Pesan Wanita di MiChat, Tukang Ojek Babak Belur Dikeroyok Remaja

- Redaksi

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang tukang ojek inisial PH (30), babak belur dikeroyok remaja di Palembang, setelah memesan wanita melalui aplikasi MiChat.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di salah satu penginapan FM, atau tepatnya di belakang Polsek Sukarami Palembang.

Rupanya, PH dikelabui oleh lima orang pelaku. Tiga di antaranya ialah AI (18), Deri Prayoga (20), dan Harsit Kumara (22), yang merupakan warga Perumnas Sako. Sementara dua pelaku lain yakni Dito (21) warga 7 Ulu, dan Jordy Saputra (20), warga Talang Ubi, PALI.

Wanita yang dipesan PH melalui aplikasi MiChat tersebut rupanya merupakan umpan untuk melancarkan aksi kejahatan kelima pelaku.

Kapolsek Sukarami Kompol M Ikang Ade Putra mengatakan, kronologis kejadian berawal saat korban PH memesan wanita yang merupakan pacar dari salah satu pelaku bernama Dito (21) sebesar Rp 300 ribu, pada Selasa (4/7/2023), sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat di dalam kamar, tiba-tiba korban didatangi pelaku Dito dan satu orang pelaku lainnya. Dito yang datang ke dalam kamar langsung bertanya kepada korban PH.

“Kamu kenapa bisa berdua di dalam kamar dengan pacar saya. Kalau mau selesai kasih saya uang Rp5 juta,” kata Dito mengancam korban.

Korban yang saat itu tidak mau membayar seketika langsung dikeroyok tiga orang pelaku lain. “Jadi korban ini tidak mau bayar. Lalu pelaku memukul korban dengan kayu balok,” ujar Ikang, saat press release, Rabu (5/7/2023).

Akibat dari pukulan tersebut, korban mengalami luka-luka dan kabur dari TKP menuju Polsek Sukarami tanpa memakai baju.

Tiba di Polsek Sukarami, korban pun langsung membuat laporan. Tak butuh waktu lama, para pelaku ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Sukarami.

“Para pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing, beserta barang bukti berupa satu buah pisau, kayu balok, botol bensin dan lima unit Handphone,” ungkap Ikang.

Dikatakan Ikang, kelima pelaku memiliki peran yang berbeda dalam melakukan kejahatan tersebut.

“Jadi dua orang pelaku berperan sebagai operator. Nah tiga pelaku lainnya mengeksekusi di dalam kamar,” kata Ikang.

Sementara pelaku AI sebagai operator akun MiChat mengatakan, bahwa dirinya melakukan aksi kejahatan tersebut sebelum Hari Raya Idul Adha.

“Saya dan Deri yang berperan chatingan dengan korban,” kata dia.

Tak hanya itu, AI juga mengakui bahwa dirinya juga turut memukul korban dengan kayu balok. Atas ulahnya, kelima pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun penjara. (ANA)

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Berita Terbaru