Satu Jemaah Haji Asal Palembang Meninggal di Madinah

- Redaksi

Selasa, 6 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji asal Palembang yang meninggal dunia¹

Jemaah haji asal Palembang yang meninggal dunia¹

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG. – Innallahi wainna ilaihi rojiun, satu jemaah haji asal Kota Palembang, meninggal dunia.

Kabar tersebut disampaikan oleh Ketua kloter 7 Embarkasi Palembang Wahidin Wangsian.

“Satu jemaah haji asal Kota Palembang yang bernama Husin Syatri (74), meninggal dunia,” ucap Wahidin, Selasa (06/06/2023).

Dikatakan Wahidin almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di RS King Fahd, Arab Saudi, Senin (5/6) pagi. Dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah, sekitar pukul 16.00 WAS.

Sebelumnya, almarhum sempat dirawat di rumah sakit.

Wahidin bersama dokter kloter dr. Fitri Nuryani, pembimbing ibadah H. Toni Ariandi serta Kepala Kankemenag Kota Palembang H. Abdul Rosyid, turut mendampingi keluarga mengurus jenazah almarhum.

“Kami dapat informasi bahwa almarhum meninggal dunia pagi tadi dan kami juga sudah urus proses pemulasaran jenazah almarhum. Almarhum dishalatkan di Masjid Nabawi setelah shalat ashar dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah,” ujar Wahidin.

Lanjut Wahidin, bahwa almarhum berangkat haji ke Tanah Suci bersama istri dan keluarga besarnya.

Mereka berangkat bersama kloter 7 meninggalkan Palembang pada hari Sabtu 3 Juni pagi, dan tiba sore hari di Madinah.

“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Almarhum. Kami yakin Almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah karena sedang dalam perjalanan menunaikan ibadah haji,” kata Wahidin.

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan mengucapkan turut berbela sungkawa atas kepergian almarhum.

Menurut Syafitri, sesuai kesepakatan pemerintah Arab Saudi dan Indonesia, jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi memang dimakamkan di sana. Sesuai aturan, almarhum juga akan dibadalhajikan oleh petugas haji Indonesia.

“Pemerintah menyiapkan program badal haji di setiap operasional penyelenggaraan ibadah haji. Program ini menjadi bagian dari layanan yang disiapkan bagi jemaah yang memenuhi kriteria,” kata Syafitri.

Secara regulasi ada tiga kelompok jemaah yang bisa dibadallan hajinya.

Pertama, jemaah yang meninggal dunia di asrama haji embarkasi atau embarkasi antara saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah.

Kemudian yang kedua jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan. Ketiga jemaah yang mengalami gangguan jiwa. (*)

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46 WIB

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB

Kota Palembang

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:46 WIB