SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Komitmen Sriwijaya FC dalam membangun masa depan klub melalui pembinaan pemain muda semakin terlihat nyata. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah menghadirkan sosok berpengalaman untuk melatih tim Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim ini.
Kepastian soal pelatih memang belum diumumkan secara resmi oleh manajemen. Namun, Asisten Direktur Kompetisi (Asdirkom) III sekaligus Kepala Pembina Tim, Mohammad David, memberi bocoran bahwa sosok yang akan menangani tim EPA adalah mantan pemain top nasional dengan inisial “IS”.
“Pelatih EPA kita akan berikan kejutan. Ciri-cirinya mantan pemain Liga 1 berinisial IS, berkualitas, pokoknya kejutan. Secara resmi nanti kita umumkan karena mereka tidak lama lagi datang ke Bumi Sriwijaya,” kata David, Senin (21/7/2025).
Dari berbagai spekulasi yang beredar, nama Isnan Ali disebut sebagai kandidat terkuat. Ia bukanlah sosok asing bagi publik Palembang. Isnan pernah memperkuat Sriwijaya FC pada periode emas 2007 hingga 2010 dengan torehan 77 penampilan sebagai bek kiri andalan.
Jika benar Isnan yang ditunjuk, maka ini akan menjadi momen reuni emosional antara sang legenda dan klub yang pernah dibelanya. Lebih dari itu, pengalaman dan kedekatan emosional dengan Sriwijaya FC diyakini akan berdampak positif terhadap proses pembinaan pemain muda.
Selepas gantung sepatu, Isnan Ali memang memilih jalur kepelatihan. Ia sempat menjadi asisten pelatih di Martapura FC selama lima tahun (2016–2021) dan kemudian mengisi posisi serupa di PS Barito Putera pada 2021. Reputasinya sebagai pelatih muda dengan pemahaman kuat terhadap pengembangan pemain menjadi nilai tambah.
Saat ini, tim EPA U-20 Sriwijaya FC tengah rutin menggelar laga uji coba sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi resmi Elite Pro Academy yang akan digelar mulai 13 September 2025. Latihan intensif dan penambahan jam terbang menjadi fokus utama manajemen tim.
“Tim senior kita sudah mencapai 70 persen persiapan. Sekarang fokus ke EPA agar lebih banyak jam terbang,” tambah David.
Langkah ini menegaskan keseriusan Sriwijaya FC tidak hanya mengejar prestasi jangka pendek, tapi juga membangun fondasi jangka panjang melalui regenerasi pemain lokal berkualitas. Apabila Isnan Ali resmi ditunjuk, harapan besar pun disematkan padanya untuk mencetak bintang-bintang muda asal Sumsel di masa depan.

Leave a Reply