Blog

  • Kades Air Senggeris Lantik Perangkat Desa Yang Baru dan Mutasi Jabatan Perangkat Desa

    Kades Air Senggeris Lantik Perangkat Desa Yang Baru dan Mutasi Jabatan Perangkat Desa

    SUARAPUBLIK..ID, BANYUASIN — Setelah melakukan beberapa tahapan proses seleksi oleh Timsel yang bekerja independen beberapa waktu lalu, Kepala Desa (Kades) Air Senggeris Ardiansyah melantik dan mengambil sumpah jabatan Fina Anggraini, selaku Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha dan Umum.

     

    Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa ini, bertempat di Kantor Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Senin (17/7). Hadir Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi, Ketua BPD Air Senggeris Subendi, beserta anggota, P2UKD Ustadz Arkondi dan tokoh masyarakat.

     

    Dalam kesempatan itu Kepala Desa Air Senggeris Ardiansyah, juga melakukan Mutasi jabatan guna untuk penyegaran. Dimana dalam mutasi jabatan ini, Deni Andriadi yang sebelumnya menjabat Kepala Urusan Perencanaan dilantik untuk menduduki jabatan baru selaku Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan.

     

    Sementara, Rosihan Topan yang sebelumnya menjabat selaku Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha dan Umum, dilantik untuk menduduki jabatan yang baru selaku Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan.

     

    Kepala Desa Air Senggeris Ardiansyah, menerangkan, sebelumnya Kepala Seksi Pelayanan dijabat Yayanti Misnaini, berhubung yang bersangkutan telah mengundurkan diri, maka untuk mengisi kekosongan, Pemerintah desa Air Senggeris melakukan penjaringan perangkat desa yang baru.

     

    Lanjut Ardiansyah, dari hasil penjaringan dan setelah dilakukan seleksi oleh Timsel, dimana Fina Anggraini dinyatakan lolos dalam seleksi tersebut. Namun karena adanya Mutasi jabatan guna untuk penyegaran jadi Fina Anggraini dilantik untuk menduduki jabatan selaku Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum.

     

    “Guna untuk penyegaran, jadi hari ini selain melantik perangkat yang baru, kami juga melakukan Mutasi jabatan yang mana Deni Andriadi yang sebelumnya menjabat Kepala Urusan Perencanaan dilantik untuk menduduki jabatan baru selaku Kepala Seksi Pelayanan,” ungkap Ardiansyah.

     

    “Sementara, Rosihan Topan yang sebelumnya menjabat Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, dilantik untuk menduduki jabatan baru selaku Kepala Urusan Perencanaan. Untuk Fina Anggraini yang baru saja dilantik menduduki jabatan selaku Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum,” timpal dia.

     

    Ardiansyah, mengharapkan khususnya Fina Anggraini yang baru saja usai dilantik sebagai perangkat desa yang baru untuk menduduki jabatan selaku Kaur Tata Usaha dan Umum agar segera bisa berkontribusi yang baik kepada rekan -rekan perangkat desa lainnya.

     

    “Selamat bergabung Fina Anggraini. Semoga bisa bekerjasama yang baik demi memajukan Desa Air Senggeris yang lebih baik lagi. Begitu juga kepada Deni Andriadi dan Topan Rosihan, untuk bisa lebih giat lagi dalam melaksanakan tugas,”ungkapnya.

     

    “Kepada seluruh perangkat desa mari kita bekerja sama, dan bahu membahu dalam melayani masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kalian masing – masing secara profesional. Bukan tidak mungkin kedepannya perangkat desa diangkat menjadi ASN,” tegas dia.

     

    Ardiansyah, juga menekankan kepada seluruh jajaran perangkat desa agar handphone selalu aktif 24 jam karena pemerintah desa adalah pelayan masyarakat.”Bagi perangkat desa yang piket jama 07.30 WIB kantor desa harus sudah buka. Kalau tidak sanggup silahkan mengundurkan diri,”jelasnya.

     

    Sementara itu, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi berpesan kepada seluruh perangkat desa, baik yang baru dilantik maupun yang sudah lama agar bekerjasama dengan Kepala Desa. Jangan mengambil keputusan sendiri.

     

    “Kepada seluruh perangkat desa, saya ingatkan agar bekerjasama dengan Kepala Desa. Jangan mengambil keputusan sendiri, karena di jajaran Pemerintah desa itu atasannya Kepala Desa,” ungkap Bambang Setiadi.

     

    Dikatakan nya juga, bahwa Kepala desa tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya bantuan dari perangkat desa.”Juga perlu kami sampaikan disini, mari kita sukseskan 7 program dan 12 gerakan yang selalu digaungkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin,” pungkas dia. (Adm)

  • Program Inovatif Desa, Kades  Air Senggeris Beri Santunan Kematian Kepada Keluarga Almarhum Ahmad Sayuti 

    Program Inovatif Desa, Kades  Air Senggeris Beri Santunan Kematian Kepada Keluarga Almarhum Ahmad Sayuti 

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Pemerintah Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, memberikan Santunan kematian kepada keluarga Almarhum dari Ahmad Sayuti yang telah meninggal dunia pada Minggu kemarin, Tanggal 16 Juli 2023.

     

    Santunan ini adalah program inovatif dari Pemerintah Desa Air Senggeris dalam pemberian santunan berupa bahan sembako sebagai salah satu bentuk empati Pemerintah Desa Air Senggeris atas meninggal warganya.

     

    Kades Air Senggeris Ardiansyah, yang didampingi jajaran perangkat desa, menyerahkan langsung santunan tersebut yang diterima langsung istri Almarhum Ahmad Sayuti yakni Suryani (48) di kediamannya, Senin (17/7).

     

    Kades Air Senggeris Ardiansyah, mengatakan bahwa santunan ini dari 3 persen Dana Desa (DD) tahun 2023 yang diperuntukan untuk kepentingan sosial seperti, masyarakat yang kurang mampu, tertimpa musibah, sakit, dan termasuk kematian.

     

    “Jadi santunan yang kami berikan ini anggarannya dari 3 persen Dana Desa. Santunan yang kami serahkan kepada keluarga almarhum Ahmad Sayuti ini

    berupa sembako seperti beras, gula pasir, kopi, susu, air mineral dll,”ujar Kades Ardiansyah.

     

    Kades Ardiansyah, menyebut, sebelumnya, dari 3 persen Dana Desa tahun 2023 sudah banyak warga Desa Air Senggeris yang sudah diberi santunan, seperti warga yang tertimpa musibah, warga yang miskin, dan warga yang sakti.

     

    “Sebelumnya kami juga telah memberikan santunan kepada warga lain yang tertimpa musibah, warga yang kurang mampu, dan warga yang sakit. Santunan tersebut kami berikan berupa uang tunai dari nilai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta,” ungkap dia.

     

    Ia menjelaskan, kepala keluarga sebagian besar menjadi penopang kebutuhan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Air Senggeris memiliki tanggung jawab lebih untuk memastikan warganya bisa terlindungi.

     

    “Adanya santunan tersebut diharapkan bisa mengobati sedikit kesedihan keluarga Almarhum Ahmad Sayuti yang ditinggalkan. Setidaknya, bisa membantu mengamankan finansial untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

    ungkap dia.

     

    Kades Ardiansyah, juga mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Ahmad Sayuti dan semoga amal baik almarhum semasa hidupnya diterima oleh Allah SWT. Juga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menerima musibah ini.

     

    Sementara itu, Suryani (48) istri dari almarhum Ahmad Sayuti, mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas pemberian santunan kepada keluarganya.”Terima Kasih banyak pak Kades Ardiansyah atas pemberian santunannya,” ucap dia.(Adam).

  • Astra Honda Kuasai Podium Kelas Bergengsi Mandalika Racing Series

    Astra Honda Kuasai Podium Kelas Bergengsi Mandalika Racing Series

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil mempertahankan podium tertinggi di kelas sport 250cc dan kelas Superbike & National Super Sport pada dua race di seri kedua kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) (15-16/7). Para pebalap ini tampil impresif sejak sesi kualifikasi dengan menempati posisi lima besar di dua kelas yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat.

    Pada kelas sport 250cc, Rheza Danica Ahrens dan Veda Ega Pratama menyumbang podium pertama dan kedua secara beruntun pada dua race. Rheza yang start dari posisi pertama dan Veda yang memulai balapan dari posisi ketiga bersaing ketat untuk memberikan prestasi terbaik pada gelaran balap motor tingkat nasional. Pada race pertama (15/6), Rheza langsung memberikan kemampuan terbaiknya sejak balapan dimulai dengan meninggalkan para pebalap lain dan fokus terhadap jalannya balap hingga mencapai garis finis di posisi pertama. Veda Ega Pratama yang start dari posisi ketiga harus berjuang keras menghadapi rombongan pertama. Dengan tekad yang kuat mempersembahkan podium, ia dapat menyodok ke posisi kedua dan mempertahankan posisi hingga balapan selesai. Dua pebalap lainnya yang turun pada kelas sport 250cc yakni M.K.Ramadhipa dan Herjun Atna Firdaus yang start di posisi ke-4 dan ke-7 tidak dapat menyelesaikan balapan karena terjatuh saat berjuang memperebutkan posisi podium.

    Pada race kedua yang diselenggarakan hari Minggu (16/7), keempat pebalap Astra Honda di kelas sport 250cc kembali bersaing dengan 16 pebalap nasional lainnya. Rheza memimpin jalannya balap dengan kembali meninggalkan pebalap lainnya dan Veda yang tampil gemilang mampu menyusul rider terdepan. Pada lap akhir, kedua pebalap saling beradu kecepatan untuk meraih podium pertama hingga menyentuh garis finis dan akhirnya menempati posisi pertama dan kedua. Herjun Atna Firdaus dan M.K.Ramadhipa berhasil menuntaskan balapan dan menempati posisi 11 dan 17.

    “Saya bersyukur bisa kembali meraih dua kali podium tertinggi di Mandalika ini. Semoga konsistensi saya bisa terus terjadi sampai putaran akhir nanti,” Ujar Rheza.

    Dengan hasil ini Rheza berhasil menempati peringkat satu pada klasemen sementara dengan catatan 100 poin sedangkan Veda berada di posisi kedua dengan catatan 60 poin. Sedangkan M.K.Ramadhipa dan Herjun Atna Firdaus mampu catatankan 22 poin dan 5 poin dengan menempati posisi ke-8 dan ke-21.

