Prevelensi Stunting Terendah di Sumsel, Pagar Alam Jadi Pilot Project BKKBN

- Redaksi

Selasa, 20 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. (Photo: Delta Handoko)

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI), Hasto Wardoyo, akan menjadikan Kota Pagar Alam menjadi pilot project nasional untuk penanganan Stunting.

Hal ini disampaikannya, saat menghadiri kegiatan APEKSI Korwil II Sumbagsel di Pagar Alam, Selasa (20/6/2023). Dikatakan Hasto, jika angka stunting Kota Pagar Alam yang terendah di Provinsi Sumatera Selatan, menjadikannya bagus untuk dijadikan wilayah pilot project dalam penanganan.

“Saat ini Kota Pagar Alam angka stuntingnya berada di 11 persen, jauh dibawah angka stunting provinsi Sumsel yang mencapai 18,6 persen. Bahkan jauh melampaui angka stunting nasional yang masih di angka 21,6 persen,” ujarnya.

Hasto menjelaskan, jika letak goegrafis Pagar Alam yang menjadi kota tujuan dan bukan perlintasan, membuatnya dapat dengan mudah mengawasi dan mengontrol angka stunting.

“Karena bukan daerah lintas, maka harusnya kita lebih mudah melakukan pengawasan terhadap stunting di kota ini. Karena masyarakat terkelompok dan masih bisa dikendalikan angka pertumbuhan penduduknya,” jelasnya.

BKKBN akan memberikan penyuluhan kepada para petugas stunting dan memberikan peralatan serta insentif agar para garda terdepan ini bisa lebih maksimal melakukan penanganan stunting itu sendiri.

“Penanganan Stunting ini sudah menjadi salah satu program penting yang dicanangkan bapak ptesiden. Untuk itu kita harus bekerjasama untuk terus menurunkan angka stunting hingga mencapai terget yaitu satu dikit saja,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan
HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas
Bukan Sekadar Jargon! Pemkot Pagar Alam Ditantang Buktikan Pemerintahan Bersih Dari KKN
Bukan Pemangkasan! Kemenhaj Pagar Alam Bongkar Fakta Masa Tunggu Haji 2027 Dari 26 Menjadi 14 Tahun
Bukan Sekedar Publikasi! Deni Priansya : LTN NU Dilantik Sebagai Penyeimbang Pemerimtah Wujudkan Visi Misi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Berita Terbaru

Empat Lawang

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:53 WIB