Perawat RSMP yang Sebabkan Jari Balita Putus Dinonaktikan

- Redaksi

Sabtu, 4 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terkait insiden yang terjadi di RS Muhammadiyah Palembang, mengenai jari kelingking sebelah kiri seorang balita perempuan yakni Ar berumur 8 bulan, buah pasangan Suparman dan Sri, pihak RS Mumahadiyah angkat bicara ketika dikonfirmasi Sabtu (4/2/2023).

Melalui Muksin, Wadir Sdm & Aik RSMP didampangi Dr Sunardi Wadir Umum, Adm & Keuangan RSMP, pihak rumah sakit membenarkan adanya kejadian tersebut di RS Muhammadiyah Palembang, pada Jumat (3/2/2023), sekitar pukul 10.00 WIB.

“Benar adanya seorang perawat yang lalai saat bertugas ketika membuka infus Ar, pasien yang dirawat di RS dengan kasus Demam,” ungkap Muksin.

Muksin mengatakan, pihak RS Muhammadiyah Palembang bertanggungjawab atas peristiwa kelalaian ini. Dan langsung melakukan tindakan kepada anak tersebut dengan melakukan operasi penyambungan jari.

“Kita langsung melakukan tindakan operasi yang memakan waktu 1,5 jam, melakukan penyambungan jari anak tersebut,” katanya.

Setelah itu, lanjut Maksin, yang awalnya anak tersebut dirawat umum kelas III umum, usai operasi Ar dipindahkan untuk dirawat di ruang VIP dan langsung dijaga 3 perawat serta dokter spesialis.

“Ya Ar sudah kita pindahkan ke ruangan VIP, untuk perawatan, 3 perawat dan dokter pun memantau perkembangan Ar terkait operasi yang kita lakukan akibat insiden itu,” tegasnya sambil mengatakan butuh tiga hari untuk pemulihan jari Ar.

Sambungnya, pihak RS Muhammadiyah hingga sudah menempuh jalur damai dengan pihak keluarga korban. “Meminta maaf dengan keluarga korban, ibu dan bapaknya. Kami menempuh damai dengan kekeluargaan,” katanya.

Ketika ditanya mengenai inisial perawat tersebut, lebih jauh Maksih menuturkan perawat itu DN, status merupakan perawat RS Muhammadiyah tetap dan sudah 18 tahun bekerja di RS.

“Kini perawat tersebut sudah dinonaktifkan sementara, dan akan diproses dengan komite medik,” tegasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Pria 45 Tahun Diamankan Usai Petani Tewas di Lapak Sawit Aur Duri

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Berita Terbaru