Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari yang Sebabkan Korban Meninggal

- Redaksi

Senin, 15 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaku tabrak lari di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Kolonel H Burlian, tepatnya di depan Simpang Indomie, Kecamatan Sukarami, beberapa waktu lalu, sudah diamankan Sat Lantas Polrestabes Palembang, Sabtu petang (13/5/2023), di kawasan Sako.

Berdasarkan LP/A/272/V/2023/SPKT Sat Lantas Polrestabes Palembang menangkap pelaku bernama Idra Fitri (54), bersama kendaraannya nopol Daihatsu Sigra BG 1704 TD.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Lantas, AKBP Rendy Surya Aditama, mengatakan upaya penangkapan yang dilakukan berkat adanya bantuan dari aplikasi bantuan kepolisian (Banpol).

“Diberitahukan oleh Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo kepada seluruh jajaran termasuk ke Polrestabes Palembang, bahwa permohonan kepada pengusutan insiden tabrak lari yang berdampak pada meninggal dunia,” katanya, di depan aula Polrestabes Palembang kepada wartawan, Senin (15/5/2023).

Lanjutnya, dari informasi tersebut anggota Sat Lantas Polrestabes Palembang melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari alat bukti yang bisa membantu penyelidikan.

“Alhamdulillah dengan bantuan peralatan sarana yang ada kemajuan teknologi baik kamera cctv, etle, memberikan petunjuk anggota Sat Lantas dalam pengungkapan kasus ini dan menangkap pelakunya,” jelas Kombes Pol Harryo.

Masih katanya, pelaku sendiri mengakui cerita yang terjadi dan tentunya kita juga sesuaikan dengan alat bukti dan barang bukti yang ada.

“Sehingga cara bertindak kita lakukan sudah sempurna untuk menempatkan pelaku Idra sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap kasus tabrak lari,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, berdasarkan keterangan dari pelaku bahwa saat kejadian dia (pelaku) kaget pada radius 2 meter tiba – tiba ada orang yang menyeberang.

“Kondisi saat itu karena pelaku sedang buru – buru dimana tujuan pelaku pergi dari rumah mau kerja ke daerah Tanjung Api – Api, diduga karena tergesa – gesa dan posisi yang sudah mepet antara korban dan kendaraan sehingga kecelakaan tidak bisa terelakkan lagi,” kata Harryo.

Pihak Sat Lantas juga akan mengecek langsung ke TKP ada tidaknya upaya pengereman yang dilakukannya. “Sat Lantas akan melakukan investasi itu untuk pemberkasan dan kita mendapatkan cerita yang sebenarnya. Pelaku juga ada upaya untuk menemui korban dirumah sakit, namun tidak bertemu dan menghubungi rekan – rekannya, oleh itukah kita mendapatkan kesimpulan sementara ada upaya dari pelaku bagaimana mencari yang terbaik mempertanggungjawabkan atas tabrak lari yang terjadi,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat kejadian pelaku tidak melarikan diri namun mengamankan diri karena takut di massa warga akhirnya pelaku menempatkan kendaraan ditempat aman rumah orang tuanya kemudian mencari tau di lokasi kejadian tersebut dan meninjau rumah sakit terdekat apakah ada korban tabrak lari yang dilakukannya.

“Pelaku juga akhirnya menginformasikan kepada keluarga, teman, untuk memberitakan permasalahan yang terjadi. Korban sempat dilarikan warga ke RS Arasid sementara pelaku sempat mengecek ke RS Myria, setelah 6 jam setelah kejadian korban dinyatakan meninggal dunia,” tuturnya.

Atas ulahnya pelaku akan di sangkakan dengan Pasal 310 ayat 4 UU No 22 Tahun 2009. Sementara, pelaku Idra saat diwawancarai mengakui perbuatannya. Sebelum menabrak di TKP, dirinya dari Indralaya ke Palembang kemudian hendak menuju ke Tanjung Api – Api.

“Setiba di TKP, saya mengambil jalur kanan lalu melihat ada orang  menyeberang jalan kurang lebih 2 meter. Sempat mengerem tapi tetap saja tabrakan tidak terhindar lagi,” katanya.

Lanjutnya, saat itu kondisi tidak mengantuk dan hendak pergi kerja. “Semoga berhenti di TKP, tetapi melihat kebelakang warga sudah ramai. Jadi saya takut dan langsung pergi ke rumah orang tua di kawasan Tanjung Sari, mobil saya titipkan disana dan tidak cerita kejadian ini,” jelasnya.

Sambungnya, kemudian keluar dengan memesan ojol menuju ke tempat menabrak tadi. “Saya ingin mencari informasi korban, dan langsung pergi ke RS Myria di IGD namun disana tidak ada korban laka lantas. Dan langsung pergi dari rumah sakit,” tutur oknum PNS ini.

Saat diamankan polisi sedang berada di rumah Zulkifli yang kebetulan anggota polisi juga. “Memang kesana untuk menyerahkan diri,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

Berita Terbaru