Satu dari Tiga Pencuri Navigasi Kapal Diringkus Sat Polairud

- Redaksi

Rabu, 1 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Anggota Sat Polairud Polrestabes Palembang, berhasil meringkus satu dari tiga pencuri peralatan navigasi di kapal milik PT Gaharu Shipping, yang terjadi pada Senin, 16 Mei 2022, sekitar pukul 03.00 WIB. Pencurian ini dilakukan para pelaku saat kapal sedang bersandar di pinggir perairan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.

Setelah buron selama 8 bulan, satu pelaku yakni Jauhari (44), warga Jalan Sultan Agung RT 03/01 Kelurahan 1 Ilir Kecamayan IT II Palembang, berhasil ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya.

Kasat Polairud Polrestabes Palembang Kompol Suprawira didampingi Kanit Iptu Cepi mengatakan, pelaku beraksi ketika awak kapal tengah tertidur di dalam kamar. Kemudian ketika pagi hari korban mengecek peralatan navigasi yang ada di kapal sudah hilang.

Penangkapan pelaku berawal dari laporan korban M Sutanto yang merupakan karyawan kapal. “Pelaku mencuri satu radar, satu unit esconder, satu unit radio, dan dua unit teropong. Mereka beraksi tiga orang saat dini hari,” kata Suprawira, Rabu (1/2/2023).

Saat melakukan aksinya, ketiga pelaku menggunakan perahu ketek untuk mengangkut barang-barang curian. Dari hasil penyelidikan, pelaku merupakan residivis pencurian dengan modus yang sama. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap pengejaran pelaku lainnya.

“Dua temannya berhasil kabur dan baru satu yang sudah kami amankan. Selanjutnya akan kami kembangkan mengejar pelaku lain,” ujarnya.

Untuk barang bukti yang diamankan ialah satu radar, satu unit esconder, satu unit radio, dan dua unit teropong, serta satu buah perahu ketek. “Untuk dua pelaku yang masih buron diimbau segera menyerahkan diri sebelum kita jemput paksa,” tegas Suprawira.

Sementara pelaku Jauhari mengatakan, ia sempat kabur ke Lampung satu bulan lebih. “Saya kabur dulu ke Lampung dan kerja disana selama satu bulan. Setelah itu saya pulang lagi ke Palembang,” kata Jauhari.

Ia berperan sebagai yang menyambut barang curian yang dipetik oleh dua rekannya M dan Y.  “Saya yang menyambut barang curiannya  Kedua teman saya yang mengambil dan barang tersebut belum sempat dijual,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Pria 45 Tahun Diamankan Usai Petani Tewas di Lapak Sawit Aur Duri

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Berita Terbaru