Percepat Tanggulangi Karhutla, Pemprov Beri Bantuan Tiga Ekskavator

- Redaksi

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna menganggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), memberikan bantuan berupa tiga ekskavator.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan, bahwa tiga ekskavator tersebut untuk memperkuat team Manggala Agni Daops Sumatera XVII OKI.

“Masing-masing eksavator tersebut akan dikirim dari Dinas Perkebunan sebanyak satu unit. Ini digunakan untuk membangun sekat bakar. Dua unit lainnya di kirim Dinas PSDA untuk normalisasi kanal yang akan dialiri air dipompa dari Sungai Komering ke lokasi titik api sepanjang 18 kilometer,” kata Agus, Kamis (2/11/2023).

Selain mengirim eksavator, Pemprov Sumsel melalui BPBD juga akan meminta BNPB memperpanjang masa kerja team Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

“Masa kerja TMC habis pada pada 4 November ini, dan kami akan meminta diperpanjang, karena mengingat kebakaran di daerah OKI yang semakin meluas,” terang Agus.

Kepala PPI Manggala Agni Sumatera Daops XVII Sumatera Ferdian Krisnanto menuturkan, cuaca panas akibat El Nino berkepanjangan menyebabkan kekeringan, sehingga team penanggulangan Karhutla Sumsel kesulitan mendapatkan air.

“Untuk itu perlunya penekanan kepada masyarakat agar berhenti membakar lahan, karena upaya modifikasi cuaca melalui hujan buatan sangat kecil tingkat keberhasilannya,” tutur Ferdian.

“Bilamana tidak terbentuk awan hujan, sedangkan terbentuknya awan ini membutuhkan penguapan air atau evaporasi, dan evaporasi tidak bisa terjadi bilamana udara dipenuhi asap Karhutla,” kata Ferdian. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Cegah Konflik Pengalihan Air, Kapolsek Buay Madang Timur Cek Saluran Irigasi Desa Sumber Harjo
Pemkab Muba Terapkan Manajemen Talenta ASN, Karier Berbasis Kinerja dan Kompetensi

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terbaru

Mulyadi korban penganiayaan saat peliputan dirawat di RS Bhayangkara.

Kota Palembang

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:06 WIB