Rumah Produksi Jadi Magnet Kemajuan Sektor Agrowisata di Pagar Alam

- Redaksi

Selasa, 21 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Rumah Produksi Kopi di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Salah satu Rumah Produksi Kopi di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sentra perkebunan kopi di Pagar Alam, tidak hanya menjadi tumpuan bagi masyarakat, namun pemgembangan sektor perkebunan pun menjadi fokus Kementerian PUPR, karena menjadi magnet pendukung sektor agrowisata.

Plt Kepala Dinas Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Pagar Alam, David Kenedi mengatakan bawha kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyedia Perumahan wilayah Sumsel telah merealisasikan sarana pendukung berupa rumah produksi kopi.

“Saat ini sudah dibangun satu rumah produksi kopi di Kelurahan Candi Jaya, dimana tempat tersebut akan menjadi sentra pengolahan kopi di Kecamatan Dempo Tengah,” jelasnya.

Dan saat ini juga, kata David, sedang berlangsung pembangunan rumah produksi di tiga lokasi, yang nantinya juga diharapkan menjadi sentra pengolahan kopi rumahan, untuk menghasilkan kopi dengan kualitas baik atau oleh penggiat kopi dikenal dengan istilah premium.

Ia menyebutkan, sejauh ini juga, keberadaan rumah produksi kopi di Pagar Alam, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat pendatang.Itu terbukti dengan adanya kunjungan dari berbagai kalangan termasuk juga para mahasiswa.

“Yang artinya pengolahan kopi di rumah produksi bisa menjadi daya tarik untuk kemajuan sektor agrowisata, serta menjadi rumah edukasi bagi pendatang,” jelasnya.

Dikatakanya, keseriusan kementerian PUPR menggelontarkan bantuan melalui program BPM Livelihood menyiapkan sarana pendukung olahan kopi sangat benar.

“Bahkan bantuan serupa pun diakui siap di gelontarkan oleh pihak kementerian, asalkan ada kesungguhan dan kesiapan dari masyarakat baik itu hibah lahan serta terbentuknya Kelompok Pemelihara Pemanfaat (KPP),” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Dianggap Meresahkan, Polres Pagar Alam Dorong Sejumla SPBU Atasi Kemacetan Antrean BBM
Satu Meja, Satu Tujuan, Demi Lapas yang Lebih Manusiawi Walikota Pagar Alam Terima Kunjungan Ditjenpas Sumsel
Jaga Harga Pangan, Pemkot Pagar Alam dan BULOG Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Nendagung
Ketat! 209 Tahanan Lapas Pagaralam Direlokasi ke Keban Agung Baru dengan Pengawalan Gabungan
Tengah Kemarau, Polres Pagar Alam Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Tanah Pilih
Tak Ada Kompromi, Polres Pagar Alam Copot Dua Personel Berulah Secara Tidak Hormat
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Alami Pembatalan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Jumat, 11 September 2026 - 14:57 WIB

Dianggap Meresahkan, Polres Pagar Alam Dorong Sejumla SPBU Atasi Kemacetan Antrean BBM

Jumat, 11 September 2026 - 11:21 WIB

Satu Meja, Satu Tujuan, Demi Lapas yang Lebih Manusiawi Walikota Pagar Alam Terima Kunjungan Ditjenpas Sumsel

Kamis, 10 September 2026 - 21:37 WIB

Jaga Harga Pangan, Pemkot Pagar Alam dan BULOG Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Nendagung

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WIB

Ketat! 209 Tahanan Lapas Pagaralam Direlokasi ke Keban Agung Baru dengan Pengawalan Gabungan

Berita Terbaru