Pancasila dalam Keseharianku

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Naila Alexsa

NIM  : PO7124126101

Prodi : D3 Kebidanan

 

Pancasila dalam Keseharianku

 

Pancasila bukan hanya tulisan yang terpampang di dinding sekolah atau lagu yang dinyanyikan saat upacara. Kelima sila Pancasila merupakan pedoman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya, menerapkan nilai-nilai Pancasila dapat membantu saya menjadi pribadi yang lebih baik dan menciptakan hubungan yang harmonis dengan orang-orang di sekitar.

 

Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa

Saya menerapkan sila pertama dengan beribadah sesuai agama yang saya yakini, menghormati teman yang berbeda agama, serta tidak mengejek atau merendahkan keyakinan orang lain.

Jika tidak menerapkan sila ini, saya dapat kehilangan pegangan dalam menjalani kehidupan. Saya juga dapat menjadi pribadi yang sombong, suka memaksakan kehendak, dan kurang menghargai orang lain sehingga membuat hubungan pertemanan menjadi tidak nyaman.

 

Sila 2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Saya berusaha memperlakukan semua orang dengan baik dan tidak membeda-bedakan berdasarkan keadaan ekonomi, suku, maupun asal daerah. Jika ada teman yang mengalami kesulitan, saya berusaha membantu sesuai kemampuan dan menjaga perasaan orang lain.

Jika tidak menerapkannya, saya dapat menjadi pribadi yang kasar, sombong, dan suka merendahkan orang lain. Sikap tersebut dapat membuat saya dijauhi oleh orang lain serta menimbulkan rasa tidak nyaman dalam pergaulan.

 

Sila 3: Persatuan Indonesia

Saya menerapkan sila ketiga dengan menjaga kerukunan, menghindari pertengkaran, menghargai perbedaan, serta merasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Saya juga berusaha mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.

Jika tidak menerapkannya, saya dapat menjadi pribadi yang egois dan hanya mementingkan diri sendiri atau kelompok tertentu. Hal tersebut dapat menimbulkan perpecahan, membuat hubungan dengan orang lain menjadi renggang, dan memudahkan terjadinya konflik.

 

Sila 4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Saya menerapkan sila keempat dengan menyelesaikan masalah melalui musyawarah, mendengarkan pendapat orang lain, dan tidak memaksakan kehendak. Saya juga menghargai keputusan yang telah disepakati bersama.

Jika tidak menerapkannya, saya dapat menjadi pribadi yang keras kepala dan tidak mau mendengarkan orang lain. Akibatnya, masalah akan lebih sulit diselesaikan dan dapat menimbulkan perselisihan serta hilangnya kepercayaan dari orang lain.

 

Sila 5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Saya menerapkan sila kelima dengan rajin berusaha, tidak menghamburkan uang, berbagi dengan orang yang membutuhkan, serta berusaha bersikap adil kepada siapa pun.

Jika tidak menerapkannya, saya dapat menjadi pribadi yang serakah, hanya mementingkan kepentingan sendiri, dan tidak peduli terhadap keadaan orang lain. Sikap tersebut dapat menimbulkan rasa iri, ketidakadilan, dan konflik di lingkungan sekitar.

 

Penutup

Menurut saya, menerapkan nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya pedoman bagi negara, tetapi juga dapat menjadi pedoman bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menghargai orang lain, menjaga persatuan, dan menciptakan kehidupan yang aman, tenang, serta damai.

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota
Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis
APHI, Pemprov Sumsel dan Mitra APP Group Libatkan 80 Relawan Bagikan 8.000 Masker
Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara
Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati
Jamin Hak Pendidikan Bagi WBM, Rutan Kelas IIB Baturaja Jalin Kerjasama Dengan PKBM
Fadli Zon Minta Cagar Budaya Harus Inovasi Dengan Teknologi Untuk Menarik Masyarakat 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:02 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota

Jumat, 11 September 2026 - 19:57 WIB

Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati

Berita Terbaru