bangun Usaha dengan Mekaar

    Kisah Nur Hayati, Mulai Bangun Usaha dengan Mekaar

    SUARAPUBLIK.ID, PRABUMULIH – Membangun bisnis usaha tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu modal besar. Hal ini yang dirasakan Nur Hayati, 34 tahun, warga Jalan Flores, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

     

    Ia memiliki sebuah tempat usaha, namun belum cukup modal untuk membangun usaha kecil dirumahnya. Padahal niat untuk mendirikan kios kelontongan sudah tertanam sejak tiga tahun lalu.

     

    Nur baru bisa mewujudkan mimpinya pada dua bulan lalu. Saat sahabatnya mengajaknya bergabung dalam kelompok Mekaar yang ada di daerahnya.

     

    “Alhamdulillah masuk kelompok, dan mendapatkan bantuan modal usaha. Inilah yang membuat saya akhirnya semangat untuk membuat usaha kelontongan kecil di depan rumah. Kebetulan memang sudah ada kios kecil yang sudah disiapkan orang tua untuk saya membuka usaha,” ujar ibu dari dua orang anak itu.

     

    Menurut Nur, dengan modal dari Mekaar inilah digunakannya untuk membeli semua bahan yang akan dijual di toko kelontongan miliknya. Ia pun mendapatkan bantuan dari Mekaar selama dua tahun.

     

    “Alhamdulillah, sekarang usaha saya berjalan lancar. Karena memang area di dekat rumah adalah pemukiman padat, sehingga keuntungan pun banyak saya dapatkan,” ucapnya.

     

    Diketahui Permodalan Nasional Madani merupakan salah satu lembaga yang menyalurkan pembiayaan UMi di Indonesia. Direktur Pengelolaan Aset Piutang Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Mohd. Zeki Arifudin menjelaskan, dalam penyaluran pembiayaannya, pihaknya menggandeng penyalur yang memiliki tugas untuk memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap debitur.

     

    Saat ini lembaga yang menyalurkan pembiayaan UMi di antaranya adalah PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura, serta PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

     

    BLU yang berada di bawah Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu memang memiliki tugas mengelola pembiayana ultra mikro untuk melengkapi skema pembiayaan UMKM. Keberadaan BLU-PIP memang diproyeksikan untuk memberikan alternatif bagi pelaku usaha yang paling bawah yakni ultra mikro.

     

    “Selama ini kan belum bisa terfasilitasi oleh KUR yang disalurkan oleh perbankan, dengan platform maksimal Rp20 juta,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Kepala Divisi Penyaluran Pembiayaan I Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Ary Dekky Hananto mengatakan, pembiayaan ultra mikro terbesar disalurkan di sektor pedagang eceran yang mencapai Rp 6,71 triliun, disusul sektor perikanan sebesar Rp 227,58 miliar, sektor jasa sebesar Rp.59,56 miliar. Kemudian sektor Industri pengolahan sebesar Rp 30,52 miliar.

     

    Pada tahun 2021 lalu pihaknya telah menyalurkan pembiayaan Ultra Mikro sebesar Rp 7 triliun untuk 1,8 juta nasabah. Sementara untuk tahun 2022 ini penyaluran pembiayaan Ultra Mikro ditargetkan naik untuk dua juta nasabah

     

    “Untuk 2022 ditargetkan dua juta debitur, jadi tumbuh di atas 10 persen. Dengan kondisi pandemi yang terkendali, kami yakin target ini bisa tercapai,” paparnya, Rabu (2/2/2022).

     

    Ary Dekky Hananto mengatakan, untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, pihaknya mengharuskan adanya pendamping lembaga penyalur kepada debitur. Lembaga debitur kemudian akan menyampaikan laporan secara berkala terkait progres penggunaan pembiayaan tersebut.

     

    “Kita meminta laporan setiap lembaga penyalur untuk melaporkan setiap semester hasil – hasil dari pendampingan tersebut,” ungkapnya.

     

    Selain melakukan pendampingan kepada debitur, pihaknya juga melakukan upaya penguatan dengan bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti pemda dan beberapa universitas untuk melakukan inkubasi usaha. Output dari pendampingan tersebut, di antaranya membantu pengurusan perizinan, pemasaran online dan peningkatan pendapatan.

     

    “Upaya penguatan usaha Ini juga menjadi konsen kami tahun ini. Diharapkan dengan pendampingan dan penguatan ini, pelaku usaha bisa meningkatkan skala usahanya,” ujar Ary.

  • Kick off Land4Lives : Wujudkan Penghidupan Berketahanan Iklim di Sumsel

    Kick off Land4Lives : Wujudkan Penghidupan Berketahanan Iklim di Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

    Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melalui Plt. Asisten | Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Dr. H. Rosyidin Hasan, M.Pdi, membuka Kick Off Kegiatan Projek Sustainable Landscape for Climate-Resilient Livelihoods (Land4Lives) bertema Bersama Mewujudkan Penghidupan Berketahanan Iklim di Provinsi Sumatera Selatan.

    Dengan dukungan ICRAF Indonesia dan pendanaan dari Global Affairs Canada (GAC) dan Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu Provinsi yang terpilih dari 3 (tiga) provinsi lainnya yaitu Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur selama 5 (Iima) tahun (2021 -2025).

    “Sampai saat ini Land4lives berada pada fase persiapan kegiatan melalui penyusunan Rencana Implementasi Projek (Project Implementation PIan/PIP) sampai dengan bulan Juni 2022” ujar Rosyidin, bertempat di Hotel Zuri,

    Ia menjelaskan bahwa Sumatera Selatan berkomitmen untuk menurunkan emisi dari sektor berbasis lahan melalui program-program pertanian, pengelolaan dan pencegahan hutan, kampung iklim serta pengelolaan Daerah Aliran Sungai dalam RPJMN 2019-2023.

    “Kegiatan dalam Land4Lives selaras dengan upaya-upaya yang tengah dan akan dilakukan oleh Pemprov seperti yang tercantum dalam RPJMD 2019-2023. Harapan kami kegiatan ini akan mempercepat upaya pemerintah daerah untuk mencapai target pembangunan yang sudah kami tetapkan,” ucapnya

    Sementara itu, Kepala Bappeda Prov Sumsel H. Firmansyah, utarakan tujuan kegiatan ini sangat selaras dengan Visi Misi Sumatera Selatan Tahun 2019-2023 yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Prov. Sumsel tahun 2019-2023.

  • Dianggap Tanggal Cantik Banyak Orang Tua Pilih Cesar Lahirkan Anak

    Dianggap Tanggal Cantik Banyak Orang Tua Pilih Cesar Lahirkan Anak

    SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG – Hari ini di tanggal cantik yaitu 2  Februari 2022 atau 2-2-22. Banyak bayi yang lahir dibeberapa rumah sakit di Palembang. Kelahiran bayi ini kebanyakan dari dilakukan dengan metode caesar, dengan alasan sudah waktunya lahir dan ada juga yang sengaja memilih tanggal cantik.

     

    Seperti yang terpantau di Rumah sakit Umum Pemerintah  (RSUP) Mohammad Hoesin dan Rumah Sakit Charitas Palembang, staf Humas RSUP Mohammad Hoesin mengatakan ada tiga bayi yang lahir secara caesar.

     

    ” Tadi pagi ada dua melahirkan secara caesar dan memang sudah waktunya. Dan siang ini yang dijadwal harusnya malam hari tapi sudah melahirkan juga siang ini,” kata Suhaimi, Rabu (2/2/2022).

     

    Dikatakan Suhaimi  tiga bayi yang lahir hari ini memang secara caesar namun sudah waktunya untuk lahir. “Kebetulan tanggal cantik jadi lahir hari ini,”katanya.

     

    Sementara itu Humas Charitas Kresna Tuti mengatakan untuk di Rumah Sakit Charitas yang lahir ditanggal ini ada 17 bayi. ” 17 bayi yang lahir itu ada yang secara normal ada yang caesar,” ujarnya.

     

    Dokter kandungan Rumah Sakit Charitas, dr Variantono Azar, SpOG, K.Fer  mengatakan hari ini ia membantu lahiran ada tiga pasien dan ketiganya lahir secara caesar.

     

    ” Dua pasien lahir anak laki – laki, dan satu pasien melahirkan anak kembar perempuan. Ketiga pasien saya memang memilih melahirkan tanggal ini karena tanggal cantik,” pungkasnya.

  • Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Kembali Naik

    Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Kembali Naik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Setelah berhasil melewati Natal dan Tahun Baru yang di khawatirkan akan menimbulkan peningkatan Kasus Posotif Covid-19. Ternyata peningkatan tidak terjadi pada saat itu. Malah peningkatan mulai terjadi di akhir bulan 1 tahun 2022.

     

    Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengatakan jika peningkatan kasus Positif Covid-19 sudah mulai terlihat, bahkan pada tanggal 31 Januari 2022 terjadi penambahan 41 orang kasus positif Covid.

     

    “Ia kasus Covid-19 semakin bertambah, kemarin bertambah 41 orang,” kata Lesty saat di konfirmasi, Selasa (2/2/2022).

     

    Bahkan, pada tanggal 1/2/2022 kembali terjadi penambahan kasus yang cukup besar yakni sebanyak 65 kasus.

     

    “65 kasus itu terdapat pada 46 k LMasus di Kota Palembang, 4 kasus Kab. Banyuasin, 7 Kasus di Kab. OKU, 2 Kasus di Kab. Ogan Ilir dan Kab. Empat Lawang 1 di Kab. OKI, 1 di Kab. OKU Selatan, 1 Kab. Muba dan Muara Enim,” jelasnya.

     

    Sedangkan untuk kasus Aktif saat ini di Sumsel ada 207 orang. Lesty berharap masyarakat bisa lebih disiplin untuk menjalankan Protokol Kesehatan. Apalagi kenaikan kasus Covid-19 dikarenakan mobilitas dan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.

     

    “Mobilitas masyarakat ini cukup tinggi, terlebih disiplin Prokesnya yang sudah terlihat mulai kendor atau menurun. Setiap ada aktivitas dan mobilitas penduduk yang lebih besar biasanya kasus Covid-19 akan meningkat,” katanya.

  • Rayakan Imlek, Wihara Dharmakirti Nyalakan 900 Lilin Pelita

    Rayakan Imlek, Wihara Dharmakirti Nyalakan 900 Lilin Pelita

    SUARAPUBLIK.ID, PPALEMBANG,

    Masih dalam suasana Covid-19 Wihara Dharmakirti Palembang tetap menjalankan ibadah dimalam jelang tahun baru Imlek, Senin (31/1/2022). Ratusan Ummat Tionghoa terutama yang beragama Buddha hadir untuk menjalankan Ibadah seperti ritual Sembahyang dan penyalaan lilin Pelita.

     

    Pada Imlek 4720 kali ini, Wihara Dharmakirti menyalakan Lilin pelita sebanyak 900 lilin. Darwis Hidayat, Pembina Wihara Dharmakirti mengatakan penyalaan lilin pelita bermakna bermakna kebersihan dan penerangan hati.

     

    “Sebelum menyalakan lilin pelita, ummat Buddha Tionghoa juga melakukan ibadah sembahyang,” kata Darwis di temui dilokasi.

     

    Tahun ini pihaknya juga membatasi jumlah ummat yang bisa masuk mengikuti ritual ibadah mengingat tahun baru imlek kali ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

     

    “Sembahyang di Wihara Dharmakirti dipimpin oleh Biksu Badra Murti. Tahun ini hanya 200 orang saja dari kapasitas 800 orang. Selain itu lampu lampion yang kami pasang hanya sekitar 308 buah saja ini agar menjaga kesederhanaan, ” jelasnya.

     

    Lebih lanjut dia menjelaskan, puncak acara ini akan dilakukan besok pukul 10.00 WIB. besok akan dilakukan acara persembahan kepada para Buddha (Sanggong). Selain itu, dia menuturkan bahwa besok juga akan dilakukan kegiatan amal bakti ke berbagai tempat seperti panti asuhan dan tempat lainnya.

     

    “Bagi jemaah yang tidak bisa hadir, kita juga telah menyiapkan acara secara virtual,” bebernya.

     

    Acara ini (tahun baru imlek) sambungnya, bukan merupakan hari raya umat Buddha. Melainkan acara ini tradisi dari etnis Tionghoa. Untuk itu, dia mengimbau kepada umat Buddha di manapun berada khususnya di Sumsel agar jangan menjadikan tahun sebagai ajang berhura hura. Pesan yang disampaikan pada perayaan tahun baru Imlek kali ini agar ummat Budha Prihatin dengan kondisi Pandemi.

     

    “Kita juga harus prihatin dengan sesama, seperti kita juga lakukan dengan membantu ummat kita yang terkena musibah dengan memberikan sembako agar mereka juga merasakan perayaan Imlek,” katanya.

  • Turunkan Angka Penderita Narkotika, Klinik Alhayza-Masjid Agung Gunakan Pendekatan Agama

    Turunkan Angka Penderita Narkotika, Klinik Alhayza-Masjid Agung Gunakan Pendekatan Agama

    #Herman Deru Resmikan Klinik Rehabilitasi Gratis Untuk Masyarakat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berkerjasama dengan Duta Anti Narkoba Provinsi Sumsel,  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Yayasan Masjid Agung Palembang, serta Klinik Rehabilitasi Al-Hayzza berupaya melanjutkan berbagai kegiatan yang difokuskan untuk pencegahan dan penanggulangan pengguna dan pengedar narkoba yang akhir ini trennya terus mengalami peningkatan.

     

    Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru menyampaikan,  narkoba adalah musuh terbesar bangsa bahkan musuh terbesar di dunia.

     

    Menurutnya, Banyak usia produktif yang menjadi rusak hanya karena keracunan narkoba yang masuknya dengan bermacam-macam cara, baik dengan cara yang sangat strategis melalui layanan tertentu bahkan menggunakan ibu rumah tangga.

     

    Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat menghadiri Peresmian Klinik Rehabilitasi Al-Hayzza YMAP oleh Gubernur Sumatera Selatan dan Penandatanganan Kerjasama Yayasan Masjid Agung dengan Yayasan Leanpuri di Halaman Masjid Agung Palembang, Sabtu (29/1) Siang.

     

    Untuk  menekan jumlah pengguna narkoba di wilayah Sumsel ini,  ia menghimbau Klinik Al-Hayza harus menggunakan dua pola yaitu pasif dan aktif.

     

    “Klinik Al-Hayza harus menggunakan dua pola yaitu pasif dan aktif. Pasif artinya harus buka setiap saat dan tenaganya harus siaga dan aktif artinya harus bekerja sama dengan ketua RT, RW dan lurah agar tahu sasaran dan agar lebih mudah menggunakan pendekatan keagamaan” tuturnya

     

    Herman Deru menyampaikan tujuan dari pendirian Klinik Rehabilitasi ini adalah angka pengguna narkoba bisa berkurang bahkan syukurnya bisa lenyap.

     

    “Mudah-mudahan langkah baik ini menjadi langkah yang diridhoi Allah SWT. dan mendapatkan manfaatnya karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi orang banyak” pungkasnya

     

    Sementara Ketua Pembina Leanpuri Center & Foundation, Ratu Tenny Leriva menjelaskan Mekanisme rehabilitasi di klinik Al-Hayza, pada kegiatan rehabilitasi para pasien yang di rehab secara rutin akan diadakan pertemuan  beberapa kali dalam seminggu dimana ada tahap counseling, evaluating dan monitoring serta support group yang sifatnya rawat jalan.

     

    “Al-Hayza berarti kemenangan semoga ikhtiar kita melawan musuh kita yaitu narkoba akan di lancarkan Allah SWT dan kita segera memenangkan jihad kita melawan narkotika” tegas Leriva

  • Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro Selesai , Rencana akan Lanjutkan Sepanjang 1,4 KM

    Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro Selesai , Rencana akan Lanjutkan Sepanjang 1,4 KM

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG,

    Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII rencananya akan kembali melanjutkan restorasi sungai sekanak lambidari sepanjang 1,4 Kilo Meter ke yang berdampingan dengan jalan Radial kota Palembang.

    Sebelumnya BBWS Sumatera VIII bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kota Palembang telah selesai melakukan restorasi sungan sepanjang 800 meter dan juga membangun ruang terbuka publik dengan luasan 500 meter.

    “Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro sepanjang 800 meter sudah selesai dan nanti akan dilanjutkan sepanjang 1,4 km,” kata Kepala BBWS Sumatera VIII Maryadi Utama usai meninjau secara langsung Taman Sekanak Lambidaro, Minggu (30/1/2022).

    Rencananya, restorasi tahap kedua mulai dilakukan April nanti denga menggunakan dana APBN sebesar 98 Miliar. Selain itu pihaknya juga meminta izin pihak Pemkot Palembang untuk mendesain ulang dua jembatan yang berada di atas sungai sekanak agar nantinya bisa dilewati oleh transportasi sungai.

    “Mudah mudahan April ini dimulai, sembari kita merestorasi 1,4 km ke arah DPRD. Penataanya sama semoga bisa lebih baik lagi, jika ada ruang terbuka kita akan gunakaan penataan, akan kita tanam juga hidroponik untuk warga sekitar seperti yang ada di sini. Jembatan yang ada disini akan kita desain ulang, dan izin Walikota untuk mengubah jembatan yang melengkung agar bisa dilewati perahu di bawahya,” ujarnya.

    Masih kata Maryadi, khusus untuk Taman Sekanak Lambidaro sekitar 500 meter yang digunakan untuk beraktivitas masyarakat seperti olahraga, dan menikmati wisata. Selain itu ada juga tanaman hidroponik dan rumah komunitas dan lain-lain.

    “Harapannya Sekanak Lambidaro ini bisa jadi destinasi wisata kota Palembang. Kami mengimbau untuk mempercantik dan menarik daya wisata, diharpakan OPD juga punya inovasi seperti menyediakan perahu-perahu,” katanya.

    Menurutnya, perahu-perahu dibutuhkan untuk bersih-bersih sungai sekaligus untuk transportasi sungai yang bisa digunakan masyarakat untuk berwisata. Yang pada akhirnya nanti bisa menghidupkan ekonomi baru di kota ini.

    “Saya tadi sudah mencoba naik kapal yang disediakan BBWS Sumatera VIII. Memang kita stand by kan satu kapal dan satu dayung sampan, keduanya untuk membersihkan sampah-sampah yang ada serta untuk meninjau,” katanya

  • Wajah Baru Monpera

    Wajah Baru Monpera

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –  Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan wajah baru pada monumen bersejarah Monpera di Kota Palembang.

    Dalam sambutannya saat meresmikan Taman Area Publik Kawasan Monpera dan Pojok Baca Digital Kawasan Monpera, Sabtu (29/1/2022), Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bantuan yang diberikan Pemprov melalui Dinas Perkim Sumsel ini tidak sebanding dengan perjuangan yang telah diberikan para pahlawan terdahulu.

    Melalui perbaikan wajah baru Monpera tanpa meninggalkan bentuk aslinya diharapkannya dapat menjaga spirit perjuangan yang telah dicontohkan para pejuang.

    ” Kita (Pemprov) ingin bantu Palembang dari berbagai sektor, jadi  bukan hanya infrastruktur jalan, jembatan dan drainase yang kita bantu. Tapi Saya juga ingin membuat warga Palembang bahagia. Karena kalau warganya bahagia jadi semangat membangun daerah,” ujarnya.

    Lebih jauh Herman Deru juga berpesan kepada Walikota Palembang agar dapat mengajak masyarakat menjaga Icon kebanggaan wong Palembang tersebut.

    Dengan cara tidak mengotori, menjaga kebersihan dan menjaganya dari tangan-tangan jahil yang suka merusak fasilitas yang telah disediakan

    “Jika nanti ada pemuda yang kreatif graviti ini bisa difasilitasi jangan sampai tempat yang sudah dibangun begitu indah ini tercoreng keindahannya bahkan tercoreng maknanya,” ujar Herman Deru.

    Kepada Duta Literasi Sumsel, Herman Deru juga berpesan agar menjadikan Pojok Baca Digital yang ada sebagai sarana tempat literasi semua ilmu pengetahuan. Tak terbatas pada kalangan anak-anak atau remaja tapi juga pada seluruh masyarakat yang berkunjung ke kawasan Monpera.

    Sementara itu Walikota Palembang H. Harnojoyo dalam sambutannya mewakili segenap warga Kota Palembang langsung menyampaikan rasa terimakasihnya atas kepedulian Gubernur Herman Deru pada icon-icon Kota Palembang.

    Menurutnya bantuan yang diberikan Gubernur kali ini sangat mereka butuhkan terutama untuk meningkatkan daya tarik wisatawan ke Kota Palembang.

    “Kota Palembang ini tidak ada SDA untuk meningkatkan PAD kita mengandalkan sektor jasa. Dan ini membutuhkan keindahan, keramahan dan kenyamanan. Dan tentu kehadiran wajah baru Monpera yang indah ini akan menambah daya tarik orang berkunjung ke Palembang,” ujarnya.

    Di tempat yang sama Kepala Dinas Perkim Sumsel, Basyaruddin Akhmad mengatakan kawasan ini memiliki luas hampir 4 hektare. Adapun rehab perbaikan yang mereka lakukan terfokus pada penataan kawasan dan penataan ini tidak mengubah grand desain yang ada.

    “Kita hanya menyelaraskan pembangunan dan lingkungan untuk tetap menjaga cagar budaya. Dalam penataannya kita juga menggunakan konsep pendekatan kearifan lokal dengan arsitektur  lokal khas Sumsel, mulai dari lampu taman, meja dan lainnya sehingga lebih eyecatching dan instagramable,” ujar Basyaruddin.

    Beberapa fasilitas yang dibangun antara lain, fasilitas jogging track, taman bermain, serta fasilitas parkour untuk anak muda serta tampilan yang menjelaskan tentang Pertempuran Perang Lima Hari Lima Malam.

    “Ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pertempuran lima hari lima malam yang terjadi tahun 1947 silam,” jelasnya.

    Selain itu di kawasan ini disediakan juga taman literasi untuk mendongkrak  antusias masyarakat membaca sesuai visi misi Duta Literasi Sumsel terdahulu alm Percha Leanpuri.

    Selain meresmikan taman publik, dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel Herman Deru juga meresmikan Pojok Baca Digital, serta Pengukuhan Satpol PP Unit Pariwsiata Provinsi Sumsel. Usai meresmikan taman publik Herman Deru beserta rombongan langsung meninjau sejumlah fasilitas baru yang telah dibangun di Icon terkenal di kota pempek tersebut.

  • ASO Tahap 1 Mulai Peralihan TV Analog ke Digital 

    ASO Tahap 1 Mulai Peralihan TV Analog ke Digital 

    SUARAOUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Sumsel H Achmad Rizwan SSTP, MM mengajak masyarakat Sumsel untuk bersiap menghadapi proses Analog Switch Off (ASO) Tahap I yaitu siaran TV analog akan dihentikan dan beralih ke siaran TV digital. Untuk tahap pertama ini ada 4 Kabupaten/ Kota di Prov Sumsel yang akan pertama kali memulai program ini.

     

    Ajakan tersebut disampaikan Rizwan sesaat setelah menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Siaran secara Simulcast di Prov. Sumsel yang diadakan oleh Tim Gugus Tugas Migrasi Televisi Terestrial Analog ke Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika RI

     

    “4 daerah tersebut adalah Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin,” kata Rizwan, Jumat (28/1/2022)

     

    Sedangkan Direktur Penyiaran Ir. Geryantika Kurnia, Simulcast merupakan penyiaran program atau acara di Iebih dari satu media, atau Iebih dari satu Iayanan di media yang sama, pada waktu yang sama.

     

    “Sumsel sebagai salah satu provinsi yang memiliki Lembaga Penyiaran Swasta yang menyiarkan konten lokal dan budaya yang luar biasa, tentunya memegang peran penting untuk kesuksesan penyelenggaraan TV Digital ini,” katanya

     

    Lanjut dia, keterlibatan setiap stakeholder di Sumsel sangat penting, baik itu KPI, KPID, Lembaga Penyiaran dan Pemerintah Daerah untuk bersinergi bersama dalam melangkah ke era digitalisasi televisi dan ASO.

     

    “Peralihan siaran TV analog ke siaran TV digital di Indonesia sedang berlangsung. Dalam proses tersebut, terdapat simulcast, yaitu proses bersiaran TV Digital tanpa mengakhiri siaran TV analog” ujar Geryantika.

     

    Tahapan ASO akan terlaksana dengan tiga tahap, tahap pertama 30 April 2022 Sumsel bersama Makasar dan Bali, tahap ke kedua tanggal 25 Agustus 2022 dan tahap ketiga 2 November 2022.

  • Deru Ingatkan PT SERD Jaga Kelestarian Lingkungan Sekitar

    Deru Ingatkan PT SERD Jaga Kelestarian Lingkungan Sekitar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat merima Direktur dan Wakil Direktur Eksekutif PT.Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) dalam rangka melaporkan perkembangan kegiatan Proyek PLTP Rantau Dedap 91,2MW.

     

    Deru meminta PT SERD dapat membuat pertahanan dan perlindungan terhadap pelestarian alam sekitar karena suka tidak suka tumbuhan disekitar harus tetap dijaga. HD juga meminta untuk perekrutan pegawai mengutamakan masyarakat sekitar.

     

    ”PT. Supreme Energy ini merupakan perusahaan yang bekerja sangat menguntungkan serta pembangunannya juga underground” ujar HD

     

    Sementara itu Direktur Utama PT. Supreme Energy Rantau Dedap, Nisriyanto mengatakan Pada 26 Desember 2021, Iistrik dari PLTP Rantau Dedap dengan kapasitas 91,2 Mega Watt (MW) telah beroperasi secara komersial dan proyek PLTP nantinya akan diresmikan oleh Menteri ESDM

     

    “PT. SERD berlokasi di Semendo Provinsi Sumatera Selatan, dimana Operatornya kami rekrut dari masyarakat lokal. Pada bagian Progam kami bekerja sama dengan Kampus Universitas Sriwijaya dan sekitar 40 orang telah mengoperasi progam di sana” ujar Nisriyanto

     

    Nisriyanto juga menyampaikan jika PT telah melakukan program Rehabilitasi 100 Hektar perkebunan namun sekarang baru berjalan 40 Hektar sebagai kompensasi terhadap hutan-hutan yang gundul di sana. PTjuga telah membangun jalan sepanjang 40km di lokasi.

     

    “Total pekerja PT saat ini berjumlah sekitar 2000rang karena masih house keeping jadi kita bersihkan yang sebelumnya 400 orang. Pernah mencapai 2.500 orang pekerja pada saat konstruksi berlangsung sampai bulan desember. Untuk security 100% direkrut dari masyarakat sekitar” ujar Niariyanto

  • Pisah Sambut Kepala BI Perwakilan Sumsel, Deru Minta Lanjutkan Dukung Gerakan SMP

    Pisah Sambut Kepala BI Perwakilan Sumsel, Deru Minta Lanjutkan Dukung Gerakan SMP

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tujuan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendapat dukungan dari berbagai stakehokder . Termasuk Bank Indonesia Perwakilan Sumsel. Sudah banyak kegiatan yang diselenggarakan Bl Perwakilan Sumsel antara lain, pembinaan UMKM, pemberian modal usaha termasuk Gerakan Sumsel Mandiri Pangan.

     

    Hal tersebut disampaikan Deru saat menerima Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan Hari Widodo dalam rangka Pamit Pindah Tugas ke Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia serta perkenalan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan yang baru, R. Erwin Soeriadimadja.

