Pancasila dalam Keseharian : Refleksi Hidup dan Berkelakuan

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Qanita Alilatulbariza

NIM   : PO7133126027

Prodi : D3 Sanitasi

 

Pancasila dalam Keseharian : Refleksi Hidup dan Berkelakuan

 

Sila Pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa, Penerapan nilai ketuhanan Saya rasakan dalam wujud toleransi antartetangga. Ketika tetangga beda iman merayakan hari besarnya, kami saling menjaga ketenangan dan berkunjung untuk bersilaturahmi. Saling menghormati waktu ibadah tanpa merasa terganggu menjadi bentuk iman yang inklusif di lingkungan tempat tinggal.

 

Sila Kedua : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Pengalaman bersosialisasi mengajari Saya untuk memperlakukan siapa saja tanpa memandang status sosial. Saat melihat rekan kerja atau tetangga mengalami musibah, kesadaran untuk mengulurkan bantuan tanpa pamrih lahir begitu saja. Menjaga tutur kata, menghargai perasaan orang lain, serta menolak perundungan adalah wujud empati kemanusiaan yang berusaha saya jaga.

 

Sila Ketiga : Persatuan Indonesia, Kerukunan dalam keberagaman sangat terasa saat kegiatan gotong royong warga. Dalam kerja bakti membersihkan saluran air desa, perbedaan suku, ras, maupun latar belakang politik melebur begitu saja. Kami bekerja bersama, bersenda gurau, dan menikmati hidangan yang disajikan warga secara bergantian.

 

Sila Keempat : Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Prinsip ini paling sering Saya terapkan saat mengambil keputusan kelompok, baik di lingkungan RT maupun pekerjaan. Menahan ego, mendengarkan pandangan orang lain dengan kepala dingin, dan mengutamakan mufakat di atas kepentingan pribadi menjadi kunci agar tidak terjadi konflik berkepanjangan.

 

Sila Kelima : Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Keadilan sosial dimulai dari perilaku tidak semena-mena terhadap hak orang lain. Mematuhi antrean fasilitas umum, membagi peran secara seimbang dalam tugas bersama, serta menyisihkan sebagian rezeki untuk mereka yang membutuhkan adalah wujud kepedulian agar kesejahteraan dapat dirasakan bersama.

 

Melalui kelima sila ini, Saya menyadari bahwa menjadi warga negara yang baik tidak memerlukan aksi megah. Cukup dengan mempraktikkan tenggang rasa, keadilan, dan kerja sama dalam aktivitas harian, Pancasila akan terus hidup dan menjaga keharmonisan kita.

Berita Terkait

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: Langkah Kecil untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Menerapkan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila dalam Langkah Kecil Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Mahasiswa Kebidanan
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: Langkah Kecil untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Menerapkan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:58 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:51 WIB

Sumsel

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:49 WIB

Sumsel

Menerapkan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:36 WIB