SIRA Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Disdik Palembang

- Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Puluhan massa dari Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (23/12/2021). Kedatangan massa ini bertujuan mempertanyakan tindaklanjut indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di Dinas Pendidikan Palembang.

Direktur eksekutif SIRA, Rahmad Sandi Iqbal, dalam orasinya mendesak pihak Kejati Sumsel segera menindaklanjuti laporan pengaduan dugaan KKN PPM proyek di Disdik Palembang.

“Aksi kita hari ini untuk mendesak Kepala Kejati Sumsel segera mengusut tuntas dugaan KKN pekerjaan di Disdik Palembang,” ujarnya, di depan gerbang Kantor Kejati Sumsel.

Menurut Sandi, dari informasi dan temuan di lapangan, terdapat beberapa proyek Disdik pada APBD Tahun Anggaran 2021 yang terindikasi terjadi korupsi. Di antaranya, moubiler ruang kelas SDN untuk peremajaan APBD 2021 yang dikerjakan CV Sriwijaya Bakti senilai Rp6.991.800.000.

Kemudian, moubiler ruang kelas SMP N, senilai Rp2.496.102.000 yang dikerjakan CV Romber Jaya. Sumber dana dari APBD TA 2021.

“Moubiler untuk ruang kelas baru SD Negeri senilai Rp3.997.281.200, dikerjakan CV Sriwijaya Bakti. Dan moubiler untuk ruang kelas baru SMP N yqng dikerjakan CV Surya Laya senilai Rp999.092.600,” sebut Sandi dengan rinci.

Sandi berjanji, jika pihak Kejati Sumsel tidak segera mengusut Lapdu tersebut, maka pihaknya akan kembali mendatangi Kejati Sumsel dengan jumlah massa yang lebih banyak.

“Ini bentuk keseriusan serta rasa perduli kami terhadap pemberantasan korupsi yang sudah mendarah daging di negeri ini,” tuturnya.

Menanggapi tuntutan ini, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Mohamad Radyan, berjanji akan segera menindak lanjuti Lapdu dari SIRA tersebut.

“Namun tentunya akan kita pelajari dan telusuri terlebih dulu laporan teman teman SIRA terkait dugaan KKN di Disdik Kota Palembang tersebut, dan kita akan membuat tim,” ujarnya, di hadapan massa.

Radyan menambahkan, belum adanya kejelasan mengenai perkembangan laporan SIRA dikarenakan banyaknya Lapdu yang masuk ke Kejati Sumsel.

“Jadi bukan kita tidak menindak lanjuti laporan SIRA. Malah kita berterimakasih sama teman tan SIRA karena sudah membantu kerja kita terutama dalam pemberantasan korupsi,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6
Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor
Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 
Jatanras Polda Sumsel Ringkus DPO Kasus Bongkar Rumah di Talang Jambe
Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak Puluhan Kasus 3C dan Premanisme
Tiga Pelaku Komplotan Curanmor Resahkan Warga Plaju Palembang Diringkus Unit Ranmor

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:48 WIB

Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor

Selasa, 29 September 2026 - 15:08 WIB

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIB

Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Selasa, 29 September 2026 - 14:59 WIB

Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 

Berita Terbaru

Sumsel

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:34 WIB