Pedagang di Pasar 16 Ilir Tolak Digusur, Pemkot Palembang Gunakan Alat Berat

- Redaksi

Selasa, 20 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar 16 ilir menolak penggusuran yang dilakukan Pemkot Palembang

Pedagang Pasar 16 ilir menolak penggusuran yang dilakukan Pemkot Palembang

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ratusan Pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang melakukan demo saat lapak mereka berjualan digusur oleh petugas Sat Pol PP Kota Palembang.

Pedagang mengaku selama berjualan di Pasar 16 ilir Palembang, mereka selalu membayar uang iuran setiap hari, bahkan, ada pedagang yang sudah membayar uang iuran hingga satu bulan ke depan.

Koordinator pedagang kaki lima di Pasar 16 Ilir Palembang Erlina (52) mengatakan bahwa dirinya dan ratusan pedagang yang lain menolak untuk digusur.

Karena menurut Erlina, sebelumnya tidak ada komunikasi mengenai penggusuran lapak di Pasar 16 Ilir.

“Kami menolak digusur, karena belum ada kepastian atau penjelasan resmi, semestinya pemerintah memberikan solusi kepada kami
untuk tetap bisa berjualan, sementara renovasi berjalan,” tegas Erlina, Selasa (20/06).

Erlina menjelaskan, pedagang kaki lima di Pasar 16 Ilir berjumlah ribuan, sementara di luar gedung ada kisaran 150 pedagang.

“Kami hanya butuh untuk makan sehari-hari, bukan untuk yang lainnya, kalau mau menertibkan atau dibersihkan silakan saja. Namun, jangan menutup akses jualan kami,”
jelas Erlina.

Selain itu kata Erlina, tidak semua pedagang memiliki dana untuk pindah ke tempat lain.

“Kami tidak punya uang, apalagi untuk membayar lapak setelah direnovasi,” keluh Erlina.

Kasi Trantib Sat Pol-PP Kota Palembang Hery mengatakan bahwa sejak subuh tadi pihaknya bersama TNI dan Polri sudah membantu PD Pasar untuk sterilisasi seputaran Pasar 16 Ilir.

“Benar, sejak subuh tadi kami sudah melakukan sterilisasi seputaran Pasar 16 Ilir Palembang,” kata Hery.

Kata Hery, awalnya hanya melakukan persuasif. Namun, karena ada penolakan, sehingga untuk sementara pihaknya akan mengawasi aktifitad pedagang agar tidak berjualan hingga rehab selesai dilakukan.

“Kami akan pending dulu, untuk diusulkan media dengan pimpinan, mencari solusi untuk pedagang yang terdampak. Kendati demikian, kami tetap mengawasi pedagang untuk tidak berjualan di sekitaran Pasar 16 Ilir Palembang,” tutup Hery. (*)

Berita Terkait

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang
Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri
Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:14 WIB

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang

Minggu, 27 September 2026 - 17:09 WIB

Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46 WIB

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Berita Terbaru