Perbanyak Destinasi Wisata, Generasi Muda Dituntut Gali Potensi Budaya

- Redaksi

Rabu, 24 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, membuka Festival Multi Etnis dan Lomba Kreativitas Siswa. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, membuka Festival Multi Etnis dan Lomba Kreativitas Siswa. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, mengatakan bahwa bangsa Indonesia memiliki keberagaman budaya sebagai kekayaan. Begitu juga di Pagar Alam yang memiliki banyak ragam budaya. Apabila digali dapat menambah wisata budaya serta menarik wisatawan ke Pagar Alam.

Demikian dikatakan Alpian saat membuka Festival multi Etnis serta lomba kreativitas siswa yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Pagar Alam di Gedung Serba Guna SD Negeri 74 Pagar Alam,(24/11/2021).

“Seperti kita ketahui bahwa saat ini, seiring dengan kemajuan zaman, banyak generasi muda, khususnya di Pagar Alam sudah mulai tidak mengenal budaya,” jelas Alpian.

Sebagai contoh, kata Alpian, penyebutan atau pelafalan barang-barang yang kental dengan budaya saja saat ini sudah banyak berubah.

“Makanya melalui festival multi etnis ini, tidak hanya mengenalkan budaya kepada generasi muda namun juga menggali potensi budaya lain yang dapat menambah kekayaan Kota Pagar Alam,” terangnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Pagar Alam Jemiyo Siswanto menambahkan, bahwa yang melatarbelakangi kegiatan ini karena Pagar Alam merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Sumsel yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa, baik yang terpendam maupun dipermukaan.

Sebagai ujung tombak pemajuan kebudayaan yang mengamanatkan penyebarluasan dan pemanfaatan objek pemajuan budaya, Festival Multi Etnis ini selain sebagai pemajuan budaya juga dalam membina kerukunan hidup dalam NKRI yang meskipun berbeda ragam budaya namun identitasnya tetap satu.

“Dan festiv

al ini diikuti oleh etnis besemah,etnis minangkabau,etnis batak etnis jawa, serta sangar dan komunitas pecinta megalitik sejarah seni adat besemah,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam
MERINDING! Sumsel Darurat Karhutlah, Ketua PCNU Pagar Alam Kutip Ayat Al-Qur’an Soal Larangan Merusak Bumi
Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:20 WIB

MERINDING! Sumsel Darurat Karhutlah, Ketua PCNU Pagar Alam Kutip Ayat Al-Qur’an Soal Larangan Merusak Bumi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB