Ratusan Senjata Tradisional Dipajang di Museum Balaputradewa

Kota Palembang394 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Sebanyak 127 Senjata Tradisional Nusantara, Dipamerkan di Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputradewa. Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya membuka Pameran Nasional Senjata Tradisional Nusantara tahun 2023 dengan tema “Dinamika Senjata, Kearifan Lokal Sebagai Perisai Jati Diri Bangsa”.

MY katakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyambut baik atas dipilihnya Sumsel sebagai tuan rumah kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini dapat menjadi langkah sangat baik dalam rangka mempertahankan kebudayaan yang ada di daerah.

“Memang menjadi tugas kita bersama untuk menjadikan para generasi muda ikut berpartisipasi dalam menjaga kebudayaan yang ada di daerah. Salah satunya melalui Kegiatan ini,” katanya, Selasa (25/7/2023).

Baca Juga :  K MAKI Pungli Di SMA N Palembang Potensi Kena tindak Pidana

Menurutnya Pemerintah Pusat perlu menjadi pelopor dalam mempertahankan kebudayaan yang ada di daerah. Dimana dengan adanya arahan tertentu pasti akan diimplementasikan oleh masing-masing Pemerintah Daerah.

“Pemprov Sumsel berkomitmen mendukung kegiatan kebudayaan di Sumsel. Dan mengajak seluruh masyarakat mencintai dan melestarikan kebudayaan asli daerah khususnya di Sumsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Budpar Sumsel, Dr. H. Aufa Syahrizal, menejelaskan kegiatan ini diselenggarakan dalam skala nasional dan merupakan gagasan dari para kepala museum se-Indonesia. Setiap tahunnya setiap daerah bergantian menjadi tuan rumah pameran ini.

Baca Juga :  Ardhy Plt Ketua IWO Sumsel, Efran Segera di Sidang Terkait Pelanggaran AD/ART

“Melalui tema dari kegiatan ini, kami berharap akan menampilkan perkembangan senjata Indonesia sebagai warisan yang perlu dilestarikan untuk mengukuhkan jati diri bangsa,” ujarnya.

Aufa ungkapkan kegiatan ini juga melibatkan para pelajar agar mereka lebih mengenal lebih dekat tentang museum. Sehingga mereka dapat mengikuti lomba dan melihat koleksi museum sehingga teredukasi tentang museum dengan cerita budaya dan sejarahnya.

Pameran dilaksanakan selama 44 hari dari tanggal 25 Juli 2023 hingga 6 September 2023. Dan diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti workshop, seminar, dan berbagai perlombaan.

Baca Juga :  Peremajaan Kelapa Sawit, KUBE INTI SAWIT SEJAHTERA Bengkulu Utara Belajar Ke Sumsel

Tak hanya senjata 127 tradisional yang dipamerkan. Ada juga 15 Senjata dari Kodam II Sriwijaya dan juga 100 koleksi senjata dari Komunitas.

    Komentar