Nama. :Assafiyah Nurussyadah
NIM :PO7124226015
Program Studi :D4 Kebidanan
Pancasila dalam Tindakan, Bukan Sekadar Ucapan
Saya lahir dan besar di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, sebuah daerah yang kental dengan nilai gotong royong dan kearifan lokal. Sebagai mahasiswa baru di Poltekkes Kemenkes Palembang, nilai-nilai tersebut terus membentuk sikap dan perilaku saya sehari-hari. Dalam pergaulan dan kerja sama, saya selalu mengedepankan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab, baik saat mengerjakan tugas kelompok, berdiskusi dengan teman, maupun melaksanakan kegiatan bersama warga sekitar. Saya percaya kerja sama yang baik dimulai dari komunikasi yang jelas, saling menghargai, dan kesiapan untuk saling membantu.
Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan saya untuk menjaga hubungan spiritual dan menghormati perbedaan keyakinan. Saya aktif berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan selalu berusaha menunjukkan toleransi terhadap orang yang memiliki latar belakang berbeda. Sikap ini membuat saya mampu membangun relasi yang harmonis dan menolak tindakan diskriminatif
Kemanusiaan yang adil dan beradab tercermin dalam kepedulian saya terhadap orang lain. Saya sering terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan, seperti membantu tetangga yang membutuhkan dan berpartisipasi dalam program kebersihan lingkungan. Melalui pengalaman tersebut, saya belajar bahwa menghargai martabat setiap manusia tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata.
Persatuan Indonesia menjadi semangat yang saya bawa ketika bekerja dalam tim. Di kampus dan organisasi, saya mencoba menjadi jembatan yang menghubungkan perbedaan pendapat, mengutamakan tujuan bersama di atas kepentingan pribadi. Prinsip ini membantu saya menciptakan suasana kerja sama yang produktif dan saling menghargai.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengajarkan saya pentingnya mendengarkan sebelum berbicara. Dalam setiap keputusan kelompok, saya mendorong diskusi terbuka dan pertimbangan yang matang sehingga hasil yang diambil merupakan kesepakatan bersama. Sikap demokratis ini memperkuat kemampuan saya mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengajarkan saya untuk memperlakukan setiap orang dengan adil tanpa membeda-bedakan. Saya percaya setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Oleh sebab itu, saya berusaha mendukung pendidikan dan membantu mereka yang membutuhkan semampu saya.
Melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pribadi dan sosial, saya berupaya menjadi warga negara yang bertanggung jawab, toleran, dan produktif. Nilai-nilai tersebut bukan sekadar teori, melainkan pedoman praktis yang membentuk identitas dan komitmen saya untuk berkontribusi pada kemajuan keluarga, komunitas, dan bangsa.