     

    “Pak Hari bukan hanya menjiwai tapi hubungan dengan Pemprov dengan warga binaan komunitas UMKM sudah Iebih top mas Hari dibanding BI. Di semua kegiatan Mas Hari selalu ada baik dalam maupun luar kota” ujar Deru.

     

    Deru sampaikan jika Pemprov Sumsel Iagi fokus pada Gerakan SMP, yang merubah Mindset masyarakat dari konsumen menjadi produsen.

     

    “Kita harus ubah mindset masyarakatjadi dari konsumtifjadi produktif. Sudah ada survey biaya hidup variabel, kemahalan biaya hidup, beli barang yang sebenarnya dapat dihasilkan sendiri” ucap Deru

     

    “Kepada Kepala BI yang baru, Pak Erwin, di luar inovasi yang akan dijalankan kedepan, Ianjutkan apa yang sudah dilakukan mas Hari disini” tutupnya

     

    Hari Widodo mengucapkan terima kasih kepada pak Gubernur, banyak wejangan yang diterimanya dari Deru, diantaranya sharing leadership.

  • Pembangunan Fisik Pelabuhan Tanjung Carat Kembali Mundur

    Pembangunan Fisik Pelabuhan Tanjung Carat Kembali Mundur

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

    Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat kembali mundur, setelah sempat di rencanakan dilakukan Ground Breaking pada Desember 2021 kemudian mundur di Januari 2022. Pada akhirnya pembangunan Fisik Pelabuhan ini direncakan pada bulan Juni 2022 mendatang.

    Hal ini dikatakan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Retna Ekowati, kata Eko, pengerjaan pelabuhan ini membutuhkan dana sebesar Rp. 8 Triliun demgan target pembangunan Fisik tanjung carat akan dilakukan bulan Juni 2022.

    “Untuk pengerjaannya membutuhkan Rp 8 triliun yang akan dilakukan konsorsium, jadi bisa be to be antara BUMD dan investor,” kata Eko, Kamis (27/1/2022).

    Menurutnya, lahan yang dimiliki Pemprov Sumsel di lokasi itu tersebut ada 600 hektar. Kalau lahan area penggunaan lain (APL) nya 170 hektare dan sedang proses sertifikasi. Kemudian untuk lahan alih fungsinya sekitar 46 hektare jadi kalau ditotalkan sekitar 216 hektare an.

    “Jadi kita kerjakan Pelabuhan Tanjung Carat terlibat dahulu nanti baru pengembangan kawasanya,” ujarnya.

    Sedangkan sebelumnya Presiden RI Joko Widodo menghapus status Kawasan Ekonomi Kreatif di Tanjung Api Api. Kata Gubernur Sumsel Herman Deru penghapusan status ini juga merupakan usulan dari Pemprov Sumsel.

    “Kita minta cabut karena tidak representatif dan jauh dari Pelabuhan Tanjung Carat yang akan dibuat. Kita sedang proses KEK untuk di kawasan Pelabuhan Tanjung Carat,” kata Deru.

    Menurutnya, Pengusulan kembali KEK setelah ditetapkan koordinat Pelabuhan Tanjung Carat. Jadi KEK ini tetap, karena KEK suatu kemudahan yang ditawarkan ke investor.

    “Tidak mungkin juga ada kawasan yang berdekatan terdapat Dua KEK,” terangnya.

  • Mawardi Yahya :  Peradaban Fest 2022 Ajang Edukasi   Bagi Generasi Muda

    Mawardi Yahya :  Peradaban Fest 2022 Ajang Edukasi   Bagi Generasi Muda

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mengawali agenda kerjanya, Kamis (27/1) Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menerima audiensi pengurus Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung di ruang tamunya.

    Hadir dalam audiensi tersebut yaitu Pembina Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung Siska Windiyarti, S.Pd. Ketua Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung Syamsu Riadi, Kepala SMP IT Peradaban Kayuagung, Norma Oktika Rini S.Pd, Kepala SD IT Peradaban Kayuagung Mulyani S.Pd.I, dan Ketua Panitia Peradaban Fest Resi Oksari, S.Pd.

    Dalam audiensi itu Ketua Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung Syamsu Riadi, mengungkapkan rencananya menyelenggarakan Peradaban Fest 2022 dengan tema ” Peradaban untuk Indonesia.

    Puncak kegiatan itu kata Syamsu akan digelar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada tanggal 16 Februari mendatang.

    “Kedatangan kami ini sekaligus mengundang Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel untuk membuka festival ini,” jelas Syamsu Riadi.

    Lebih jauh Ia mengatakan dalam Peradaban Fest 2022 itu nanti akan digelar berbagai macam perlombaan dengan sasaran siswa SD dan SMP. Selain lomba akan ada juga aksi penanaman 1000 pohon dan pasar murah.

    “Kami ingin ikut berpartisipasi menggelar pasar murah untuk membantu pemerintah memenuhi kebutuhan pangan,” jelasnya.

    Terkait rencana penyelenggaraan Peradaban Fest 2022 itu, Wakil Gubernur Sumsel mengatakan sangat mendukung. Menurutnya edukasi mengenai peradaban penting diajarkan kepada para generasi muda agar mereka tidak lupa dengan asal mereka serta adat dan budaya tanah kelahirannya.

    Ia juga mengatakan sangat mensupport rencana pasar murah dalam festival tersebut. Agar dapat membantu masyarakat  Iapun meminta dinas terkait Pemprov ambil bagian dalam pasar murah tersebut.

    “Kita siapkan dulu dengan matang. Semoga nanti Pak Gubernur bisa hadir menemui masyarakat di sana,” tutup Mawardi.

    Tampak mendampingi Wakil Gubernur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal.  Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan S.STP.*****

  • Disdag Maklumi Pedagang Masih Jual Minyak Goreng Dengan Harga Lama

    Disdag Maklumi Pedagang Masih Jual Minyak Goreng Dengan Harga Lama

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG,

    Harga minyak goreng di pasar tradisional di Palembang masih tetap bertahan dengan harga lama. Padahal per hari ini, Rabu (26/1/2022), pemerintah sudah memberlakukan minyak goreng satu harga yakni Rp14.000 per liter untuk pasar tradisional.

    Hal ini juga diakui Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatra Selatan mengungkapkan, berdasarkan pantauan di semua pasar tradisional Palembang harga minyak goreng masih belum memenuhi aturan dan kebijakan dari pusat. Pihaknya memaklumi hal tersebut, karena memang butuh transisi waktu untuk para pedagang menerapkan aturan tersebut.

    “Kami mengerti, memang harga Rp14.000 di pasar tradisional sulit berlaku, tak semudah di ritel. Karena memang instruksi di pasar tradisional tidak mudah diterapkan. Mereka (pedagang) masih merasa kesulitan dengan penerapan harga baru karena memang stok minyak goreng yang mereka beli dengan harga tinggi masih banyak,” ucapnya, Rabu (26/1/2022).

    Karena itu, pihaknya akan menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait ini. Selain itu, pihaknya pun akan segera koordinasi dengan asosiasi pedagang pasar tradisional di Sumsel untuk mencari solusi hal ini.

    “Untuk pemberlakuan harga minyak goreng di pasar tradisional kita ini belum efektif. Ini masih masa transisi, dan para pedagang butuh waktu. Karenanya mungkin sepekan kedepan baru bisa dilakukan. Kita masih menunggu dari pemerintah pusat juga,” jelasnya.

    Semula pihaknya berharap stok milik pedagang di pasar tradisional bisa habis dalam sepekan terakhir dan bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga baru. Namun nyatanya hal itu tidak sesuai prediksi.

    “Tapi ternyata setelah adanya penyesuaian harga di ritel, nyatanya tidak bisa menyerap stok minyak goreng yang ada di pasar tradisional. Sehingga stok milik pedagang di pasar tradisional masih menumpuk,” ucapnya.

    Pihaknya memberikan waktu kembali untuk para pedagang di pasar tradisional di Sumsel untuk menyesuaikan harga minyak goreng ini. “Kita harapkan seminggu kedepan, bisa menerapkan harga minyak goreng Rp14.000 per liter ini. Dan selama masa transisi ini, kita tidak akan memberikan sanksi kepada para pedagang di pasar tradisional,” jelasnya.

  • Masih Banyak Pedagang Jual Migor Dengan Harga Rp. 17-20 Ribu

    Masih Banyak Pedagang Jual Migor Dengan Harga Rp. 17-20 Ribu

    SUARAPUNLIK.ID, PALEMBANG – Hari ini Rabu (26/1/2022), mulai di terapkanya harga Minyak Goreng (Migor) satu harga Rp. 14 ribu untuk satu liternya, namun masih ada pedagang yang tidak menjual dengan harga tersebut dengan alasan bisa merugi.

    Menurut pantauan Wartawan Suarapublik.id di Pasar KM 5 Kota Palembang, masih banyak pedagang yang menjual Migor dengan harga lama Rp. 17 ribu hingga Rp. 20 ribu. Salah satu pedagang yang ditemui Andi mengatakan jika ia tak bisa memakai harga yang telah di tetapkan dengan alasan jika masih menjual Migor Stok lama.

    “Gimana kami mau jual dengan harga pemerintah kalau kami masih jual stok lama apalagi belum ada subsidi untuk itu,” tegas pria yang menjual kebutuhan Sembako di pasar KM 5.

    Selain itu, ia merasa jika akan mengalami kerugian jika menjual Migor dengan harga yang ditetapkan Rp. 14 Ribu satu liternya karena saat ini mereka masih menjual Migor dengan stok lama dengan modal ambil juga harga lama.

    “Apalagi stoknya ini masih banyak, kalau sudah masuk stok baru, barulah kami bisa jual dengan harga yang ditetapkan pemerintaj,” ujarnya.

    Selain itu ia juga beranggapan jika harus memakai harga yang ditetapkan, pemerintah harus mengganti rugi stok lama yang masih ada saat ini. “Selain adanya stok baru, pemerintah juga harus ganti rugi, kami juga baru ikut harga yang ditetapkan itu,” ungkapnya.

    Hal yang sama di ungkapkan Ganda pemilik warung Sembako yang berada di Lorong Banten 12 Ulu Palembang mengatakan jika saat ini ia masih menjual Migor stok lama. Akan tetapi Ganda menjual stok lama ini dengan harga Modal Rp. 16.500 hingha Rp. 17 ribu.

    “Masih jual yang stok lama, tapi kita jual harha modal agar tidak rugi. Apalagi saat ini kita belum ada stok Migor baru. Gimana mau jual dengan harga yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

    Meski pemerintah akan memberikan teguran keras bagi penjual Migor dengan harga lama. ia mengaku tidak takut dengan teguran itu, ia beralasan jika warungnya akan merugi kalau menjual dengan harga itu. “Saya tak takut, kalau pemerintah mau ganti Rugi baru saya mau. Saya baru mau menjual dengan harga yang ditetapkan jika stok lama sudah habis dan saya juga sudah jual Migor stok baru dengan modal baru juga,” pungkasnya.

     

    Berikur Harga Pangan Pokok Pasar km. 5 Palembang. Data dari Dinas Ketahanan Pangan da Peternakan

    Rabu 26/01/2022 (dlm kg)
    Beras premium (raja) : 12.000
    Beras medium (selancar) : 11.000
    Kedelai impor : 12.000
    Bawang merah : 28.000
    Bawang putih bonggol : 28.000
    Cabe merah besar : 28.000
    Cabe merah kerting/ talang : 40.000
    Cabe rawit merah/burung : 38.000
    Daging Ayam ras : 38.000
    Daging Sapi : 130.000
    Telur ayam ras : 20.000
    Gula curah : 14.000
    Minyak Fortun : 19.000
    Terigu/Gendum curah :10.000

  • PTSB Masuk Dalam  Holding SIG, Herman Deru Yakin Mampu Berikan Efek Baik Bagi Daerah

    PTSB Masuk Dalam  Holding SIG, Herman Deru Yakin Mampu Berikan Efek Baik Bagi Daerah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyambut baik rencana integrasi PT.  Semen Baturaja (PTSB) (Persero) Tbk dengan Semen Indonesia Group.

    Sejalan dengan dengan himbauan pemerintah pusat Herman Deru, mendukung rencana tersebut dan berharap dibawah Semen Indonesia Grup (SIG), keberadaan  Semen Baturaja bisa lebih leluasa dalam  bersaing. Disamping itu PTSB sebagai BUMN yang  pabrik dan bahan bakunya di wilayah Sumsel tentu akan memberikan efek baik bagi  Sumsel dilevel nasional.

    “Kompetisi juga akan berjalan dinamis, dan ini membuat kita tidak dapat berdiri sendiri semoga nantinya Semen Baturaja d ibawah SIG bisa bersaing dengan leluasa,” kata Gubernur  Herman Deru saat menerima audiensi Direktur Utama PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk, di ruang kerjanya, Selasa, (25/1).

    Menurutnya, jika sudah bergabung menjadi satu kesatuan tentu akan membuat efisiensi dan kualitas produksi semen akan semakin kuat.

    “Saya rasa integrasi antar keduanya membuat efisiensi dan kualitasnya semakin kuat dan ini mudah-mudahkan akan  memberikan dampak yang baik,” tuturnya.

    Sementara itu, Direktur Utama PT. Semen Baturaja Jobi Trianda Hasjim menjelaskan, integrasi dilakukan karena himbauan pemerintah pusat yang meminta semua semen BUMN di Indonesia menjadi satu kesatuan dengan Semen Indonesia Group (SIG). Hal itu dilakukan untuk mengefektifkan manajeman.

    “Semua pabrik semen milik  BUMN  sudah bergabung  di bawah Semen Idonesia Group,” terangnya.

    Dia juga mengatakan, brand atau merek Semen Baturaja tidak akan berubah dan tetap menjadi seperti yang ada sekarang.

    “Mengenai produksinya tetap di Baturaja dan tidak mengubah namanya, dan ada beberapa hal akan diatur oleh holding pusat,” terangnya.

  • Siap Siap !!! Besok Harga Minyak Goreng di Terapkan Satu Harga Rp. 14 Ribu Per Liter 

    Siap Siap !!! Besok Harga Minyak Goreng di Terapkan Satu Harga Rp. 14 Ribu Per Liter 

    SUARAPUBLIK.ID, Palembang – Pemerintah berkomitmen akan menormalkan kembali Harga Minyak Goreng (Migor) dengan menerapkan Satu Harga yakni Rp. 14 Ribu satu liternya. Meski telah merencanakan penerapan satu harga ini sejak beberapa waktu lalu. Ternyata penerapan ini akan mulai dilakukan besok, Rabu (26/1/2022).

     

    Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Ahmad Rizali menjelaskan Penerapan satu harga minyak goreng (Migor) Rp14 ribu di seluruh pasar tradisional berlaku pukul 00.00 WIB, semalam (26/1). Masyarakat tak akan lagi membeli Migor dengan harga Rp18 ribu-Rp21 ribu di pasaran.

     

    “Besok sudah mulai akan di terapkan,” kata Rizali, Selasa (25/1/2022).

     

    Lanjut dia, Menurutnya, penerapan satu harga hari ini dipastikan ada dinamika di lapangan. Akan ada gejolak karena semuanya wajib memakai harga Rp14 ribu. “Memang sejak awal diterapkan pedagang masih diizinkan menerapkan harga lama karena terlanjur beli dari distributor. Kalau dipaksakan menerapkan satu harga, pedagang akan rugi sehingga diberikan waktu sampai besok baru mulai diterapkan satu harga,” jelasnya.

     

    Setelah diterapkannya satu harga Migor, Rizali menegaskan akan menindak pedagang pasar yang masih menjual harga Migor diatas harga Rp.14 ribu.

    “Kalau ada yang seperti itu akan kita beri peringatan keras. Kita juga akan ingatkan distributornya, karena pedagang menjual kan tergantung dari harga yang mereka berikan,” tegasnya.

     

    Sementara itu, Rizali menambahkan saat ini stok Migor di Provinsi Sumsel bisa bertahan hingga 6 bulan kedepan dengan 60 Juta liter stok yang dimiliki. “Mungkin hanya terpakai 8 juta liter perbulan, masih cukup stoknya. Tak perlu khawatir, kita harapkan nanti dalam dua minggu ke depan sudah stabil stok di pasaran jika di pasar tradisional sudah berlakukan harga Rp14 ribu,” tambahnya.

  • Capaian Masih Rendah, Pemerintah Terus Gencarkan Sosialisasi

    Capaian Masih Rendah, Pemerintah Terus Gencarkan Sosialisasi

    SUARAPUBLIK.ID, Palembang,

    Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan saat ini mulai menggencarkan vaksinasi ketiga atau booster kepada masyarakat. Bukan hanya kepada masyarakat lansia, vaksinasi booster ini juga sudah menyasar seluruh segmen.

     

    Di Sumsel saat ini tercatat capaian vaksinasi hingga senin 24/1/2022 Vaksin booster masih cukup rendah. Yakni baru mencapai 0,94 persen atau baru ada 59.151 orang yang menjalani vaksinasi ketiga tersebut. “Sudah banyak daerah di Sumsel yang melakukan vaksinasi booster. Jadi sesuai dengan ketentuan, booster untuk lansia tanpa syarat. Untuk vaksinasi diluar lansia, memang ada syaratnya dimana capaian vaksinasi lansia harus diatas 60 persen,” jelas Ferry Yanuar, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumsel, Selasa (25/1/2022).

     

    Berdasarkan data, capaian vaksinasi booster di OKU mencapai 0,82 persen, OKI 0,27 persen, Muara Enim 0,67 persen, Lahat 0,7 persen, Musi Rawas 1,01 persen, Musi Banyuasin 0,64 persen, Banyuasin 0,38 persen, OKU Selatan 0,24 persen, OKU Timur 0,62 persen,Ogan Ilir 0,58 persen, Empat Lawang 0,22 persen, Pali 1,8 persen, Muratara 0,77 persen, Palembang 2,17 persen, Prabumulih 2,03 persen, Pagaralam 0,62 persen, dan Lubuklinggau 1,02 persen.

     

    “Di Sumsel target vaksinasi kita ada 6.303.096 orang. Hingga saat ini vaksin dosis satu di wilayah Sumsel ada 86,86 persen, vaksin dosis kedua ada 49,68 persen, dan capaian vaksin dosis ketiga tercatat 0,94 persen,” jelasnya.

     

    Untuk saat ini, capaian vaksin booster di Sumsel tertinggi adalah Prabumulih dan Palembang. Tidak hanya melakukan vaksinasi booster di fasilitas kesehatan, masyarakat juga bisa mengikuti vaksinasi booster yang digelar oleh berbagai stakeholder.

     

    “Saat ini stakeholder terkait sudah banyak yang membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi Covid-19 di Sumsel. Karenanya, kami berharap masyarakat untuk ikuti dan berantusias melakukan vaksinasi booster ataupun vaksinasi dosis satu dan dua,” jelasnya.

     

    Vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity di wilayah Sumsel. “Karenanya itu juga, kami berharap agar masyarakat Sumsel tidak takut untuk datang ke fasilitas kesehatan dan melakukan vaksin demi kebaikan kita bersama,” pungkasnya.

  • Percepat Akses Keuangan Daerah, HD Kukuhkan 10 TPAKD Kabupaten/Kota 

    Percepat Akses Keuangan Daerah, HD Kukuhkan 10 TPAKD Kabupaten/Kota 

    Suarapublik.id, Palembang,

    Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengukuhkan dan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Se-Sumatera Selatan Semester I Tahun 2022. Bertempat di Hotel Novotel Palembang, Selasa (25/1/2022).

    Deru mengatakan bahwa saat ini Sumatera Selatan berkomitmen untuk mempercepat akses keuangan daerah meskipun pada angka inklusi dan literasi Prov. Sumsel sudah diatas nasional, tetapi jika dicermati masyarakat yang sudah mengakses keuangan di perbankan rata-rata masih kategori Pasif.

    “Harapan Saya untuk Sekda dari 17 Kabupaten dan Kota, dalam hal ini TPAKD D terkait dapat bekerja sama dengan semua pihak agar masyarakat yang tadinya tidak paham terhadap manfaat menjadi nasabah perbankan menjadi paham dan yang tadinya masyarakat masih pasif terhadap kredit menjadi paham dan bank-able” ujar Deru.

    Ia menginginkan untuk Iebih mempertajam tentang ketergantungan masyarakat terhadap dunia perbankan dengan target masyarakat bisa hidup nyaman dan aman dalam bertransaksi di perbankan serta masyarakat tidak Iagi terbentur dengan persoalan permodalan khususnya IKM dan UMKM.

    “IKM dan UMKM tidak mungkin bisa berjalan dengan sendiri, sehingga menjadi tanggung jawab moril pemimpin daerah untuk memperbaiki ekonomi masyarakat.

    Saya berharap 17Kab/Kota dapat sering berkomunikasi dan berkoodinasi yang berkaitan dengan TPKAD” tutupnya.

