Sumsel Butuh Investor Guna Sirkulasi Perekonomian

- Redaksi

Kamis, 28 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru mengatakan, Provinsi Sumsel harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada investor karena sangat dibutuhkan Calon investor dan para investor guna sirkulasi perekonomian yang bermanfaat bagi semua pihak terutama bagi masyarakat

Hal tersebut diutarakan Deru saat membuka Forum Bisnis-Investor Summit dengan Tema “Mendorong Pertumbuhan Investasi Daerah melalui Pengembangan Strategi Promosi dan Peningkatan Infrastruktur Daerah”.

“Kita harus merubah mindset (pola pikir), kita harus ada karakter dalam pelayanan seperti proses perijinan yang cepat,” katanya, Kamis (28/10/2021).

Lanjut Deru, menarik investor harus menimbulkan suatu rekomendasi bahwa daerah tersebut Iayak jadi tempat investasi artinya dalam hal pelayanan harus dipermudah jangan panjangnya birokrasi tapi harus dipersingkat.

“Terkait infrastruktur tidak hanya jalan tapi semua infrastruktur pelayanan jaringan, kita harus memikirkan serta menghitung pengembalian modal para provider maupun penyedia pelayanan (interkoneksi). Yakinlah pemerintah akan hadir dalam persolan jangan terlalu kaku harus ada peran masyarakatjuga dalam hal empati kepada investor,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Prov. Sumsel Dra. Hj. Megaria, M.Si katakan tujuan kegiatan sebagai prasarana promosi daerah dan memperkuat promosi serta aplikasi inovasi Investment Project Ready to Offer (IPRO).

“Salah satu yang sudah siap IPRO-nya adalah kawasan industri di Tanjung Enim yang sudah diserahkan Gubernur kepada BKPM RI besok, yang kemudian akan ditawarkan ke investor luar negeri,” kata Mega.

Menurutnya, investasi Sumsel yang masuk pada tahun lalu tumbuh 158 persen atau Rp38 triliun, sedangkan tahun ini hingga triwukan 2 mencapai Rp16 triliun dari target Rp32 triliun.

“Tahun ini sudah diatas target, triwulan 3 belum keluar. Tercapainya target karena adanya pembangunan jalan tol dari Lampung ke Sumsel, dari OKI Pulp juga,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Antisipasi Curah Hujan Tinggi, Polsek Buay Madang Timur Monitor Debit Sungai Macak di Desa Sukoharjo
Tingkatkan Keamanan Desa, Personil Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sambang Kamtibmas dan Sosialisasi ‘Zero Narkoba’
TKA 2026 Dimulai 6 April, Sistem Penilaian Kini Lebih Komprehensif
UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Palembang Tumbuh, Pempek Bunda Rara Raup Omzet Hingga Rp20 Juta per Bulan dan Berdayakan Masyarakat
Empat Rumah Hangus Terbakar 
Bupati Muba Tegas Tolak Pungli: ASN Diminta Ikhlas Melayani dan Fokus Wujudkan Pembangunan Nyata
Dicatut Sebagai Modus Penipuan, Pemkot Pagar Alam Berikan Klarifikasi
Isu OTT Kajari Pagaralam Kajati Tegas Membantah: Hanya Klarifikasi

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:01 WIB

Antisipasi Curah Hujan Tinggi, Polsek Buay Madang Timur Monitor Debit Sungai Macak di Desa Sukoharjo

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:58 WIB

Tingkatkan Keamanan Desa, Personil Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sambang Kamtibmas dan Sosialisasi ‘Zero Narkoba’

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

TKA 2026 Dimulai 6 April, Sistem Penilaian Kini Lebih Komprehensif

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:24 WIB

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Palembang Tumbuh, Pempek Bunda Rara Raup Omzet Hingga Rp20 Juta per Bulan dan Berdayakan Masyarakat

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:46 WIB

Empat Rumah Hangus Terbakar 

Berita Terbaru

Kota Palembang

TKA 2026 Dimulai 6 April, Sistem Penilaian Kini Lebih Komprehensif

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:40 WIB