Pancasila di Balik Rutinitasku

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Dinda Fazilatun Nisa

Prodi  : D-III Gizi

 

Pancasila di Balik Rutinitasku

 

Perkenalkan, namaku Dinda Fazilatun Nisa. Aku mahasiswa baru yang lagi berjuang keras buat dapetin nilai yang terbaik. Di tengah rutinitas belajar yang kadang bikin aku capek, ternyata kalau dipikir-pikir lagi, kegiatan sehari-hariku itu nggak jauh-jauh dari nilai-nilai Pancasila, dari sila pertama sampai kelima.

 

Contohnya tiap pagi aku selalu mulai hari dengan shalat dan berdoa dulu. Ini sih menurutku bentuk paling sederhana dari sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Shalat lima waktu buatku bukan cuma kewajiban, tapi juga jadi momen buat “istirahat sejenak” dari pikiran soal tugas kuliah dan target nilai, sambil tetap inget kalau semua yang aku jalani ini nggak lepas dari campur tangan Tuhan.

 

Habis itu, biasanya kegiatan aku setelah pulang kuliah, aku biasanya bantu-bantu di rumah, kayak nyuci piring sama nyapu. Kelihatannya sepele, tapi ini sebenarnya nyambung sama sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dengan bantu orang tua tanpa minta imbalan, aku jadi lebih ngerti gimana capeknya mereka kerja buat keluarga, dan itu bikin aku belajar buat lebih peka sama orang di sekitar.

 

Di lingkungan yang baru ini, aku juga berusaha buat deket sama teman-teman dari berbagai latar belakang. Meskipun aku lagi ngejar nilai yang terbaik, aku nggak mau persaingan itu bikin renggang sama teman. Ini yang aku anggap sebagai wujud sila ketiga, Persatuan Indonesia. Persaingan boleh, tapi tetap kompak.

 

Kalau ada tugas kelompok atau beda pendapat sama teman, aku lebih suka nyelesaiinnya lewat diskusi bareng-bareng daripada maksain kemauan sendiri. Ini nyambung ke sila keempat, soal musyawarah. Menurutku, dengerin pendapat orang lain itu penting banget, baik pas kerja kelompok atau pas bagi-bagi tugas rumah sama keluarga.

 

Terus soal tugas rumah, aku sama keluarga biasanya bagi rata sesuai kemampuan masing-masing, biar nggak ada yang ngerasa paling capek sendiri. Biasanya adek aku dia paling beres – beresin barang yang berantakan atau membuang sampah, terus kakak biasanya bantuin ayah kaya nyuci motor atau mobil, terus membersihkan AC, dan lain sebagainya.

 

Sedangkan aku biasanya membantu mama nyuci piring, nyapu, nyuci baju, menyiram tanaman dan apapun yang Ayah Mama perintahkan. Ini contoh kecil dari sila kelima, Keadilan Sosial, yang menurutku emang dimulai dari hal-hal kecil kayak gini, dari rumah dulu si.

 

Buat aku, perjuangan ngejar nilai terbaik itu bukan cuma soal angka, tapi juga soal gimana aku ngejalaninnya dengan tetap pegang nilai-nilai yang udah diajarin sejak kecil. Pancasila bukan cuma hafalan buat ujian, tapi jadi pedoman yang beneran aku pakai tiap hari, mulai dari ibadah, bantu orang tua, gaul sama teman, sampai belajar sungguh-sungguh.

Berita Terkait

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan Ratusan Masker ke Warga Palembang
Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Aku dan Pancasila
Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda
Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan Ratusan Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB