Produksi Kopi Pagar Alam Masih Terkendala Pasar

- Redaksi

Jumat, 17 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, membuka lokakarya dan temu usaha agroforestery kopi dan buah-buahan. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, membuka lokakarya dan temu usaha agroforestery kopi dan buah-buahan. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Hilir atau pasar penjualan kopi, masih menjadi suatu kendala yang terus dicarikan solusi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam. Sebab, hingga kini untuk pasar masih belum kelihatan.

“Kepada teman-teman yang aktif dan konsen di Kopi, kami sangat berharap hilir atau pasar Kopi. Sudah ada penggiat Kopi yang coba untuk melakukan itu melalui pendampingan, tapi masih jadi sesuatu yang belum jelas,” ungkap Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, saat membuka Lokakarya dan Temu Usaha Agroforestery Kopi dengan tanaman buah-buahan, Kamis (16/12/2021).

Alpian mencontohkan, seperti halnya Kopi petik merah dengan harga yang sangat beda. Pada saat harga beda, penggiat Kopi petik merah sudah mengumpulkan, kualitas yang diminta sudah dipenuhi. Untuk skala kecil masih lancar, tapi begitu dijanjikan skala besar dan sudah dipenuhi, pasarnya justru tidak jelas.

“Ini masalah. Karena itu kita minta bisa dibantu, jangan sampai hal seperti ini terulang. Jangan para penggiat Kopi dikasih mimpi yang muluk-muluk, Kopi petik merah dengan harga yang sekian-sekian, yang bisa membuat petani justru kecewa,” serunya.

Bila pasar itu jelas, kata Alpian, penggiat Kopi pun bisa memenuhi berapa pun permintaan. “Asal semua itu jelas. Jangan begitu sudah dikumpulkan, Pasar tidak ada. Jadi mau kemana kita menjualnya,” terang Alpian.

Kalau pasar penjualan itu sudah dibuka, dirinya yakin para penggiat Kopi, akan semakin mampu meningkatkan kualitas kopi Robusta Pagar Alam.

“Petani kopi itu butuh pasar, butuh arahan caranya meningkatkan kualitas Kopi. Kita tidak bisa menyalahkan petani, dengan kualitas kopi asalan sekarang ini, karena itu yang diterima pasar, berapa pun pasar menerima,” tuturnya.

Untuk itu, kata Alpian, Kepada teman-teman di Jakarta, kiranya untuk dapat membuka pasar kopi robusta ini, agar sama-sama bisa meningkatkan kualitas kopi ini, tapi harus juga bisa memenuhi keinginan para petani kopi tersebut.

“Kualitas kita tingkatkan, pasar tidak ada, akhirnya masih dijual dengan asalan, tentunya petani memilih menjual kopi asalan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam
MERINDING! Sumsel Darurat Karhutlah, Ketua PCNU Pagar Alam Kutip Ayat Al-Qur’an Soal Larangan Merusak Bumi
Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:20 WIB

MERINDING! Sumsel Darurat Karhutlah, Ketua PCNU Pagar Alam Kutip Ayat Al-Qur’an Soal Larangan Merusak Bumi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB