SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme tenaga pengajar, MTs Negeri 1 Palembang melaksanakan kegiatan supervisi guru, Rabu 1 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin madrasah untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai standar dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Kepala MTsN 1 Palembang, Listya Yustikarini, menjelaskan bahwa supervisi merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas pendidikan.
“Supervisi guru bukan sekadar penilaian, tetapi lebih kepada pembinaan agar guru dapat terus berkembang, kreatif, dan inovatif dalam mengajar,” ujarnya.
Pelaksanaan supervisi dilakukan oleh tim yang terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru senior atau pembina serta pengawas madrasah.
“Mereka memantau secara langsung kegiatan belajar mengajar di kelas, mencatat temuan, dan memberikan umpan balik yang membangun,” katanya.
Ditambahkan Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTs Negeri 1 Palembang, Hilayati sebelum dilakukan supervisi, para guru terlebih dahulu melakukan pra supervisi.
“Jadi, tujuan dari pra supervisi itu pengarahan awal kepada guru agar pelaksanaan supervisi berjalan efektif, dan terarah. Menyamakan persepsi antara supervisor dan guru mengenai tujuan, manfaat, dan mekanisme supervisi,” jelasnya.
Sementara Pengawas Madrasah, Dra Hj Zarwati M Pd yang melakukan supervisi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mengatakan, salah satu tugas pengawas madrasah adalah melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial, termasuk melakukan supervisi guru.
Zarwati saat melakukan supervisi salah satu guru di kelas 8 C mengatakan, secara umum pelaksanaan pembelajaran sudah baik. Mulai dari kegiatan awal, inti, dan penutup.
“Cara guru mengajar sudah bagus, penguasaan kelas bagus, interaksi dengan siswa. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi,” katanya.
Diakhir supervisi, ia memberikan penilaian dan menyampaikan hasil kepada guru. Juga, memeriksa administrasi kelengkapan guru. Disitu, guru mengetahui, kekurangan dan kelebihan saat mengajar, menjadi bahan evaluasi dan peningkatan kedepannya.
Zarwati mengatakan, kemampuan penguasaan materi dan penguasaan kelas saat mengajar sangat menentukan keberhasilan siswa menyerap materi pelajaran. Selain itu, media mengajar juga sangat menentukan, apakah siswa tertarik atau tidak. Oleh karena itu guru harus mampu membuat media yang cocok dengan materi ajar.
“Sekarang ini teknologi pendidikan semakin maju. Guru harus cerdas membaca situasi dan membuat media yang memang cocok dengan kelasnya. Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk mendukung pembelajaran di kelas,” ungkapnya.
Pengawas madrasah lanjutnya, memiliki peran melakukan pendampingan kepada sekolah atau madrasah dalam hal peningkatan mutu pendidikan. Salah satunya, melakukan pengawasan akademik ikut melakukan supervisi guru. Dari sini, bisa memberikan rekomendasi berdasarkan hasil pantauan langsung di kelas maupun lingkungan madrasah.
“Saya sudah melihat langsung cara guru mengajar. Juga sudah memeriksa administrasi pembelajarannya. Secara keseluruhan sudah baik. Tapi, saya harap ini terus ditingkatkan, kebersihan kelas dan lingkungan madrasah terus dijaga ditingkatkan, kerjasama warga madrasah sangat penting dalam menumbuhkan budaya positif di madrasah,” imbuhnya.
Guru-guru menyambut kegiatan supervisi dengan antusias. Salah satu guru, Nurhayati, mengungkapkan bahwa supervisi memberikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Masukan yang diberikan sangat membantu saya memperbaiki metode mengajar agar lebih menarik bagi siswa,” katanya.
Dengan adanya supervisi ini, guru-guru menjadi lebih bersemangat mempersiapkan diri baik penampilan saat mengajar, maupun kelengkapan administrasinya.
MTsN 1 Palembang berharap tercipta suasana belajar yang kondusif, guru semakin profesional, dan hasil belajar siswa semakin baik. Kegiatan supervisi dijadwalkan berlangsung hingga akhir bulan September, mencakup seluruh mata pelajaran yang diajarkan di madrasah. (ANA)

Leave a Reply