SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Di tengah aktivitas lingkungan sekolah, sejumlah siswa di SMA Negeri 6 Palembang yang sedang berutinitas dikagetkan dengan kedatangan sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di sekolah mereka.
Tak ayal, kedatangan sekelompok pria berbadan tegap dengan seragam loreng-loreng itu sontak membuat gemetar sebagian besar siswa yang sedang beraktivitas di sekolah tersebut.
Namun bukan untuk tujuan yang tidak baik, justru kedatangan aparatur negara tersebut ingin membentuk karakter disiplin dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan pelajar itu sendiri.
TNI bekerja sama dengan pihak sekolah dalam hal ini SMA Negeri 6 Palembang untuk menyelenggarakan pendidikan karakter siswa melalui berbagai kegiatan seperti latihan baris-berbaris (PBB), ceramah motivasi, dan pembekalan wawasan kebangsaan guna menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, cinta tanah air, dan mental yang tangguh pada generasi muda.
Kepala SMAN 6 Palembang, Fir Azwar S Pd menerangkan kegiatan ini bertujuan membentuk karakter positif, mencegah kenakalan remaja, dan mempersiapkan siswa menjadi pribadi yang berintegritas serta nasionalis.
“Di tengah semangat awal tahun ajaran baru, SMA Negeri 6 Palembang resmi menggelar Latihan Dasar Kedisiplinan Siswa (LDKS) untuk siswa kelas XI selama tiga hari penuh,” jelasnya, Rabu 8 Oktober 2025.
“Halaman sekolah kita jadikan arena pembentukan karakter, kita menggandeng TNI Babinsa Kecamatan Kemuning sebagai mitra utama dalam pelatihan,” tambahnya.
Dengan tema mengusung membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa pemimpin, dijelaskan Fir Azwar
LDKS tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan melainkan menjadi manifestasi nyata dari komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan cinta tanah air di luar pencapaian akademik.
“LDKS adalah bagian integral dari visi pendidikan nasional. Pendidikan tidak hanya soal nilai di rapor, tetapi tentang bagaimana kita membentuk pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap memimpin,” ujarnya.
Menurutnya, dibawah arahan instruktur TNI, para siswa menjalani serangkaian materi intensif mulai dari latihan baris-berbaris (LTBB), wawasan kebangsaan, bela negara, hingga sesi penguatan karakter.
Sementara Ketua pelaksana kegiatan, Hj Elvi Martalinda M Pd menyebutkan bahwa jadwal dirancang padat dan aplikatif, berlangsung dari pagi hingga sore setiap harinya selama tiga hari.
“LDKS bukan hanya soal fisik dan teori. Setiap hari dimulai dengan apel pagi, dilanjutkan dengan simulasi dan refleksi, lalu ditutup dengan evaluasi. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh dalam keseharian siswa,” katanya.
“Melalui bimbingan TNI, kami berharap para siswa menyerap nilai disiplin dan nasionalisme secara lebih mendalam,” tambahnya.
Guna menyiapkan generasi tangguh, disampaikannya, dalam hal ini siswa kelas XI SMA Negeri 6 Palembang agar mengingat bahwa LDKS akan menjadi titik balik dalam perjalanan mereka sebagai pelajar dan calon pemimpin.
Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, mereka para siswa memiliki bekal kepemimpinan, tanggung jawab, dan kedisiplinan yang lebih kuat, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
“LDKS di SMAN 6 Palembang bukan sekadar program. Ia adalah investasi karakter, sebuah langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang siap menjawab tantangan zaman dengan integritas dan semangat kebangsaan,” tuturnya. (ANA)

Leave a Reply