    Podium Tertinggi
    Selain Rheza dan Veda yang tampil adidaya di ajang MRS pada kelas kelas Superbike & National Super Sport yakni pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) M. Adenanta Putra yang pertama kali menyicipi persaingan balap motor di sirkuit kebanggaan Indonesia juga berhasil mempersembahkan dua podium tertinggi. Dengan menunggangi Honda CBR600, dia memulai balapan grid pertama berdasarkan waktu tercepat yakni 1:43.500 yang didapatkan pada lap ke-8. Pebalap asal Magetan ini tidak terbendung dengan meninggalkan para pebalap lainnya sejak awal balapan hingga akhirnya finis di posisi pertama pada race pertama. Pada race kedua, Adenanta kembali tampil gemilang dengan menyuguhkan kemampuan terbaiknya dan kembali meraih podium pertama.

    “Senang sekali saya dapat menyelesaikan kejuaraan di Mandalika ini dengan double podium. Mudah-mudahan bisa menjadi tambahan modal untuk saya di kejuaraan selanjutnya,” ujar Adenanta.

    General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan keikutsertaan pada ajang ini merupakan hal bagus bagi para pebalap untuk terus mengasah kemampuannya dan memberikan bekal semangat bagi para pebalap untuk mendapatkan berbagai pembelajaran dalam mengarungi balapan di musim ini.

    “Daya juang tinggi para pebalap dapat dilihat dengan menghadirkan kemampuan terbaiknya pada setiap kejuaraan yang diikutinya, baik ditingkat Nasional hingga Internasional. Kami berharap kesempatan ini dapat menjadi momentum para pebalap untuk memberikan prestasi terbaik dan mengasah kemampuan hingga nantinya dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah balap tingkat dunia,” ujar Andy.

    Balapan Mandalika Racing Series akan kembali dilakoni oleh para pebalap pada bulan November dan menjadi seri pamungkas. Seluruh rangkaian balapan tetap digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat. (*)

  • 41 KPM Kecipratan BLT Tiga Bulan Sekaligus

    41 KPM Kecipratan BLT Tiga Bulan Sekaligus

    SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Mekar Jaya (3A), Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2023. BLT DD tahun 2023 ini merupakan BLT DD tahap ke II, mulai dari April, Mei dan Juni 2023.

    Kepala Desa (Kades) Mekar Jaya, Fahrizon, mengatakan, ada 41 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BLT DD tahap II tahun 2023 ini.

    “BLT DD tahap II, April, Mei, Juni, per bulan Rp 300 ribu, dibayar 3 bulan. Jadi mereka menerima langsung 3 bulan sebesar Rp 900 ribu,” kata Fahrizon, disela-sela pembagian BLT DD tahap II tahun 2023.

    Kegiatan ini lanjut Fahrizon, merupakan kewajiban Pemerintah Desa Mekar Jaya, dalam mengelola Dana Desa dalam bentuk pembagian BLT kepada KPM.

    Selain itu, ditambahkan Fahrizon, yang menerima BLT DD tahap II ini, sama dengan yang tahap pertama, yaitu diutamakan lansia dan miskin ekstrim yang sama sekali belum tersentuh bantuan sosial (bansos) lainnya.

    “Saya berharap, bantuan ini digunakan dengan sebaik-baiknya, terutama yang miskin ekstrim ini bisa membantu kebutuhan mereka ekonomi sehari-hari. Karena selama ini mereka untuk makan saja dibantu oleh tetangga,” harapnya.

    Sementara itu pendamping Kecamatan Tebing Tinggi Susanti, meminta kepada KPM yang menerima BLT DD ini agar dipergunakan dengan sebaik-baik mungkin. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. (ANA)

  • Jatanras Buru Massa Penyerang Polisi di Empat Lawang

    Jatanras Buru Massa Penyerang Polisi di Empat Lawang

    SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Kasus Penyerangan terhadap lima Anggota Polisi di Kabupaten Empat Lawang, mendapat sorotan dari Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum pun, diterjunkan guna memburu pelaku penyerangan terhadap Brigpol DK, hingga mengalami luka robek di kepala.

    “Ya, anggota Jatanras Polda Sumsel sudah terjun ke lokasi untuk mem-back up kasus pengeroyokan terhadap lima anggota Polisi di Polsek Ulu Musi,” jelas Kapolres Empat Lawang, AKBP Helda Prayitno, Minggu (16/7/2023).

    Kata Helda, saat ini tim gabungan dari Polres Empat Lawang dan Polda Sumsel telah menelusuri wilayah tersebut untuk memburu sekelompok orang yang diduga melakukan penyerangan terhadap lima Anggota Polsek Ulu Musi, pada Rabu (12/7/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Sebelumnya, lima anggota Unit Reskrim Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang diserang orang tak dikenal (OTK) saat hendak melakukan patroli hunting kring serse di wilayah hukum Desa Lubuk Puding, Kecamatan Ulu Musi.

    Lima anggota Polisi yang menjadi korban penyerangan tersebut yakni, Brigpol DK, Aipda MF, Bripka MB, Briptu HM dan Briptu SJ. Dari kelima anggota tersebut satu orang mengalami luka berat yakni Brigpol DK, mengalami luka robek di kepala diserang menggunakan batu dan kayu.

    Menurut Helda, peristiwa itu terjadi saat Anggota Unit Reskrim Polsek Ulu Musi melakukan giat patroli hunting kring serse di Desa Lubuk Puding, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

    “Bermula penyerangan itu terjadi ketika saat kelima anggota Unit Reskrim Polres Ulu Musi melakukan giat partoli. Setelah itu mereka berniat untuk beristirahat di sebuah pondok di Desa Lubuk Puding dan tiba-tiba datang sekelompok massa sekitar 20 orang menggunakan motor langsung menyerang anggota dengan melemparkan kayu dan batu,” jelas Helda.

    Akibat penyerangan ini, Brigpol DK, satu dari lima anggota polisi yang melakukan patroli menggalami luka di bagian kepala. Selain itu, satu buah mobil minibus milik anggota juga menggalami rusak berat. Mobil polisi itu diduga dirusak sejumlah massa. (ANA)

  • Pj Bupati Apriyadi Tinjau Pembangunan Bedah Rumah Warga di Kecamatan Babat Supat

    Pj Bupati Apriyadi Tinjau Pembangunan Bedah Rumah Warga di Kecamatan Babat Supat

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Sebelumnya Sabtu Meninjau Langsung Pembangunan Bedah rumah di Kecamatan Sungai Keruh dan Minggu siang ini warga Desa Seratus Lapan Kecamatan Babat Supat dikejutkan dengan kedatangan Pj Bupati Apriyadi Mahmud. Kali ini, giliran warga prasejahtera di Desa Seratus Lapan mendapatkan perhatian langsung dari orang nomor wahid di Bumi Serasan Sekate itu.(Minggu,16/7/2023)

    Di kesempatan tersebut, Pj Bupati Apriyadi Mahmud meninjau Pembangunan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Seratus Lapan Kecamatan babat Supat sebagai bagaikan percepatan penurunan angka kemiskinan dan Merehab rumah menjadi layak huni untuk warga Musi Banyuasin .

    Tak sendiri, meski hari libur Pj Bupati Apriyadi Mahmud turut didampingi Kepala Dinsos Muba Ardiansyah SE MM, Sekretaris DPRD Muba Marko Susanto SSTP MSi, Kabid Komunikasi Publik Kominfo Kartiko Buwono SE MSi, Plt Kabag Prokopim Muba Muhammad Agung Perdana SSTP MSi, Camat Babat Supat Debby Herianto SSTP MSi, dan Baznas Muba.

    “Di Kecamatan Babat Supat ada 9 unit rumah warga yang kita berikan bantuan bedah rumah atau pembangunan RTLH, dan hari ini kita tinjau langsung progress di Desa Seratus Lapan yang mendapatkan program pembangunan sebanyak 4 unit,” ungkap Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

    Ia berharap, melalui program bantuan pembangunan RTLH angka kemiskinan ekstrem di Muba terus menurun. “Kita terus gencarkan program-program yang berdampak langsung ke masyarakat,” dan sudah menjadi kewajiban Pemerintah membantu warganya dan ini merupakan program percepatan pengetasan kemiskinan yang kita tindak lanjuti secara nyata.” tegasnya.

    Sementara itu, salah satu penerima program bantuan pembangunan RTLH di Desa Seratus Lapan, Rosdiana mengaku sangat senang dan bahagia mendapatkan bantuan program pembangunan RTLH.

    “Kalau mau bangun rumah sendiri kami sangat keterbatasan. Alhamdulillah kepedulian Pemerintah Muba melalui pak Bupati Apriyadi kami bisa mendapatkan pembangunan rumah yang layak,” tuturnya.

    Senada diungkapkan Aliman, ia juga mengaku tak menyangka mendapatkan bantuan bedah rumah dan apalagi didatangi langsung Bupati Muba Apriyadi.

    “Kami terus terang terkejut didatangi pak Bupati Apriyadi, apalagi hari ini hari libur kerja. Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada keluarga kami,” ucapnya.

    Kadinsos Muba, Ardiansyah SE MM merinci untuk di Kecamatan Babat Supat tercatat ada sebanyak 9 unit rumah program pembangunan RTLH yang dikucurkan.

    “Diantaranya, 4 unit di Desa Seratus Lapan, 3 unit Desa Gajah Muda, dan 2 unit di Desa Sukamaju. Semoga bantuan permbangunan RTLH ini bermanfaat dan diharapkan mengentaskan kemiskinan ekstrem di Muba,” tandasnya. (*)

  • Polres Sukabumi Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 14 Tersangka

    Polres Sukabumi Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 14 Tersangka

    SIUARAPUBLIK.ID, SUKABUMI – Ratusan gram narkotika jenis sabu dan ganja gagal beredar setelah berhasil diamankan jajaran Satuan Narkoba Polres Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (15/7/2023).

    Barang barang haram tersebut diamankan dari tangan 14 orang tersangka sebagai pengedar, terdiri dari 12 orang laki laki dan 2 orang perempuan. Mereka diamankan di wilayah berbeda yakni kecamatan Cicurug, Cibadak, Caringin, Parungkuda, Cidahu, Pelabuhan ratu, Cicantayan, dan Parungkuda.

    Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, didamping Kasat Narkoba AKP Enjo Sutarjo dan Kasi Humas Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan, tersangka yang berhasil diamankan di wilayah kecamatan Cicurug sebanyak 2 orang laki-laki berinial TR dan RA dengan 90 paket sabu seberat 37,67 gram, dan 2 perempuan NA dan SF dengan barang bukti 11 paket sabu seberat 2,84 gram.

    Untuk tersangka yang diamankan di wilayah kecamatan Cibadak sebanyak 3 orang berinisial AR, NS dan EH dengan barang bukti sebanyak 30 paket sabu seberat 11,04 gram.

    “Tersangka yang Cibadak ini memang pada saat diamankan Tim Opsnal, mencoba menghilangkan barang bukti dengan membuang di semak-semak, namun berhasil diamankan tim kita,” ujar Maruly.

    Maruly mengatakan, tersangka yang diamankan di wilayah kecamatan Caringin satu orang berinisial MG dengan barang bukti 2 paket sabu seberat 27,11 gram, ditambah satu orang berinisial IN diamankan di kecamatan Parungkuda dengan barang bukti 15 paket sabu seberat 9,48 gram.

    Kemudian Tim Opsnal Satnarkoba mengamankan satu tersangka berinisial AW di Kecamatan Cidahu dengan 6 paket Sabu seberat 3,44 gram.

    Masih kata Maruly, perburuan Tim Opsnal terus berlanjut dan kembali mengamankan 2 orang tersangka berinisial DG dan DI di wilayah Kecamatan Palabuhanratu berikut barang bukti 6 paket sabu seberat 10,72 gram, dan di Kecamatan Cicantayan diamankan satu orang tersangka berinisial SW dengan 29 paket sabu seberat 7,23 gram.

    “Yang satu orang berinsial DP di amankan di wilayah kecamatan Parungkuda dengan barang bukti 12 paket ganja seberat 2,45 Kg. Nah dari beberapa perkara kasus penyalahgunaan narkotika yang berhasil Satnarkoba ini, dilakukan dalam satu bulan kebelakang,” jelasnya.

    Lanjut Maruly, adapun modus operandi yang dilakukan para tersangka yang telah berhasil diamankan, mereka memperjualbelikan atau mengedarkan dengan cara bertransaksi barang barang haram tersebut dilakukan dengan bertemu langsung atau dengan sistem tempel.

    “Sistem tempel dimaksud barangnya dititipkan kita bilang. Para tersangka ini diterapkan dengan UU narkotika yaitu UU nomor 35 tahun 2009 dengan penerapan pasal dari mulai 114, 112 dan atau 111 dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup,” tegasnya. (ANA)

  • Pecandu Narkoba Diduga Lagi Sakau, Aniaya Istri karena tidak Diberi Uang

    Pecandu Narkoba Diduga Lagi Sakau, Aniaya Istri karena tidak Diberi Uang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang pria di Palembang inisial MA (54), nekat menganiaya istrinya hanya karena tidak diberi uang Rp200 ribu. Dia diduga memukul istrinya, Maria Ulfa (42), karena sedang dalam kondisi sakau ingin memakai narkoba.

    Kasus tindak pidana penganiayaan ini, terungkap setelah korban Maria Ulfa, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Sabtu (15/7/2023).

    Menurut pengakuan warga Jalan Ki Merogan, Lorong Karya Tani, Kecamatan Kertapati Palembang ini, dirinya mengalami luka memar di mata sebelah kiri dan nyeri di kepala, usai dianiaya suaminya.

    “Kejadiannya itu berlangsung di rumah kami pada Kamis pagi (13/7/2023), sekitar pukul 06.00 WIB. Awalnya dia (terlapor) membangunkan saya saat masih tidur, meminta uang Rp200 ribu. Tapi tidak saya kasih, karena memang lagi tidak ada uang,” ungkap Maria Ulfa.

    Lantaran tidak diberi uang, lanjut ibu rumah tangga (IRT) ini, suaminya pun tiba-tiba marah dan langsung memukul bagian kepala dan mata kirinya.

    “Usai dipukul, saya lari ke kamar anak. Dia memang seperti itu. Kalau suami saya lagi sakau narkoba (suka main pukul). Dan dua bulan terakhir ini dia juga sudah tidak bekerja lagi,” terangnya.

    Diakui korban, dirinya sudah tidak tahan lagi atas perilaku suaminya tersebut.

    “Efeknya itu juga saya takut nanti sampai ke anak-anak. Sering juga dia menuduh saya selingkuh, dipaksanya untuk mengaku. Padahal tidak pernah saya selingkuh,” tuturnya.

    Dia berharap, usai membuat laporan polisi, suaminya dapat ditangkap. Laporan korban sendiri sudah diterima pihak kepolisian SPKT Polrestabes Palembang. Selanjutnya laporan korban diserahkan ke unit Reskrim untuk ditindaklanjuti. (ANA)

  • Geledah Rumah Mailan Polisi Temukan Ganja

    Geledah Rumah Mailan Polisi Temukan Ganja

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kepolisian Resor (Polres) Lahat melalui Satresnarkoba mengamankan Mailan (37) karena kasus ganja. Warga Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat. Penangkapan Mailan di rumahnya, Kamis (13/07/2023), jam 02.00 WIB.

    Kapolres Lahat AKBP S Kunto Hartono, melalui Kasat Resnarkoba AKP M Romi disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono SH, petugas mendapatkan laporan dari masyarakat. Ada warga yang meresahkan melakukan peredaran narkoba di desa itu.

    Kemudian berdasarkan Laporan Polisi :Nomor : LP/A/64/VII/2023/SPKT.NARKOBA/POLRES LAHAT/POLDA SUMSEL, Tanggal 13 Juli 2023.

    Maka, jajaran Satresnarkoba Polres Lahat langsung melakukan pengintaian terhadap keberadaan tersangka.

    Sehingga pada Kamis 13 Juli 2023 sekitar jam 02.00 Wib diamankan 1 orang tersangka bernama Mailan.

    Pada saat diamankan, tersangka sedang berada di dalam rumah milik tersangka yang beralamat di Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat.

    Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan ditemukan barang bukti berupa 1 buah kantong plastik warna hitam di ruang tengah rumah milik tersangka.

    Di dalam kantong plastik berisi 7 paket sedang daun kering terbungkus kertas narkotika jenis ganja.

    Petugas polisi juga mengamankan uang tunai Rp 40.000. Uang tunai ini hasil menjual narkotika jenis ganja di rak TV.

    Satu unit timbangan manual ditemukan petugas polisi di kamar milik tersangka.

    Satu unit handphone Oppo CPH1329 warna gold yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika.

    “Tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya,” ujarnya, Sabtu (15/7/2023)

    Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Lahat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

  • Masyarakat Muba Bangga Berkebaya dan Gambo Muba

    Masyarakat Muba Bangga Berkebaya dan Gambo Muba

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Heboh, sejumlah perempuan di Kabupaten Musi Banyuasin berlenggak lenggok kenakan kebaya dan Gambo sambil bergoyang dengan gembira pada perayaan Hari Ulang Tahun Adhyaksa ke 63 di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, Jumat (14/07/2023).

    Kegiatan yang bertajuk “Fun Walk Berkebaya” salah satu upaya yang digaungkan oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Muba Hj Yulia Astuti, ST MM agar masyarakat tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya.

    Menurutnya, selama ini kebaya sering kali dikenakan di acara-acara formal. Namun kali ini Hj Yulia Astuti sengaja mengempayekan Kebaya dan Gambo Muba  saat penggelaran Fun Walk dan Fun Run ini, supaya masyarakat Muba kian bangga, menjaga dan melestarikannya.

    Yulia melanjutkan milenial juga diharapkan semakin mencintai kebaya, dan gambo Muba dalam kesehariannya serta bisa merasa nyaman berkebaya dan Gambo. “Tidak hanya ibu-ibu yang berkebaya, kami harapkan kaum milenial, anak-anak muda juga merasa nyaman gunakan Gambo dan berkebaya, jadi tidak hanya dalam kegiatan tertentu tapi nyaman digunakan sebagai busana sehari-hari,” tandasnya.

    Terpisah, salah masyarakat yang merupakan peserta Fun Walk dan Fun Run Respa mengaku sangat senang dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh  Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin. Selain acaranya menarik, lanjutnya door prize menarik juga.

    “Kegiatan menarik Door Prize juga menarik, momen yang paling keren. Baru kali ini fun Walk dan Fun Run kenakan kebaya dan aksesorisnya Gambo, dan pakai Sepatu kets atau sneakers. Semoga kegiatan ini diadakan setiap tahunnya,”pungkasnya. (*)

  • Dianggap Ilegal, Surat Pemecatan Yang Ditanda Tangani Jodhi Yudono Digugat

    Dianggap Ilegal, Surat Pemecatan Yang Ditanda Tangani Jodhi Yudono Digugat

    SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG- Terkait adanya surat Pemecatan dirinya sebagai anggota IWO yang ditandatangani oleh Mantan Ketua Umum IWO Jodhi Yudono dan Mantan Sekjen IWO Dwi Christianto, Sonny Kushardian Ketua Pengurus Wilayah IWO Sumatera Selatan periode 2017 – 2022 akan mengajukan gugatan secara perdata yang akan di ajukan ke Pengadilan Negeri Palembang dan akan pula melaporkan pencemaran nama baik yang di akibatkan adanya rilis pemberitaan yang dinilai memojokan dan tidak berimbang ke Polda Sumatera Selatan.

    Oktaf Riady.SH,Kuasa hukum Sonny Kushardian, menyampaikan kliennya merasa tergangu dan risih dengan tindakan pemecatan yang dinilainya serampangan dan menyalahi aturan organisasi. Pemecatan disusul pula dengan adanya penyebaran rilis pemberitaan yang dinilai menyudutkan serta t mencemarkan nama baik kliennya. Karena menurutnya, Jodhi tidak lagi mempunyai hak dan kewenangan dalam IWO, pasalnya Jodhi sudah dinyatakan demisioner dalam Mubes II IWO Tangerang.

    “Jodhi tidak punya hak dan kewenangan lagi. Dia itu sudah demisioner dan mundur dalam Mubes II IWO di Tangerang. Jika sudah diputus deadlock maka harus dilanjutkan pemilihan lanjutan dan tidak asal main pecat, jika memang si mantan itu organisatoris, pasti paham, ini kok nggak paham.”, beber Oktaf usai mendatangi SPKT Polda Sumsel Jum’at, (14/7/ 2023).

