Sempat Disandera Tujuh ABK, Personel Polairud Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp 16 Miliar

- Redaksi

Minggu, 1 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Toni didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi dan Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol YS Widodo melihat langsung kapal 'hantu' yang membawa benih lobster ilegal.

Kapolda Toni didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi dan Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol YS Widodo melihat langsung kapal 'hantu' yang membawa benih lobster ilegal.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Personel Direktorat Polairud Polda Sumsel menangkap satu kapal tanpa nama atau kapal hantu, di perairan Sri Menanti, Tanjung Sareh, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin Sabtu (30/4/2022).

Dalam penangkapan kapal bermesin 800 PK dengan kecepatan 100 Km per jam tersebut, tiga anggota Polairud Polda Sumsel sempat disandera oleh tujuh Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di kapal hantu tersebut.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, anggota Polairud Polda Sumsel mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai transaksi Benih Baby Lobster (BBL) atau Benur di wilayah perairan Sri Menanti, dengan menggunakan Kapal Besar yang rencananya akan dibawa ke Singapura dan Vietnam.

Setelah dilakukan penyelidikan diketahui keberadaan Kapal Hantu tersebut. Saat dilakukan penangkapan, ABK kapal hantu melakukan perlawanan dan sempat menyandera tiga anggota Polairud Polda Sumsel untuk dibawa kabur.

“Pelaku menyandera dan menyekap anggota menggunakan senjata tajam jenis parang panjang. Anggota dalam keadaan terdesak memberikan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan dua orang pelaku yang ada di Kapal,” ujar Kapolda Toni didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi dan Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol YS Widodo, Minggu (1/5/2022).

Setelah itu, enam pelaku berhasil diringkus dan satu orang melarikan diri dengan menyeburkan diri ke laut.

“Satu orang yang menceburkan diri ke laut masih dalam pencarian anggota. Sedangkan dua pelaku yang ditembak masih dalam perawatan medis di RS Bhayangkara,” ungkap Kombes Pol Widodo.

Dikatakan Widodo, kapal hantu yang berhasil ditangkap mengangkut 21 box sterefoam yang berisikan benih baby lobster atau Benur sebanyak 157 ribu ekor yang akan diselundupkan ke Singapura via Batam.

“Modusnya hampir sama dengan yang kita ungkap beberapa hari lalu. Begitu juga benih lobsternya semua berasal dari Lampung,” bebernya.

Sebanyak 21 box sterofoam warna putih yang diamankan berisi benih lobster sebanyak 158.800 ekor, jenis pasir 156.200 ekor dan jenis mutiara 2.600 ekor senilai Rp 16 miliar.

“Selain benih lobster anggota berhasil mengamankan satu unit kapal tanpa nama dengan 4 mesin x 200 PK merk Yamaha, 10 buah jeriken plastik isi @50 liter dan 20 buah jeriken plastik isi @35 liter,” tutup Widodo. (Ril)

Berita Terkait

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan
Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal
Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang
Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Angkut 10 Ribu Liter Solar Cong, Dua Terdakwa Divonis 1,5 Tahun
Riduan Disebut Hanya Pembuat Aplikasi SANTAN, Kuasa Hukum: Keterlibatan Lain Tidak Ada

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:59 WIB

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 - 16:52 WIB

Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan

Rabu, 30 September 2026 - 11:48 WIB

Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terbaru

Sumsel

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:34 WIB