Penyebab Listrik Padam, Indikasi Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Selasa, 5 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Harian GM PLN Unit Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu, Adhi Herlambang, menyampaikan permohonan maaf atas padamnya listrik. (Photo: Intan/suarapublik.id)

Pelaksana Harian GM PLN Unit Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu, Adhi Herlambang, menyampaikan permohonan maaf atas padamnya listrik. (Photo: Intan/suarapublik.id)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –  Sistem kelistrikan di beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak padam, pada Senin malam (4/7/2022), sejak pukul 18.31 WIB.

Padamnya listrik ini terjadi karena adanya gangguan sistem kelistrikan di Trip saluran udara tegangan tinggi Transmisi 150 KV jalur Lahat – Bukit Asam, dengan total pemadaman di Sumsel sebesar 699 MW.

Untuk saat ini, sistem sudah berhasil dipulihkan. Petugas PLN bergerak cepat menangani gangguan tersebut. Sehingga, pada Selasa (5/7/2022) sekira pukul 00.28 WIB, Sub Sistem Kelistrikan Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu pulih 100 persen.

Pelaksana Harian GM PLN Unit Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu, Adhi Herlambang, mengatakan pemulihan cepat dilakukan petugas PLN dengan berhasil menormalkan kembali 201 penyulang, lebih dari 21 ribu gardu distribusi dan juga 2,5 juta lebih pelanggan PLN di wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu.

“Pemulihan dilakukan bertahap, dimulai pukul 22.58 WIB Sub System Bengkulu dan Jambi lebih dahulu normal, dan untuk Sumatera Selatan normal pada Selasa dini hari. Sehingga semua listrik pelanggan di wilayah kerja S2JB sudah menyala kembali,” kata Adhi, di kantor PLN ULP Ampera.

Lanjut Adhi, meski kondisi cuaca buruk, dalam waktu cepat tim PLN berhasil memulihkan 100 persen pasokan listrik ke pelanggan pasca terjadinya gangguan di sebagian wilayah Sumatera dan Bangka diindikasikan cuaca ekstrem yang menimpa saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 KV Lahat – Bukit Asam.

“Sekarang masih kita investasi lebih lanjut penyebabnya, petugas PLN bergerak di lapangan melakukan penormalan secara bertahap mulai dari sisi Pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga ke seluruh pelanggan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Adhi mewakili PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan terdampak.

“Kami khususnya PLN wilayah Sumsel Jambi Bengkulu berkomitmen untuk melayani pelanggan kami untuk menjaga memfasilitasi pasokan listrik di Sumatera khususnya di Sumatera Selatan. Kami akan terus mengevaluasi terkait dengan SOP yakni baik penyaluran, masalah gangguan maupun recafery ketika terjadi gangguan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri
Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Sungai Lilin Sasar Tempat Hiburan dan Kafe.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Berita Terbaru