    Dalam gugatab perdatanya Klien kami terang oktaf akan menuntut kerugian materiil dan immateriil sebesar Rp. 10 Miliar karena tentu saja hal ini berdampak negatif sebab pemberitaan hoax dan pencemaran nama baik itu telah mengganggu jalannya aktifitas sehari-hari klien kami. Apalagi surat-surat yang dinilai ilegal yang beredar ini ditandatangani oleh Jodhi Yudhono dan Dwi Christianto yang jelas-jelas tidak punya jabatan apa-apa di IWO pasca diangkatnya Plt Ketua Umum IWO, Ade Mulyana. Kasus demikian ini akan dijerat secara perdata dan pidana.”, imbuh dia.

    Terpisah, Jodhi Yudono saat dikonfirmasi terkait dugaan tindakan melawan hukum melalui platform WhatsApp masih bungkam.

    Sementara Dwi Christianto saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp hanya berkomentar dengan singkat, “Baik, nanti kami kabari konfirmasi nya yaa, tx dan dijawab juga dengan kata kata ” Kami infokan ke ketum dulu,” ujar Dwi Christianto menjawab pertanyaan wartawan.(ril)

  • Sidang Gugatan Perdata UBD, Tergugat Hadirkan Ahli Hukum Perdata

    Sidang Gugatan Perdata UBD, Tergugat Hadirkan Ahli Hukum Perdata

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sidang gugatan perdata atas perkara perebutan aset tanah dan bangunan Universitas Bina Darma (UBD) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Palembang dengan agenda pihak tergugat menghadirkan ahli hukum perdata, Jumat (14/7/2023).

    Dihadapan majelis hakim Edi Palawi, serta dihadapan penggugat, pihak tergugat menghadirkan satu orang ahli dari hukum perdata asal Universitas Pancasila yang bernama Muhammad Rizky Aldila.

    Sesuai persidangan, ahli dari Universitas Pancasila yang bernama Muhammad Rizky Aldila saat diwawancarai mengatakan, jadi memang seluruh aset hingga saat ini itu dipisahkan menjadi hak kekayaaan badan penyelenggara.

    “Namanya apapun itu, entah yayasan atau perserikatan silahkan. Kenapa, supaya tidak terjadi ambigu, apabila ada perlengkapan yang terjadi diatasnya, misalkan dia tumbuh diatasnya adalah berupa bangunan, pertanyaannya adalah apakah menjadi milik yayasan atau milik pribadi yang namanya di sertifikat, nah inilah yang menjadi polemik dalam kasus ini,” jelasnya.

    Lanjut Rizky, oleh karenanya dengan adanya kasus ini menjadi teguran buat kita, bahwa seluruh penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) itu sebaiknya adalah segera dialihkan kepada nama yayasan dengan jalan memudahkan para pihak supaya ditemukan titik temu mekanismenya, apakah jual beli, apakah penyerahan, apakah dengan hibah dan sebagainya. Itulah yang paling penting dalam kasus ini.

    “Kita sebagai ahli menyarankan seperti itu, supaya tidak jadi sumir, kerana masing-masing pihak tidak akan selesai untuk membuktikan bagaimana tata cara pemulihan dari aset,” tegasnya.

    Sementara itu tim kuasa hukum tergugat Novel Suwa, saat diwawancarai usai sidang mengatakan, bahwa ahli yang dihadirkan tadi adalah ahli dari keperdataan, dan dia juga sebagai pengawas PTS di wilayah VII.

    “Jadi dalam keteranganya tadi dia mengetahui dari permasalahan-permasalahan universitas swasta Kota Palembang ini. Jadi tadi dia menekankan bahwa jelas di persidangan bahwa dia mengatakan, itu murni bukan waris, itu adalah hak milik daripada perorangan,” terang Novel.

    Lanjutnya, bahwa sebenarnya itu bukan waris, namun yang jelas itu adalah kepemilikan yang terdiri dari empat orang.

    “Jadi untuk ahli yang kita hadirkan hari ini menurut saya menguntungkan kita, karena posisi juga dia mengetahui permasalahan ini dan pernah dipanggil Dikti juga. Yang jelas dia tadi sudah menjelaskan di fakta persidangan bahwa universitas tersebut belum membuat laporan keuangan sampai dengan sekarang kepada Dikti,” tegas Novel.

    Novel mengatakan, bahwa proses-proses persidangan yang berjalan saat ini biarlah majelis hakim yang menilai, apakah kebenaran ini adalah perbuatan melawan hukum atau bukan. Apakah ini pemilik yayasan atau pribadi.

    “Semuanya biarlah proses hukum yang berlaku yang perbuatan melawan hukum itu, apakah kami memang selaku tergugat ini melakukan perbuatan melawan hukum atau tidak, dan apakah ini merupakan milik kami yang sesuai sertifikat dalam Undang-Undang Pertanahan jelas, bahwa kepemilikan jelas,” katanya.

    Lain hal dikatakan oleh tim kuasa hukum pihak penggugat, Reza Fajri. Saat diwawancarai ia mengatakan, secara hukum agraria sertifikat betul atas nama empat pendiri atau empat pengurus itu, namun itulah yang kami coba buktikan disini dalam persidangan.

    Lanjut Reza, ahli pun bilang dalam hukum pendaftaran tanah ada sensor negatif namanya, apabila terdapat ada hal-hal yang tidak sesuai pada saat penunggangan transaksi jual beli tersebut, itu dapat dibuktikan sebaliknya, sebaliknya seperti apa. Formalnya dulu, awalnya seperti apa, transaksi menggunakan uang siapa, nah itu cuba dibuktikan, sudah itu dibuktikan,” jelas Fajri.

    “Jadi menurut kami keterangan ahli sangat positif, 85 persen hampir semua keterangan ahli tadi mendukung semua isi dalam gugatan kami,” ucapnya. (ANA)

  • Bandit Pecah Kaca Mobil Ditangkap, Sasar Kendaraan di Masjid

    Bandit Pecah Kaca Mobil Ditangkap, Sasar Kendaraan di Masjid

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Hendra (36), seorang Security di Hotel Palembang nekat menjadi bandit pecah kaca mobil. Dalam menjalankan aksi, Hendra tidak sendiri, dia dibantu rekannya bernama Eka Saputra (28).

    Kapolsek Sukarami Kompol Ikang Ade Putra mengatakan, pada saat itu korban memarkirkan mobilnya di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas di Jalan Soekarno-Hatta, Lorong Garuda, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang, Jumat 16 Juni 2023, sekitar pukul 12.30 WIB.

    “Melihat ada target, kedua pelaku langsung beraksi dengan memecahkan kaca mobil milik korban menggunakan busi motor,” kata Ikang, Jumat (14/7/2023).

    “Akibat kejadian tersebut korban kehilangan satu buah tas, ponsel dan uang tunai dengan total kerugian Rp 16 juta,” tambah Ikang.

    Tak terima atas ulah kedua pelaku, korba pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukarami Palembang. “Setelah lebih kurang 26 hari kedua pelaku berhasil ditangkap menggunakan metode identifikasi ilmiah,” ujar Ikang.

    Sementara itu, pelaku Hendra mengakui perbuatannya. “Saya belajar merusak kaca mobil dengan menggunakan busi motor belajar dari YouTube,” kata dia.

    Security di salah satu hotel Palembang ini mengaku, nekat melakukan aksi tersebut untuk membiayai sekolah anaknya.

    “Untuk membiayai sekolah anak saya, ada yang SD dan SMP, karena gaji saya yang Rp 2 juta kurang,” beber dia.

    Ditanyai hasil kejahatan, Hendra mengatakan dibagi rata. “Kami bagi rata uangnya,” tutur dia.

    Atas ulahnya kedua pelaku terjerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (ANA)

  • Muba Optimis Raih Penghargaan Ajang Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2023

    Muba Optimis Raih Penghargaan Ajang Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2023

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Jelang hadapi penilaian lomba Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2023 yang akan berlangsung pada Juli dan Agustus mendatang, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengoptimalkan persiapan baik koordinasi antar Perangkat Daerah maupun peninjauan pada beberapa lokasi fokus penilaian.
    Hari ini Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Muba Hj Asna Aini Apriyadi selaku Ketua Forum Kabupaten Muba Sehat meninjau Pasar Randik Sekayu yang akan menjadi salah satu lokus penilaian Lomba Kabupaten/Kota Sehat, Kamis (13/7/2023).
    “Ya hari ini kita ninjau Pasar Randik sekaligus melihat kebersihan lingkungannya, yang nanti akan dilaksanakan penilaian dari Tim Penilai Pemerintah Pusat,” ujarnya.
    Ia menuturkan penilaian lomba  Kabupaten Kota Sehat akan dilakukan diantaranya pada pasar, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan.
    Untuk itu dikatakan, setelah peninjauan tersebut Pemerintah Kabupaten Muba melalui perangkat daerah terkait akan mengevaluasi dan pembenahan beberapa lokus penilaian, seperti di Pasar Randik yang akan dilakukan perbaikan jalan, drenase, dan pembuangan sampah juga tempat parkir.
    “Kita optimis dapat meraih hasil maksimal dalam lomba Kabupaten Kota Sehat ini, dengan dukungan dari perangkat daerah dan masyarakat di Bumi Serasan Sekate,” pungkasnya.
    Pada kesempatan ini Hj Asna Aini Apriyadi turut didampingi Camat Sekayu Edy Haryanto, Wakil Ketua Forum Kabupaten Muba Sehat Madali, serta perwakilan dari Perangkat Daerah terkait.
  • Klaim Kepuasan Publik 85 Persen, Enos Minta Kades Tingkatkan Pelayanan

    Klaim Kepuasan Publik 85 Persen, Enos Minta Kades Tingkatkan Pelayanan

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Tujuh Kepala Desa (Kades) terpilih di zona 1 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dilakukan pelantikan, yang merupakan dari hasil Pilkades serentak tahun 2023, meliputi 7 Desa dari 4 Kecamatan, Jum’at, 14 Juli 2023.

    Selain Pelantikan Kepala Desa Terpilih dari Hasil Pilkades Serentak Tahun 2023, pada acara yang sama dilangsungkan juga pelantikan 7 Ketua TP PKK Desa yang akan mendampingi para Kepala Desa terpilih dalam mengemban amanah sebagai pemimpin Desa di 6 tahun ke depan.

    Bupati OKU Timur, Lanosin mengatakan, pihaknya memberikan selamat kepada para Kades terpilih, yang mendapatkan amanah dari masyarakat desa setempat. Untuk itu, para Kades diharapkan segera beradaptasi dengan amanah yang baru sebagai kepala desa untuk periode 2023-2029 baik bagi pertahana maupun pendatang baru.

    “Utamakan kesejahteraan masyarakat, pelayanan kepada masyarakat dan bekerja sepenuh hati untuk masyarakat,” katanya, Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya, Jumat (14/7/2023).

    Lanjut Enos berpesan, agar para Kepala Desa dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat karena saat ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan sampai ke desa mencapai angka yang tidaklah rendah yaitu di angka 89%, tentu hasil yang sangat baikAdapun 7 Kepala Desa yang dilantik antara lain, Irhandi Kades Negeri Agung – BP Peliung, Hilman Kades Karang Negara – Madang Suku II, Sungatmin Kades Banban Rejo – Madang Suku II, Tarmizi Kades Kota Negara Timur – Madang Suku II, Rohman Kades Banyumas Asri – Buay Madang Timur, Dahlia Kades Tugu Harum – Belitang Madang Raya dan Fahrur Rozi Kades Rantau Jaya – Belitang Madang Raya. (ANA)

  • Wong Kito Ganjar Berikan Ratusan Bibit Alpukat Madu untuk Warga Desa di OKU Timur

    Wong Kito Ganjar Berikan Ratusan Bibit Alpukat Madu untuk Warga Desa di OKU Timur

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Sukarelawan Wong Kito Dewe memberikan ratusan bibit tanaman alpukat madu untuk warga di beberapa desa di Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

    Total ada sekitar 730 bibit yang diberikan oleh pendukung Ganjar Pranowo tersebut. Nantinya, bibit-bibit tersebut akan disebar penanamannya pada 12 desa yang ada di Semendawai Suku III.

    Koordinator Wilayah Wong Kito Dewe Kabupaten OKU Timur, Dwiyanto mengatakan sebelum memberikan bibit dilakukan juga penyuluhan tentang tata cara penanaman alpukat madu.

    “Tentang penumpukan, jarak tanam, hingga tempat ideal untuk menanam,” ujar Dwiyanto pada Jumat (14/7/2023).

    Melalui bantuan tersebut, Dwiyanto berharap agar warga desa bisa memanfaatkannya dengan berkebun alpukat madu. Dengan cara itu, maka bisa menambah penghasilan warga desa.

    “Menurut saya, alpukat madu itu sekarang sedang booming. Harga jual buahnya juga nanti akan bagus untuk ke depannya. Ada nilai ekspornya,” katanya.

    Dia juga menegaskan bahwa sukarelawan Wong Kito Dewe OKU TIMUR akan memberikan pendampingan kepada warga yang nanti akan berkebun dari bibit yang telah mereka berikan.

    Pendampingan akan dilakukan mulai dari penanaman, perawatan berkala, hingga nanti tanaman tersebut mulai berbuah.

    “Program kami tetap akan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam penanganan perawatan bibit alpukat hingga berbuah. Dari penyemprotan, pemupukan,” sebutnya.

    Siap Bantu Pasarkan Hasil Panen

    Tidak berhenti di situ, sukarelawan ini juga menyatakan siap untuk membantu warga desa dalam pemasaran buah alpukat setelah dipanen.

    “Nanti panen dan penjualannya nanti tetap akan berkoordinasi dengan kami sukarelawan Wong Kito Dewe,” katanya.

    Namun saat ini, pihaknya masih akan fokus mendampingi warga di 12 desa untuk menanam ratusan bibit yang telah diberikan sukarelawan.

    “Masih banyak penanaman bibit alpukat di desa lain di bulan tujuh hingga bulan delapan. Dan mungkin nanti kami mencari terobosan-terobosan baru untuk memberikan bantuan langsung ke desa-desa lain,” kata Dwiyanto.

    “Kami terinspirasi dari Bapak Ganjar Pranowo yang mendukung sekali program-program masyarakat, terjun langsung ke masyarakat,” tambahnya.

  • Telkomsel POIN Cuan Hepi,Hadirkan Berbagai Diskon, Undian Berhadiah & Penawaran Menarik untuk Pelanggan

    Telkomsel POIN Cuan Hepi,Hadirkan Berbagai Diskon, Undian Berhadiah & Penawaran Menarik untuk Pelanggan

    SUARAPUBLIK.ID,MEDAN- Telkomsel hadirkan berbagai penawaran menarik untuk pelanggan setia melalui program POIN Cuan Hepi. Pelanggan dapat menukarkan berbagai penawaran menarik special di bulan Juli ini seperti voucher diskon di beragam merchant pilihan cukup dengan menukarkan sejumlah POIN Telkomsel melalui aplikasi My Telkomsel.

    Vice President Consumer Sales Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan “Cuan Hepi merupakan program reward penukaran POIN yang di hadirkan untuk mengapresiasi pelanggan setia yang telah menggunakan produk dan layanan Telkomsel. Dengan program ini, kami berharap dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada pelanggan kami serta menambah experience dengan beragam manfaat menarik seperti yang ada di program Telkomsel POIN.”

    Beragam penawaran menarik hadir khusus di bulan Juli 2023 seperti Cuan Hepi Back to School dan juga Kuota Hepi. Pelanggan dapat menukarkan 1 POIN Telkomsel dengan berbagai voucher diskon 10 ribu rupiah yang dapat digunakan di berbagai merchant via Grab Food seperti Burger Bangor, Chattime, Dum Dum, Hokben, Kokumi, Mixue, Rocket Chicken, Tiger Sugar, A&W dan Xiboba. Pelanggan juga dapat menukarkan POIN untuk voucher potongan transaksi di Agoda, Grab Car dan Grab Bike serta penawaran lain menarik lainnya melalui menu POIN di Aplikasi My Telkomsel.

    Selain itu khusus di tanggal 13 dan 14 Juli ini, Telkomsel juga memberikan penawaran special di program #KuotaHepi dimana para pelanggan dapat menukarkan 10 POIN Telkomsel dan seribu rupiah dengan Kuota 12 GB melalui aplikasi My Telkomsel. Penawaran ini khusus diberikan untuk mengapersiasi para pelanggan setia yang menggunakan paket bulanan Telkomsel.

    *Undi-Undi Hepi*
    Terkait program undian, pelanggan juga bisa menukarkan POIN Telkomsel untuk mendapat 1 kupon undian di program Undi-Undi Hepi. Cukup dengan 1 POIN, pelanggan berkesempatan mendapatkan beragam hadiah menarik seperti Mobil, Sepeda Motor, Smartphone, Tablet, pulsa dan jutaan rupiah Saldo Link Aja yang digelar dari periode 5 Juli – 1 Agustus 2023.

    “Secara konsisten, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan experience pelanggan yang telah menggunakan produk dan layanan terdepan Telkomsel. Kami mengajak para pelanggan untuk dapat memanfaatkan beragam benefit menarik seperti undian berhadiah, voucher diskon hingga donasi yang ada di program Telkomsel POIN. Telkomsel juga terus berupaya untuk terus mengapresiasi pelanggan setia dengan berbagi program menaik yang memiliki nilai tambah dan benefit menarik serta terus memberikan manfaat nyata melalui layanan terbaik kami.” Pungkas Mulya Budiman.(ril)

  • Erick Tohir Pantau Seleksi Pemain Sepakbola Timnas Piala Dunia U17 di Palembang

    Erick Tohir Pantau Seleksi Pemain Sepakbola Timnas Piala Dunia U17 di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Tohir bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru memantau langsung pelaksanaan seleksi pemain Timnas Indonesia yang akan berlaga pada Piala Dunia U17 mendatang.

    Seleksi yang diikuti ratusan pemain sepakbola di kawasan Sumbagsel tersebut digelar di Lapangan Atletik Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jum’at (14/7).

    “Ini langkah kita dalam mencari bibit pesepakbola berbakat. Kita ingin melihat siapa nantinya yang akan menjadi pahlawan kita di masa depan dalam bidang sepekbola,” kata Erick.

    Menurut Erick, Piala Dunia U17 dapat menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk membuat sepakbola Indonesia berjaya.

    “U17 ini menjadi awal bagi kita. Tidak masalah jika nantinya kita gagal, yang terpenting adalah kita harus terus mencoba,” terangnya.

    Hal itu juga, lanjutnya, hal itu juga sejalan dengan komitmen PSSI untuk berbuat sesuatu secara berkesinambungan.

    “Setelah ini, tentu akan lebih banyak pertandingan sepakbola dunia yang akan diikuti. Kita ingin sepakbola Indonesia ini berjaya,” paparnya.

    Dia menyebut, soal kesiapan mental, pemain sepakbola Indonesia tentu tidak diragukan lagi.

    “Mental ini sudah dibuktikan oleh pemain timnas AFF U19 women. Meski kalah dalam pertandingan, tapi mereka tidak berhenti untuk berjuang. Kita sangat mendukung dan mengapresiasinya,” tuturnya.

    Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, dipilihnya Sumsel khususnya Palembang sebagai tempat seleksi pemain sepakbola timnas U17 piala dunia ini merupakan suatu kehormatan.

    “Ini kesempatan bagi generasi muda Sumsel untuk menunjukkan potensinya di bidang sepakbola. Terima kasih atas kepercayaan PSSI,” katanya.

    Diketahui, PSSI memang tengah melakukan seleksi pemain sepakbola Timnas. Dimana  ada 12 kota yang ditunjuk menjadi tempat seleksi tersebut.

  • Kapolrestabes Palembang Dengarkan Keluhan Warga Melalui Jum’at Curhat

    Kapolrestabes Palembang Dengarkan Keluhan Warga Melalui Jum’at Curhat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Untuk mengetahui keluh kesah warga tentang layanan Kepolisian serta situasi Kamtibmas di wilayahnya, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, melakukan kegiatan Jumat Curhat.

    Kegiatan pada hari ini, Jum’at (14/7/2023), dilaksanakan di komplek pertokoan Perumahan Citra Grand City di Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.

    Adapun yang hadir dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut, yakni Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, diwakili Kasubbag Kompeten Bag Binkar Ro SDM Polda Sumsel Kompol John Lee, beserta personel Binmas Polrestabes dan personel anggota Polsekta Sukarame Polrestabes Palembang.

    Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan, bahwa Jum’at Curhat ini adalah kegiatan yang diinisiasi Kapolda dalam rangka untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat, kemungkinan di antara masyarakat ada uneng-uneng, permasalahan yang selama ini mungkin tersumbat komunikasi, dengan adanya kegiatan hari ini, permasalah tersebut bisa terbuka.

    “Tujuan kegiatan Jum’at Curhat yang dilaksanakan setiap jumat yaitu untuk mendengar aspirasi, menerima masukan dan mencari solusi pemecahan masalah yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Alumni Akpol 96.

    Ia juga menyampaikan dalam kegiatan yang dikemas dalam bentuk tanya jawab tersebut, tidak banyak keluhan Warga tentang layanan Kepolisian namun lebih banyak pada situasi yang terjadi akhir-akhir ini yaitu tentang maraknya Balap Liar serta Motor modifikasi dengan menggunakan Knalpot Racing.

    Pada saat Kapolrestabes Palembang sedang memberikan arahan melintas pengendara memakai knalpot brong langsung anggota yang hadir tercengang dan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono memerintahkan anggota Polri untuk mengejar pengendara tersebut.

    Saat pengendara tersebut dihadapan orang no 1 Polrestabes Palembang langsung diedukasi tentang perangkat ranmor menyalahi dan pengendara tersebut meminta maaf serta terima kasih atas penjelasan Polisi.

    “Kapolrestabes Palembang  menambahkan dengan adanya kegiatan ini, kami bisa menampung apa yang menjadi keluhan warga, kemudian kami akan komunikasikan dengan Dit Samapta Polda Sumsel bekerja sama dengan Polrestabes Palembang  hingga Polsekta untuk melakukan Patroli dan razia terhadap permasalahan tersebut,” tutur Harryo. (ANA)

  • Ingin Kembali Mengabdi, Cakades Terentang Ini Cuma Modal Niat Tanpa ‘Bom’ Politik

    Ingin Kembali Mengabdi, Cakades Terentang Ini Cuma Modal Niat Tanpa ‘Bom’ Politik

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Jika Sang Pencipta berkehendak menetapkan sesuatu, maka tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini”.

    Kalimat itu yang dipegang teguh oleh Marsan, yang telah memantapkan niatnya jadi calon Kepala Desa (Kades) Terentang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

    Marsan memantapkan niat maju bertarung di Pilkades Terentang yang akan digelar pada 9 September 2023 mendatang. Lantaran punya tekad ingin mengabdi untuk masyarakat Desa Terentang.

    Kemudian, disampaikan juga paparan panjang lebar yang tidak jauh beda, alias selaras dengan visi misi calon Kades pada umumnya di daerah lain, yaitu intinya ingin adanya perubahan lebih baik.

    “Latar belakangnya ya intinya pengen demokrasi bisa hidup dengan baik di desa saya,” kata Marsan, Jum’at (14/7/2023).

    Menurut Marsan, selama ini banyak orang yang tidak berani maju mendaftarkan diri dalam Pilkades dikarenakan persaingan politik uang masih merajalela dan menjadi persoalan utama.

    Demi meyakinkan masyarakat agar tambah yakin dengan dirinya, dan uang bukanlah segalanya dalam proses perjuangan perubahan, Marsan berkomitmen tidak akan melakukan serangan fajar alias ‘bom’ politik uang jelang detik-detik hari coblosan.

    Tentunya, perubahan, kesejahteraan dan perkembangan desa menjadi salah satu misi bagi Marsan. Berbekal ketulusan dan komitmen mengabdi sepenuh hati, ia secara apa adanya ingin merubah Desa Terentang menuju arah yang jauh lebih baik.

    “Banyak sekali potensi yang ada di Desa Terentang yang belum dioptimalkan. Sehingga, saya sudah mapping mana saja nanti kalau saya terpilih yang harus diprioritaskan,” ucap mantan Kades Terentang Periode 2011-2017 ini.

    Tak heran, pasalnya Marsan sudah lama malang melintang dalam bidang pemerintahan. Pengalaman pernah menjabat sebagai Sekdes, dan menjabat Kades selama 6 tahun telah membuatnya paham akan menjalankan roda pemerintahan yang stabil dan berkembang.

    Disinggung soal menjalankan program desa, Marsan menginginkan transparansi dalam bentuk apapun di desa. Baik itu penggunaan anggaran hingga agenda desa.

    “Pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden RI dalam salah satu program Nawa Cita mengingingkan adanya perkembangan di pedesaan. Nah kita wajib mensukseskan program presiden tersebut dengan perkembangan dan kemajuan di desa,” ujar dia.

    “Jadi disini perlu kami sampaikan bahwa saya maju di pilkades bermodal niat baik dan berbakti dengan tulus. Ingin mengabdi kepada masyarakat sebagaimana mestinya. Kesejahteraan dan kemajuan desa adalah tujuan saya,” jelas dia. (ANA)

  • 3 Warga Sumsel Ditangkap Polisi Promosikan Situs Judi Online

    3 Warga Sumsel Ditangkap Polisi Promosikan Situs Judi Online

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Subdit V Tipidsiber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, menangkap tiga orang tersangka penyebar situs judi online melalui akun Facebook.

    Ketiga tersangka yakni DR (23) dan MSA (19) warga OKU Selatan dan DAN (28), warga Setia Kawan, Perum Nova Residen, Kecamatan Sukarame Palembang.

    Wadirreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat.

    “Dari informasi itu, anggota melakukan penyelidikan. Sehingga berhasil menangkap para tersangka pada Rabu (12/7/2023) sekitar pukul 16.30 WIB,” ungkap dia, Jumat (14/7/2023).

    Kata Putu, ketiganya ditangkap di daerah Kecamatan Kalidoni Palembang. “Dalam mempromosikan situs judi online, ketiga tersangka menggunakan 17 akun dengan menyebarkan setidaknya 50 situs judi online per harinya,” kata dia.

    Berdasarkan keterangan para tersangka, per bulan mereka mendapatkan Rp 2 juta hingga Rp 7 juta. “Mereka ini macam-macam pendapatannya. Tapi, rata-rata mereka mendapatkan Rp 2 juta hingga Rp 7 juta,” jelas dia.

    Kemudian, dari hasil pemeriksaan lanjut Putu bahwa server judi online ini berada di luar Indonesia. “Kami menduga servernya berada di luar Indonesia, perkiraan kami berada di Kamboja,” terang dia.

    Selain mengamankan ketiga tersangka, anggota juga turut anggota mengamankan beberapa barang bukti, seperti tiga unit ponsel, satu buah tablet beserta kotak. Kemudian satu buah ATM mandiri, satu buah paspor, satu buah Visa Me Debit.

    Satu buah ATM BRI, satu buah ATM BNI, dua buah paspor blue debit BCA dan satu buah kartu matahari. Saat ini, lanjut Putu, anggotanya masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut.

    “Kami juga akan melakukan penyelidikan, apakah seluruh akun ini satu server, atau beberapa server,” jelas Putu.

    Atas ulahnya tersangka terancam Pasal 27 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008.

    Tentang informasi dan transaksi elektronik, pidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp 100 miliar. (ANA)

  • Sukses di Koperasi, Kemenkop UKM Usulkan Bupati OKI Terima Satyalancana Wira Karya

    Sukses di Koperasi, Kemenkop UKM Usulkan Bupati OKI Terima Satyalancana Wira Karya

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar, diusulkan menerima tanda penghormatan Satyalancana Wirakarya pembangunan bidang Koperasi  dari Presiden RI oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.

    Pengusulan ini karena Bupati OKI dinilai berhasil memajukan perkoperasian, melalui program Satu Desa Satu Koperasi (SDSK) dan telah merevitalisasi Perkebunan Kelapa Sawit rakyat seluas 21.000 Ha dari tahun 2017-2022.

    “Kami bertujuan menggali data, kroscek lapangan usulan dari Kemenkop UKM sebagai promotor Pak Bupati untuk diberi pertimbangan oleh anggota dewan pertimbangan presiden karena Pak Bupati dinilai berhasil, memajukan koperasi untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Elisa Sintia Dewi, Ketua Tim Penilai Sekretariat Militer Presiden, di Kayuagung.

    Elisa mengatakan, verifikasi yang dilakukan tak hanya administrasi saja. Melainkan uji lapangan ke sejumlah lokasi.

    “Program 1 Desa 1 Koperasi yang sudah di gagas pak Bupati sejak 2014, sebuah inovasi yang orisinil menurut kami untuk mendukung ekonomi kerakyatan,” ungkap Elisa.

    Zainal Abdin, dari Kemenkop UKM selaku promotor mengatakan penganugerahan Satya Inovasi bidang UKM/Koperasi yang diusulkan bagi bupati OKI berkat dukungan Regulasi, strategi, sistem, kebijakan yang diberikan untuk mendukung pembangunan koperasi dan UKM.

    “Sebelum pengusulan kami memilah daerah di Indonesia yang layak menerima SWK. Untuk tahun ini hanya 7 daerah yang layak salah satunya Kabupaten OKI satu-satunya di Sumatera, ” Ujar Zainal.

    Sementara Bupati OKI, Iskandar, mengatakan gagasan program 1 desa 1 koperasi sudah muncul sejak 2008 lalu.

    “Karena saya tau betul kondisi daerah ini, permasalah  dan kendala yang kami hadapi, kemajuan harus di mulai dari desa sama dengan semangat nawa cita pak presiden,” ujar Iskandar.

    Pengusulan penghargaan Satyalencana Wira Karya untuk Bupati OKI ini berkat berbagai upaya antara lain terealisasinya Program Satu Desa Satu Koperasi, Revitalisasi Perkebunan Kelapa Sawit sebanyak 21.000 Ha yang menyasar 26 KUD anggota koperasi dari tahun 2017-2022 dan merupakan  terluas di Sumatera Selatan.

    Realisasi penyaluran KUR di OKI juga merupakan tertinggi di Sumsel dengan persentase mencapai 92,8 persen atau senilai Rp 1.425.120.749.00.

    Pemkab OKI juga membuka akses produk Koperasi/Umum ke pasar retail modern melalui kerjasama Pemkab OKI dengan Alfamart. Untuk mendukung ekpansi tersebut pemkab OKI memfasilitasi 33 UMKM  Produk Halal agar bisa masuk pasar retail modern. (ANA)

  • 3 Begal Bercelurit Beraksi di Soekarno Hatta, Berhasil Bawa Kabur 2 Motor

    3 Begal Bercelurit Beraksi di Soekarno Hatta, Berhasil Bawa Kabur 2 Motor

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Nasib apes dialami Rian (19) dan Perna Arama (21). Keduanya mendatangan SPKT Polrestabes Palembang, lantaran menjadi korban begal di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, pada Rabu dini hari (12/7/2023), sekitar pukul 02.00 WIB.

    Kedua sahabat tersebut dibegal tiga orang pria yang tidak dikenalnya dan masing-masing membawa senjata tajam kemis Celurit. Dari keterangan keduanya, para pelaku berhasil merampas motor Honda Beat BG 3522 dan Yamaha Vixion BG 2352 IR.

    “Kami dari nongkrong mau pulang ke daerah Bukit, lalu dipepet motor Vario,” ujar Eki, usai membuat laporan, Jum’at (11/7/2023).

    Pelaku menendang motor hingga Eki terjatuh. Kemudian ketiganya langsung merampas motornya sambil mengacungkan senjata tajam.

    “Kaki luka lecet karena terjatuh dari sepeda motor gara-gara ditendang pelaku tiga orang. Mereka bawa sajam semua,” katanya.

    Selain motornya, rekan korban yang juga mengendarai motor secara beriringan turut menjadi sasaran komplotan begal tersebut. Eki menyebut, Perna hanya berjarak beberapa meter darinya.

    “Motor punya Perna juga kena, dia di belakang saya agak berjarak lah. Pertama saya dulu. Setelah saya jatuh, dia juga kena. Kami tidak berani melawan karena semuanya bawa sajam, “katanya. (ANA)

  • Sepuluh Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tetapi Tak Diakui di Negeri Sendiri ?

    Sepuluh Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tetapi Tak Diakui di Negeri Sendiri ?

    JAKARTA, SuaraPublik – Anak-anak bangsa sebetulnya kreatif karena banyak dari mereka yang berhasil menciptakan penemuan fenomenal. Namun, faktor yang membuat mereka mendadak enggan berkreasi lantaran temuan yang kerap kurang dihargai di negara sendiri.

    Aryanto Misel, tengah menjadi perbincangan lantaran penemuannya beruba alat pengubah air menjadi bahan bakar kendaraan yang ia namai Nikuba menarik perhatian dunia.

    Ditambah lagi, Aryanto mengaku bahwa penemuannya ini sempat diabaikan oleh negaranya sendiri. Ia pun mengaku tak ingin bernegosiasi dengan Badan Riset Indonesia (BRIN) dengan nada penuh sakit hati.

    Aryanto Misel tak sendirian. Ada beberapa anak bangsa yang sukses membuat penemuan namun lebih diakui negara lain. Berikut penemuan anak bangsa yang dilirik dunia, namun diabaikan negara sendiri.

    1. Teknologi Membasmi DBD

    DBD adalah salah satu penyakit berbahaya dan mematikan yang disebabkan oleh nyamuk. Namun, hasil temuan Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD, bersama timnya dalam Eliminate Dengue Project di Yogyakarta berhasil menguranginya.

    Pengurangan itu dilakukan dengan menciptakan teknologi yang mampu membasmi DBD. Adapun hasilnya, sebanyak 70% kasus di beberapa kota besar di Indonesia pun berkurang. Hal ini membuatnya masuk daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia 2021.

    2. Mesin Pembunuh Kanker

    Warsito P Taruno berhasil menemukan alat yang mampu membunuh sel kanker. Ia mencampurkan teknologi berbasis energi rendah dengan teknologi terapi kanker. Menurut hasil lab, temuannya mampu melawan kanker pada tubuh manusia.

    Namun, sayang, ia tak menerima izin di Indonesia. Padahal, alat anti kanker yang ditemukan Warsito itu sering dipesan oleh Jepang. Pasalnya, temuan tersebut terbukti efektif dalam memerangi kanker lebih baik ketimbang milik negara lain.

  • Gatot Nurmantyo Beri Peringatan Keras, “Kondisi Indonesia Saat Ini Lebih Bahaya daripada Era VOC”

    Gatot Nurmantyo Beri Peringatan Keras, “Kondisi Indonesia Saat Ini Lebih Bahaya daripada Era VOC”

    JAKARTA, SuaraPublik – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo memberikan peringatan keras terkait kondisi perekonomian Indonesia.

    Menurut Gatot Nurmantyo, liberalisme dan kapitalisme merupakan saudara kembar yang dapat meremukan negara berasaskan Pancasila.

    Gatot Nurmantyo mengatakan, pada saat proklamasi, Indonesia masih berbentuk bangsa dan belum ada negara.

    Karena janji Proklamator Ir Soekarno, kata Gatot Nurmantyo, pasca proklamasi barulah pemerintahan dibentuk untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat.

    “Jadi itu ada protektif terhadap anak bangsa ini yang baru merdeka, yang akademisinya juga tidak banyak, tingkat kemiskinannya lebih banyak lagi, kemudian punya sumber daya yang luar biasa. Sudah protektif,” kata Gatot Nurmantyo seperti dikutip Kilat.com dari kanal YouTube Refly Harun pada Kamis, 13 Juli 2023.

    “Maka harus perlu dicerdaskan untuk bisa mencapai kesejahteraan. Maka ada Pancasila tadi untuk menjaga agar tidak boleh liberalisme, kapitalisme, dan komunisme masuk karena itulah cita-cita kemerdekaan,” tambahnya.

    Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menilai, kondisi Indonesia saat ini justru lebih berbahaya daripada era penjajahan Belanda, di mana VOC masih berdiri.

    “Tapi entah bagaimana, ini sejarah berulang. Jadi kondisi sekarang ini lebih bahaya daripada VOC, lebih bahaya daripada (penjajahan) Belanda,” tuturnya.

    Pasalnya, kata Gatot, saat ini kapitalisme yang lahir di Tanah Air melahirkan peluang munculnya komunisme akibat kemiskinan.

    Sayangnya, hal ini banyak dilupakan oleh para akademisi.

    Gatot menegaskan, liberalisme dan kapitalisme sangat bertentangan dengan Pancasila, khususnya sila ke-2 yakni kemanusiaan yang adil dan beradab.

    Dia menjelaskan, di dalam prinsip kapitalisme, banteng-banteng yang sudah luka dan tua harus mati.

    Menurutnya, hal ini sama sekali tidak berperikemanusiaan.

    “Makanya dikatakan tadi bahwa adanya BLT dan sebagainya adalah suap politik agar masyarakat terlena karena media pun sudah dikuasai,” ujarnya.

    Kemudian, mantan Panglima Komando Cadangan Strategis AD itu mengatakan bahwa saat ini Pancasila sedang dikeroyok oleh liberalisme dan komunisme.

    Hal ini tentunya dapat berdampak buruk bagi rakyat Indonesia. Salah satunya dirasakan oleh petani yang kini harus membeli bibit dengan harga yang mahal.

    Selain itu, petani tidak memiliki kewenangan untuk menentukan harga hasil pertanian.

    Harga hasil pertanian kini justru ditentukan oleh para pemain di pasar.

    Gatot menuturkan, apabila pemerintah memiliki tanggung jawab, maka pemerintahlah yang akan menentukan harga hasil pertanian tanpa merugikan petani, serta memberikan pelatihan-pelatihan kepada mereka.

    Hal yang sama juga harus dilakukan kepada para peternak di dalam negeri. Tujuannya agar rakyat dapat membeli hasil pertanian dan peternakan dengan harga terjangkau.

    Bahkan, ketika harga sedang turun, pemerintah disarankan untuk membeli dari para petani dan peternak dengan harga normal untuk mencegah kerugian pada rakyat.

    “Itulah BULOG yang sebenarnya, itu tugasnya, bukan jadi BUMN,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Gatot mengatakan Indonesia memiliki kelebihan dibandingkan dengan negara-negara lain, di mana Indonesia berada di garis khatulistiwa sehingga beriklim tropis.

    Karenanya, rakyat Indonesia pun bisa bercocok tanam sepanjang tahun.

    Meski memiliki iklim tropis dan tanah yang subur, tetapi Gatot menyebut Indonesia masih kalah dengan Belanda.

    “Inilah sebenarnya yang harus sama-sama kita pikirkan bahwa negara kita ini sekarang dilanda krisis,” ujarnya.

    Salah satu alasan Indonesia dilanda krisis menurut Gatot adalah karena membludaknya jumlah umat manusia di bumi. Selain itu, minyak pun sudah mulai langka.

    Gatot mengungkapkan, meski Indonesia kaya akan sumber daya alam, tetapi rakyatnya masih miskin.

    Menurut Gatot, rakyat Indonesia masih miskin yakni karena disebabkan oleh kapitalisme.(*)

  • Waaster Panglima TNI Ungkap Manfaat Mangrove untuk Ekosistem Pesisir

    Waaster Panglima TNI Ungkap Manfaat Mangrove untuk Ekosistem Pesisir

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Hendra Saputra, bersama rombongan mendampingi Waaster Panglima TNI Laksamana TNI Yudho Warsono, meninjau perkembangan hasil penanaman mangrove di wilayah Kodim 0402/OKI, di Desa Tanjung Tapa, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Kamis (13/7/2023).

    Dalam kesempatan itu, Waaster Panglima TNI Yudho Warsono, menjelaskan aksi penanaman pohon Mangrove yang dilakukan secara serentak beberapa waktu lalu merupakan, salah satu program turunan yang menjadi atensi dari Panglima TNI kepada seluruh jajaran TNI di seluruh daerah dalam menjaga lingkungan dan ekosistem, khususnya wilayah pantai yang terdampak abrasi air laut..

    “Setelah kita tanam pohon mangrove ini terus kita pelihara dan di lihat perkembangannya, sehingga tanaman mangrove tersebut tumbuh dan bermanfaat bagi masyarakat pesisir,” imbuhnya.

    “Dan juga banyak sekali manfaat dari pohon mangrove, bukan hanya untuk menahan abrasi saja. Tetapi juga untuk kelangsungan pertumbuhan ekosistem menjadi lebih baik,” tuturnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Hendra Saputra, berharap kepada masyarakat sekitar untuk senantiasa merawat dan melestarikan kawasan hutan mangrove, mengingat mangrove memiliki banyak manfaat yang sangat besar dalam membantu kelangsungan hidup bagi mahluk hidup, terutama di daerah-daerah pesisir pantai.

