Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Penganiayaan Anak Anggota Dewan

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan. (Photo: Kiki Nardance)

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bergulirnya kasus penganiayaan yang diduga dilakukan dua anak anggota DPRD Pagar Alam dan rekannya terhadap Kerren Julinda (19), hingga kini masih dalam penyelidikan Satresekim Polrestabes Palembang.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan. “Terkait laporan korban kasus penganiayaan tersebut kemarin sudah diterima anggota SPKT,” ungkapnya, Selasa (6/5/2025).

Andrie mengatakan, hingga kini masih dilakukan penyelidikan oleh anggota unit Perlindungan Perempuan dan Anak. “Masih didalami dan dilakukan Penyelidikan. Terkait laporan ini Terlapor nantinya akan dipanggil diambil keterangan,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang mahasiswa bernama Kerren Julinda (19), warga Pagar Alam, melaporkan teman-temannya ke Polrestabes Palembang, atas dugaan penganiayaan yang terjadi di kamar indekos.

Parahnya lagi, para terlapor memposting perbuatan mereka menganiaya korban di media sosial (Medsos). Dari keterangan korban, diketahui jika dua terlapor merupakan anak dari anggota DPRD Pagar Alam.

Kepada petugas piket, korban melaporkan kelima temannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang atas dugaan penganiayaan.

“Saya datang mau laporkan inisial S, T, E, dkk, karena sudah mengeroyok saya saat berada di kamar indekos,” katanya, Sabtu (3/5/2025).

“Selain itu, saya juga terancam karena para terlapor telah memposting di video. Di mana para pelaku ingin melakukan penganiayaan part selanjutnya,” bebernya.

Korban menuturkan peristiwa tersebut berawal dari ketidaksenangan terlapor karena korban sudah membicarakan tentang hubungan Terlapor dan pacarnya.

“Awalnya memang saya ada membicarakan terlapor S dan pacarnya dengan teman saya T, tapi ternyata apa yang saya katakan itu sampai ke telinga S, saya sudah sempat meminta maaf, tapi tidak diterima,” jelasnya.

Kemudian, Karena tidak terima, Terlapor S, T, E CS mendatangi kamar indekos korban di Jalan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang.

“Nah pada Jumat (2/5/2025), sekitar pukul 19.50 WIB, terlapor dan teman-temannya yang lain datang ke kamar indekos, karena kebetulan tidak dikunci mereka langsung masuk dan marah-marah,” katanya.

Saat itulah, korban hanya diam saja karena merasa salah. Namun terlapor malah semakin menjadi jadi dan langsung menampar muka korban.

“Saya cuma diam saat dia marah, karena memang saya salah, tapi terlapor S malah menampar muka saya lalu mendorong kening saya dengan telunjuknya,” ungkapnya.

Selanjutnya korban duduk di tempat tidur ingin mengambil Handphone, tapi malah di ambil oleh terlapor, dan sambil emosi masih menunjuk-nunjuk muka korban.

“Saya sempat kesal, dan membalas untuk membela diri, tapi justru teman teman nya yang lain ikut memukuli saya, ada yang menjambak, mencakar, menduduki badan saya sampai tidak bisa berontak,” katanya.

Bahkan parahnya lagi, korban mengaku kepalanya sempat dibenturkan ke dinding kamar indekos. “Sambil menjambak rambut, terlapor juga membenturkan kepala saya ke dinding beberapa kali,” tuturnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar di dahi dan hidung, kemudian tangan kanan dan kiri mengalami lecet, serta bibir atas dan bawah memar.

“Saya berharap laporan saya cepat diproses, sebab terlapor juga sudah mengatakan melalui medsos akan melakukan penganiayaan selanjutnya,” harapnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Kapal Tongkang yang Melintas di Ampera dan tertutup oleh Kabut Asap

Kota Palembang

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB