PLN Gerak Cepat Sistem Kelistrikan Palembang Berangsur Pulih

- Redaksi

Selasa, 5 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa ruas jalan di Palembang listriknya sudah menyala, setelah sebelumnya oadam sejak pukul 18.30 Wib Senin (4/7/2022).

Beberapa ruas jalan di Palembang listriknya sudah menyala, setelah sebelumnya oadam sejak pukul 18.30 Wib Senin (4/7/2022).

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Padamnya listrik sejak sore pukul 18.31 WIB di sebagian wilayah Sumatera akibat gangguan listrik di SUTT 150 kV Lahat-Bukit Asam, PLN terus berupaya menormalkan sistem kelistrikan.

Dikatakan Sendy Rudianto selaku Manager Komonikasi PT PLN (Persero) UIW S2JB, pada pukul 21:35 Wib, sejumlah daerah di wilayah kerja Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu mulai berangsur-angsur pulih.

Ada sekitar 48% dari 21 ribu gardu distribusi mulai menyala, 40% dari 201 penyulang jaringan tegangan menengah kembali beroperasi, serta sebanyak 46% dari 2 juta pelanggan dapat kembali menikmati aliran listrik.

Kemudian pada pukul 23:30 WIB sejumlah daerah di wilayah kerja Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu mulai berangsur-angsur pulih.

Ada 78% dari 21 ribu gardu distribusi mulai menyala, 79% dari 201 penyulang jaringan tegangan menengah kembali beroperasi serta sebanyak 80% dari 2 juta pelanggan dapat kembali menikmati aliran listrik.

Sebelumnya, Senin sore (4/7/2022) pukul 18.31 WIB sebagian Sumatera padam akibat terjadi gangguan listrik di SUTT 150kV Lahat-Bukit Asam.

“Penyebab padamnya listrik saat ini masih ditelusuri oleh petugas PLN di lapangan. PLN terus berfokus pada pelayanan aliran listrik ke masyarakat,” terang Sendy.

Dan pada pukul 00.28 WIB Pemulihan cepat yang dilakukan petugas PLN, berhasil menormalkan kembali 201 penyulang dan lebih dari 21 ribu gardu distribusi di wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, sehingga semua listrik pelanggan sudah menyala 100 persen kembali.

Sendy juga menambahkan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan terdampak. “Informasi penormalan akan terus perbarui secara periodik baik melalui Media Sosial masing-masing Unit Induk PLN maupun siaran pers,” pungkasnya. (Rel)

Berita Terkait

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri
Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Sungai Lilin Sasar Tempat Hiburan dan Kafe.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Berita Terbaru