    Kepala OJK Kantor Regional 7 wilayah Sumbagsel, Untung Nugroho dalam sambutannya melaporkan sektor ekonomi dan keuangan saat ini dalam proses pemulihan.

    “Arahan presiden agar panangan pandemi yang baik dijadikan momentum untuk membangkitkan para pelaku usaha dalam melakukan aktivitas ekonomi” tambah untung.

  • Mawardi Yahya Harapkan  Komite II DPD RI Dorong Percepatan  Pembangunan  Tanjung Carat

    Mawardi Yahya Harapkan  Komite II DPD RI Dorong Percepatan  Pembangunan  Tanjung Carat

    Suarapublik.id, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menerima kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota Komite II DPD RI. Dalam rangka pengawasan atas Pelaksanaan Undang Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

     

    Wagub menyambut dengan baik kunjungqn  tersebut, dia berharap melalui Kunjungan Kerja (Kunker) DPD RI bisa memberikan kebaikan bagi sektor pelayaran di Sumsel.

     

    “Sama-sama kami berharap kunjungan kerja para anggota DPD ke Sumsel bisa memberikan rekomendasi yang baik dan positif bagi Sumsel khusunya di sektor pelayaran,” kata Mawardi

    Dalam hal ini Wagub menyampaikan aspirasi masyarakat Sumsel yang  meminta dukungan Komite II DPD RI untuk percepatan terealisasinya  pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat.

    “Kami harap melalui Komite II DPD RI bisa membantu dan satu presepsi untuk berjuang bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel agar dapat mewujudkan pelabuhan samudera di Sumsel yang berlokasi di Tanjung Carat,” tambahnya.

     

    Menurutnya peran serta pemerintah pusat sangat penting, karena itu dia melihat jika ada campur tangan dari pemerintah pusat Pelabuhan Samudera Tanjung Carat akan cepat terealisasi.

    “Saya sangat yakin jika ada campur tangan dari pemerintah pusat ini bisa terealisasi dengan cepat, karena ini memang untuk kepentingan masyarakat Sumsel semoga aspirasi kami ini dapat diserap dengan baik oleh Komite II DPD RI,” tuturnya.

    Dia menilai, adanya Pelabuhan Samudera Tanjung Carat banyak memberikan dapak yang baik bagi Sumsel diamana salah satunya membuat ekonomi meningkat dan banyak menarik investor dari luar negeri.

    “Adanya pelabuhan tersebut kemudahan akses dalam melakukan kegiatan ekspor hasil bumi Sumsel akan jauh lebih mudah, dan ini tentu dapat meningkatkan ekonomi di Sumsel. Tidak menutup kemungkinan ini juga banyak menarik investor dari kuar negeri,” ungkapnya.

    Diakhir sambutannya, Wagub berharap rapat tersebut dapat mewujudkan perkembangan dan memajukan sektor pelayaran di Sumsel.

    “Semoga anggota komite II DPD RI bisa menyerap semua aspirasi kami dan mewujudkan perkembangan  sektor pelayaran di Sumsel,” pungkasnya.

    Sementara itu, Pimpinan I Komite II DPD RI Abdullah Puteh, mengatakan kunjungan kerja pihaknya guna memeriksa implementasi terkait pelaksanaan UU Nomor 17 tahun 2008 dan menyerap aspirasi dari pimpinan daerah terkait sektor pelayaran.

    “Kedatangan kami ke sini terkait kunjungan kerja yang akan kami laksanakan melihat implementasi dari pelaksaan UU No 17 tahun 2008 di Sumsel dan juga kami akan mendengarkan aspirasi dari pemerintah untuk sektor pelayaran,” kata Abdullah.

    Dia juga menyampaikan bahwa kunjungan kerja Komite II DPD RI dilakukan di wilayah Sumsel dan Makasar, hal ini dilakukan karena kedua daerah memiliki kekuatan disektor maritim.

    “Kunjungan kerja kami kali ini mendatangi sumsel dan makasar, disini juga kita lihat bahwa kedua daerah ini memiliki kekuatan disektor kemaritiman,” ujarnya.

     

    Menurutnya, kegiatan pelayaran yang ada di Sumsel harus dilakukan secara profesional agar terciptanya layanan transportasi pelayaran yang maju yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

     

    Untuk itu sebagai pimpinan, dia dan pihaknya medukung penuh pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat di Palembang. Terlebib lagi pembangunan pelabuhan tersebut termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

     

    “Mengenai pembangunan pelabuhan tanjung carat, kami tentu mendukung dan ini menjadi PR semua bagi kita apalagi ini juga termasuk dalam PSN,” pungkasnya.

  • Tersebar Isu Omicron Masuk Sumsel, Dinkes : Itu Hoax

    Tersebar Isu Omicron Masuk Sumsel, Dinkes : Itu Hoax

    Ferry Yanuar, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel, Senin (24/1/2022).Suarapublik.id, Palembang – Pekan ini, Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diisukan dengan masuknya Varian baru Omicron telah masuk di Sumsel. informasi itu menyebar usai adanya data yang dikirim oleh salah satu NGO/LSM dari luar negeri yang mengeluarkan informasi mengenai data sebaran kasus Omicron di Tanah Air, salah satunya Sumsel yang tercatat ada 4 kasus.

     

    Kemudian kembali muncul adanya informasi satu kasus Omicron di Sumsel. Namun setelah dikonfirmasi ke Kementerian Kesehatan RI, informasi tersebut adalah tidak benar.

     

    Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Selatan mengklaim jika isu tersenut HOAX (Tidak benar) “Sumsel sudah dipastikan belum ditemukan adanya kasus Omicron transmisi lokal. Kami sudah konfirmasi ke pusat, itu tidak ada, tidak benar,” kata Ferry Yanuar, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel, Senin (24/1/2022).

     

    Diakui Ferry, potensi Omicron bisa saja masuk ke Sumsel. Karenanya, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat Sumsel untuk bisa melakukan screening kesehatan, apabila memiliki tanda-tanda sakit seperti Covid-19.

     

    “Langsung ke fasilitas kesehatan untuk cek dan periksa. Harus segera testing, karena namanya potensi pasti selalu ada. Karenanya kami juga minta masyarakat untuk tidak takut dalam memeriksakan kesehatannnya,” ucapnya.

     

    Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak termakan dengan berita tidak benar atau hoax. “Waspada perlu, pencegahan harus terus dilakukan, salah satunya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Jangan lupa pakai masker dan jaga jarak. Itu poin utamanya agar tidak terpapar Covid varian apapun,” jelasnya.

     

    Bukan hanya dari sisi masyarakat yang harus menerapkan prokes, dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah juga tetap menjaga pintu kedatangan ke Sumsel, baik di bandara, pelabuhan dan sebagainya.

     

    Pemerintah Provinsi Sumsel juga masih terus menggalakkan vaksinasi Covid-19 untuk semua segmen, baik lansia, remaja, tenaga kesehatan, hingga anak usia 6-11 tahun di Sumsel. “Bahkan saat ini di Sumsel juga sedang menggalakkan vaksinasi booster untuk masyarakat,” jelasnya.