Stok Beras di Bulog Aman hingga 6 Bulan Kedepan

- Redaksi

Jumat, 24 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Stok beras bagi masyarakat di Provinsi Sumsel aman hingga 6 bulan mendatang. Artinya, jelang Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), stok beras di pastikan aman. Hal ini dijelaskan Ka Bulog Divre Sumsel, Eko Hari Kuncahyo, saat di konfirmasi, Jumat (24/12/2021).

“Sebanyak 29 ribu stock beras ada di bulog, kami menjamin pada 6 bulan kedepan ketersedian pangan di Sumsel aman,” Eko.

Eko mengatakan, pada awal tahun 2022 mendatang pihak Bulog akan menyerahkan aturan terkait dengan pembatasan distribusi beras ke setiap daerah guna menjaga stok agar tetap ada.

“Awal tahun nanti akan kita sampaikan juga bahwa pendistribusian beras di setiap daerah harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” lanjutnya.

Selain beras, Bulog Sumsel Babel ini juga memastikan kebutuhan pangan pokok lain seperti gula, tepung terigu dan daging beku tetap dalam kondisi cukup.

“Dalam perayaan Nataru biasanya yang paling banyak diburu itu daging beku, saat ini stoknya juga masih terbilang cukup hingga awal 2022 yakni sebanyak 29 ton dan akan ditambah lagi sebayak 50 ton,” beber dia.

Sedangkan, untuk komoditi lain seperti gula pasir masih ada sebanyak 192 ton, dan terigu sekitar 25 ton.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Ahmad Rizali menyebutkan saat ini pihaknya juga telah memastikan jumlah beras di pasar masih cukup dengan harga yang terbilang relatif murah.

“Saat ini harga beras juga masih stabil di angka Rp13 ribu untuk yang premium. Sedangkan kalau yang naik itu sekarang ada, telur ayam, cabe merah keriting dan cabe rawit hijau,” kata Rizali.

Untuk diketahui, saat ini harga Telur Ayam Negeri dari Rp24.500 perkilogram menjadi Rp25.000. Cabai merah keriting dari Rp55.000 perkilogram menjadi Rp56.500. dan cabai rawit hijau dari Rp54.500 perkilogram menjadi Rp60.000.

Sebelumnya, disampaikan oleh Rizali bahwa stok telur ayam diprediksi akan kembali membaik dalam waktu satu bulan ke depan dengan mulai bergeraknya ekonomi khususnya rumah makan dan kuliner.

“Telur ini berbeda dengan sembako khususnya beras, gula, dan tepung terigu bisa diprediksi 6 bulan ke depan. sebab, telur berproduksi harian dan tidak bisa ditahan terlalu lama,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lawang Kidul Ungkap Kasus Curanmor di Tanjung Enim
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Penyortiran Lele Pastikan Pertumbuhan Optimal
Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6
Saksi Ungkap Jejak Uang Rp6 Miliar dalam Perkara Perintangan Penyidikan Internet Desa Muba
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:06 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lawang Kidul Ungkap Kasus Curanmor di Tanjung Enim

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 16:15 WIB

Penyortiran Lele Pastikan Pertumbuhan Optimal

Selasa, 29 September 2026 - 15:08 WIB

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Berita Terbaru

Foto. Hj., Ike Meilina Muchendi, saat mengenakan langsung kreasi tersebut dalam fashion show Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC

Jakarta

Songket Bidak Cukit Tampil Casual di Panggung Nasional

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:05 WIB

Sumsel

Penyortiran Lele Pastikan Pertumbuhan Optimal

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:15 WIB

Foto korban di rumah sakit

Kota Palembang

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:08 WIB