SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Unit V Subdit III Jatanras Polda Sumsel menggerebek sebuah warung internet atau warnet bernama Loly Net, di Lorong Aur, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Selasa malam (23/8/2022). Warnet tersebut digerebek polisi, atas dugaan menyediakan jasa judi online slot dan poker.
Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sebanyak enam orang, satu di antaranya merupakan pemilik warnet. Enam pria tersebut ialah, Ernes (34) (pemilik warnet), Hendri (39), Andre (39), Budi (34), Supriyadi (32), dan Taufik (22).
Direskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Anwar Reksowidjojo mengungkapkan, modus dari kasus ini, adalah pemilik menyediakan akun judi online yang dapat digunakan pengunjung warnet. Tak hanya itu, fasilitas lainnya ialah disediakan pula rekening untuk deposit.
“Pemiliknya, menyediakan akun dan rekening untuk digunakan oleh para pelanggan,” jelas Anwar, saat ungkap kasus di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (1/9/2022).
Anwar menjelaskan, warnet Loly Net sudah beroperasi selama tiga tahun. Setiap pekan pemilik warnet menerima keuntungan mencapai Rp2 juta dari bisnis gelapnya ini. “Untuk setiap kali kemenangan dari pelanggan, tersangka E pemilik warnet akan memotong lima persen,” jelasnya.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa delapan unit PC, berupa CPU, layar monitor, dan keyboard, hingga mouse. Serta terdapat satu buah buku tabungan atas nama Ernes, satu buah ponsel Nokia, uang yang menjadi modal senilai Rp3,5 juta, dan uang Rp470 ribu dari deposit pemain.
Kita sangkakan Pasal 303 KUHP Jo Pasal 303bis KUHP dengan ancaman hukuman penjara sepuluh tahun,” tegasnya.
Sementara itu, pengakuan dari Ernes pemilik dari warnet Loly Net, mengaku ide menyediakan jasa perjudian online tersebut karena terinspirasi dari warnet lain. “Saya waktu itu lihat warnet yang sudah duluan. Jadi ikutan juga,” ucapnya.
Ernes mengatakan, dalam sehari ia bisa mendapatkan keuntungan ratusan ribu rupiah dari bisnis gelapnya itu. “Pelanggannya rata-rata temen di Lorong tempat tinggal. Sehari bisa dapat Rp200-300 ribu,” ungkapnya. (ANA)


















