Perempuan Kunci Mencetak Generasi Tangguh

- Redaksi

Minggu, 17 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, PALEMBANG — Perempuan merupakan kunci dalam mencetak generasi muda Indonesia yang tangguh. Fatayat Nahdlatul Ulama yang memiliki sekitar sepuluh juta anggota yang tersebar di seluruh Indonesia diharapkan dapat berperan dalam mencetak generasi Indonesia yang tangguh.

 

Demikian kesimpulan dalam acara penutupan Kongres ke-16 Fatayat NU, di Jakabaring Sport City, Minggu (17/7/2022).

 

Tantangan bagi upaya mencetak generasi muda yan tangguh antara lain perkembangan teknologi, tenaga kerja perempuan yang didominasi unskill worker, dan sikap budaya serta mental yang perlu mengalami transformasi.

 

“Kemajuan teknologi merupakan tantangan terutama dalam pengasuhan anak dan generasi yang akan datang,” kata Ketua Fatayat NU Periode 2022-2027, Margaret Aliyatul Maimunah dalam sambutannya sebagai ketua terpilih.

 

Dirinya menargetkan, kemajuan teknologi juga menjadi sarana dakwah ahlusunnah wal jamaah. “Kita juga perlu melakukan upaya bahwa fatayat NU sumber kemajuan perempuan dan anak,” kata kandidat Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini.

 

Sementara itu, Dalam sambutannya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ida Fauziyah menambahkan, bahwa Indonesia masih membutuhkan tangan-tangan perempuan dalam melakukan pemberdayaan bagi masyarakat terutama perempuan dan anak-anak.

 

“Data angkatan kerja kita didominasi perempuan dengan usia pendidikan SMP kebawah. Tentu mereka memiliki keterbatasan skill, sehingga mereka bekerja sebagau unskill workers,” papar Ida.

 

Ida yang juga mantan Ketua Umum PP Fatayat NU memaparkan bahwa pihaknya berkeinginan agar persepsi dunia terhadap Tenaga Kerja Indonesia berubah.

 

“Kita sudah mengirimkan skill workers, nurse ke Arab Saudi. Ini adalah awal dari bahwa Indonesia memiliki skill worker berkualitas,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf menilai bahwa ntuk bisa menghadapi perubahan mendasar perlu ada transformasi budaya dan mental.

 

“Fatayat akan menjadi aktor penting dalam transformasi budaya dan mental. Ibu-ibu berperan besar terhadap pendidikan anak-anak,” ujarnya.

 

Selain Menteri Tenaga Kerja dan Ketua PBNU, Penutupan Kongres juga dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru yang menyampaikan selamat serta apresiasi kepada Ketua Terpilih.

 

Kemudian, Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf, Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi, serta sejumlah Anggota DPR RI Perempuan, yakni Siti Mukaromah (Komisi VI), Neng Eem Marhamah (Komisi V), Nur Nadlifah (Komisi IX), dan Ela Siti Nuryamah (Komisi IX) serta Anggia Ermarini (Komisi IV) yang juga Ketua PP Fatayat NU demisioner.

 

Kongres ke-16 Fatayat NU berlangsung sejak 14-17 Juli 2022. Kongres dihadiri sekitar 1.500 orang yang berasal dari 34 PW pada tingkat Provinsi, 48p Pimpinan Cabang pada tingkat Kabupaten/Kota, dan Pimpinan Anak Cabang pada tingkat Kecamatan dan Pimpinan Ranting pada tingkat Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit
Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terbaru