Puskesmas Paiker Lakukan Vaksinasi Jemput Bola di Tiap Desa

- Redaksi

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Paiker melakukan jemput bola mendatangi kediaman warga yang belum divaksin.

Puskesmas Paiker melakukan jemput bola mendatangi kediaman warga yang belum divaksin.

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Setelah tertunda beberapa waktu, kini Puskesmas Paiker kembali melakukan program vaksinasi pertama dengan cara jemput bola langsung ke desa-desa yang dulunya belum dapat giliran. 

Ada sebanyak, enam desa yang jadi sasarannya, di antaranya Desa Air Mayan, Talang Padang, Nanjungan, Muara Aman, Lawang Agung dan Muara Sindang. Hari ini vaksinasi jemput bola dilaksanakan di desa Air Mayan dengan menyediakan vaksin sebanyak 300 vaksin. 

Camat Paiker beserta Kades dan jajarannya, selalu mengedukasi masyarakat untuk segera vaksin.

“Awalnya banyak masyarakat yang sadar akan manfaat divaksin. Tetapi kesadaran ini dimentahkan oleh isu-isu adanya masyarakat yang meninggal karena divaksin. Untuk desa lain sudah disiapkan seribu vaksin lagi,” kata Kepala Puskesmas Nanjungan Paiker Siti Khodijah, Jumat (10/9/2021).

Dia menjelaskan, bahwa masyarakat jangan takut untuk tidak kebagian divaksin. Sebab jika kurang, akan diminta lagi ke Dinas Kesehatan Empat Lawang. 

“Bagi masayarakat jangan khwatir, jika kehabisan kita akan mengusulkan minta lagi ke Dinas Kesehatan untuk ketersedian Vaksinnya,” jelasnya.

Sementara, Noperman Subhi camat Paiker, mendorong Puskesmas untuk mencapai target maksimal vaksinasi di Paiker. Dengan cara melaporkan dan meminta di drop vaksin serta siap memantau suksesnya jalan vaksin.

“Dengan maksimalnya vaksinasi diharapkan angka masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 bisa keangka nol persen. Tapi syaratnya, mentaati protokol kesehatan dengan cara 5M harus dijalan dengan baik dan benar,” pinta Camat. 

Sementara, untuk semibilan desa yang sudah divaksin dengan sistem jemput bola, akan dijadwal ulang untuk menyisir masyarakat yang belum sempat divaksin, khususnya yang  lansia dan anak yang berusia 12 tahun keatas.

“Kita berusaha akan menjadwalkan ulang yang belum mendapatkan vaksin,” tandasnya. (Alf)

Berita Terkait

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Cegah Konflik Pengalihan Air, Kapolsek Buay Madang Timur Cek Saluran Irigasi Desa Sumber Harjo
Pemkab Muba Terapkan Manajemen Talenta ASN, Karier Berbasis Kinerja dan Kompetensi

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terbaru

Mulyadi korban penganiayaan saat peliputan dirawat di RS Bhayangkara.

Kota Palembang

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:06 WIB