    “Semoga adanya kegiatan ini kita dapat menginspirasi dan mendorong kecintaan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menjaga hutan mangrove,” tutur Dandim. (ANA)

  • Pemprov Sumsel Launching Gerakan Pamantauan Tumbuh Kembang Balita Se-Sumsel

    Pemprov Sumsel Launching Gerakan Pamantauan Tumbuh Kembang Balita Se-Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Suasana  berbeda terlihat dari wajah para balita saat  lagu  “Aku Anak Sehat” dinyayikan  Gubernur Sumsel H Herman Deru  pada Launching Gerakan Pamantauan Tumbuh Kembang Bayi/Balita Secara Serentak Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023 dan Penganugerahan Lomba Balita Indonesia di Mall PIM Palembang, Kamis (13/7).

    Puluhan anak ada yang ikut bernyanyi dengan cerianya dengan didampingi  para orang tua.

    Gubernur Herman Deru dalam sambutannya menggucap syukur karena dapat melanching  Gerakan Pamantauan Tumbuh Kembang Bayi/Balita Secara Serentak Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023 dengan melibatkan Posyandu tersebar di 17 Kabupaten/kota.

    “Bersyukur kita pagi hari ini kita bersama-sama mengingatkan kepada seluruh orang tua se Sumsel khususnya yang punya anak balita. Ada 6.000 poysandu kita lakukan gerakan pamantauan tumbuh kembang Bayi/Balita secara serentak Tingkat Provinsi Sumsel,” kata Herman Deru.

    Menurut Herman Deru gerakan tumbuh kembang bayi ini sangat penting, hal tersebut sebagai deteksi awal terhadap anak-anak khususnya di bawah umur 2 tahun untuk memonitor  tumbuh kembang anak agar tidak stunting.

    “Saya apresiasi acara ini dilakuakn antara kerjasama Dinkes dan TP PKK Sumsel.  Putra-putri kita ini  mempunyai hak yang sama,” ungkapnya.

    Kemudian lanjut Herman Deru tanggungjawab lainnya adalah memberikan  pendidikan yang baik selain memberikan asupan makananya yang bergizi.

    “Kita  tidak boleh lengah hal ini berkat kebaikan ibu-ibu semua. Penurunan angka stunting 6,2 persen  di Sumsel merupakan prestasi kita bersama,  dan belum pernah dicapai sebelumnya oleh   Sumsel,” tambahnya.

    Herman Deru menilai penurunan angka stunting ini tidak lepas upaya dari peran ibu-ibu dan aktivasi Posyandu.  Oleh sebab itu daribya  sejak menjabat Gubernur berinisiatif membagikan timbangan ke Posyandu.

    “Kenapa saya lakukan hal ini untuk mengaktivasikan Posyandu kita, kemudian akurasi tinggi dan berat badan. Saya apresiasi Posyandu dan ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas upaya penurunan stunting ini,” tutupnya.

    Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisetiwan mengatakan Launching Gerakan Pamantauan Tumbuh Kembang Bayi/Balita Secara Serentak Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023 bertujuan untuk meningkatkan komitmen bersama lintas sektor dalam bertujuan pembinanan dan pelayanan di Posyandu.

    “Kita memberikan apresiasi kalangan  orang tua bayi dan balita yang telah melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi serta memberikan penghargaan kepada bayi/balita sehat tingkat kabupaten/ kota se Sumsel,” tandasnya.

    Pada kesempatan ini Ketua TP PKK, Hj Febi Deru memberika hadiah pemenang lomba balita Indonesia Tingkat Provinsi Sumsel kategori 6 sampai 24 bulan dan Kategori 2 sampai 5 tahun.

    Kemudian dilanjutkan Launching Gerakan Pamantauan Tumbuh Kembang Bayi/Balita Secara Serentak Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023 ditandai dengan Touchsreen LED.

  • Pj.Bupati H. Apriyadi Mahmud Terima Sertifikat 1001 Inovasi Energi Baru Untuk Negeri Dari Bumi Sriwijaya

    Pj.Bupati H. Apriyadi Mahmud Terima Sertifikat 1001 Inovasi Energi Baru Untuk Negeri Dari Bumi Sriwijaya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Inovasi limbah kelapa dikelola menjadi cocopeat dan cocofiber di Kecamatan Lalan dan menghasilkan cuan hingga puluhan juta yang di inisiasi Pj Bupati Apriyadi Mahmud mendapatkan award dan pengakuan positif dalam rangkaian Sarasehan Nasional dengan Tema “Inovasi Baru Energi Bumi Sriwijaya” di Griya Agung Palembang, Kamis (13/7/2023).

    “Inovasi-inovasi yang dilakukan ini sangat luar biasa dan penting untuk masa depan, terlebih memanfaatkan sesuatu yang selama ini dianggap tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan menghasilkan nilai ekonomi yang berdampak ke masyarakat,” ungkap Gubernur Sumsel, Herman Deru.

    Lanjutnya, Kepala Daerah terutama di Kabupaten/Kota di Sumsel harus terus berupaya menciptakan inovasi yang berkontribusi untuk daerah dan masyarakat.

    “Kuncinya punya kemauan dan keinginan yang besar untuk memajukan daerah dengan inovasi dan memanfaatkan potensi yang ada,” tegasnya.

    Sementara itu, Pimpinan Redaksi Sripo-Tribun, Yudie Thirzano mengaku pihaknya sudah melakukan pengamatan pada inovasi pengolahan limbah kelapa menjadi cocofeat dan cocofiber yang di inisiasi Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud di Kecamatan Lalan Kabupaten Muba.

    “Kami apresiasi inovasi pak Bupati Apriyadi dan berhak meraih award dalam rangkaian sarasehan nasional dengan tema Inovasi Baru Energi Bumi Sriwijaya,” bebernya.

    Ia menambahkan, terobosan inovasi pengolahan kelapa menjadi cocofeat dan cocofiber di Muba menjadi bukti pemanfaatan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menghasilkan nilai ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat.

    “Kami ucapkan selamat kepada pak Bupati Apriyadi yang punya komitmen besar untuk membuat inovasi yang punya kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

    Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud menyebutkan, selama ini puluhan ton sampah atau limbah kelapa perhari yang berada di Kecamatan Lalan dan selama ini menjadi persoalan warga kini telah menemukan solusi nyata.

    Hal ini dibuktikan nyata dengan diresmikannya operasional Industri Cocopeat dan Cocofiber Kecamatan Lalan di Rumah Produksi Kelapa Terpadu Desa Purwo Agung (P2) Kecamatan Lalan.

    Mantan Kades Pematang Palas ini mengungkapkan, cuan yang dihasilkan dari limbah kelapa yang sudah dikelola menjadi cocopeat dan cocofiber tersebut mencapai Rp50-60 Juta perbulan.

    “Kita telah memulainya dengan mengirim cocopeat dari limbah kelapa tersebut ke beberapa perusahaan Pekanbaru. Ada 20 ton yang sudah dikirim, semoga ini jadi awal yang baik dan berkelanjutan demi perekonomian warga Lalan,” harapnya.

    Apriyadi menambahkan, selama satu bulan akan ada ratusan ton cocopeat limbah kelapa berasal dari Lalan Muba yang akan dijual ke luar Provinsi Sumsel. “Kemudian cocopeat dan cocofiber ini juga ada yang di ekspor ke luar negeri,” tuturnya.

    Ia menjelaskan, perusahaan-perusahaan dan pihak yang membeli cocopeat tersebut memanfaatkannya untuk media tanam dan beberapa kebutuhan lainnya.

    “Ada Sinar Mas dan beberapa perusahaan lainnya yang akan memanfaatkan cocopeat limbah kelapa dari Lalan ini menjadi media tanam operasional perusahaan,” terangnya.

    Kandidat Doktor Unsri ini mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan award yang telah diberikan. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Lalan yang kini telah mandiri mengelola limbah kelapa menjadi cocofeat dan cocofiber,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan rangkaian Sarasehan Nasional dengan Tema “Inovasi Baru Energi Bumi Sriwijaya” di Griya Agung tersebut Pj Bupati Apriyadi Mahmud turut didampingi Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, dan Plt Kabag Prokopim Muba Muhammad Agung Perdana SSTP MSi.

  • Kolaborasi Polres Lahat TNI dan Masyarakat Bersihkan Sampah

    Kolaborasi Polres Lahat TNI dan Masyarakat Bersihkan Sampah

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Sampah yang tercecer di jalan lintas Lahat – Pagaralam melalui Gumay Ulu, khususnya di Desa Indikat Ilir, Kecamatan Gumai Talang, telah tim bersihkan secara gotong royong pada hari Kamis (13/7).

    Kegiatan ini melibatkan Kapolres Lahat, AKBP S. Kunto Hartono SIK. MT, bersama dengan anggota polisi, masyarakat setempat, TNI, organisasi masyarakat yang peduli lingkungan, LLAJ Kabupaten Lahat, dan berbagai unsur lainnya.

    Kapolres Lahat, AKBP S. Kunto Hartono S.Ik, menjelaskan bahwa kegiatan peduli lingkungan berupa pembersihan sampah tersebut, mrmghadirkan seluruh polsek di wilayahnya masing-masing.

    “Kegiatan peduli lingkungan ini adalah langkah luar biasa yang patut kita apresiasi! Kolaborasi antara Polres Lahat, TNI, Dinas Perhubungan, dan Komunitas Pemuda untuk membersihkan sampah di jalan umum menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan komitmen untuk menjaga kebersihan,” ujar Kapolres Lahat AKBP S. Kunto Hartono S.Ik. Turut mendampingi Kapolres ada oKasubsi Penmas Aiptu Lispono SH.

    Lebih lanjut, melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan.

    Pertama, kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara lembaga penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    “Ini merupakan contoh yang bagus tentang bagaimana berbagai entitas dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama,”ujarnya.

    Kegiatan ini juga memberikan contoh yang baik kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

    Dengan melibatkan komunitas pemuda, mereka dapat menjadi agen perubahan dan memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

    Selain itu, membersihkan sampah di jalan umum juga berdampak langsung pada perbaikan kondisi kebersihan dan estetika lingkungan sekitar.

    Hal ini dapat mencegah timbulnya penyakit, mengurangi pencemaran lingkungan, dan menciptakan ruang yang lebih nyaman dan indah bagi semua orang.

    “Semoga kolaborasi ini menjadi contoh yang menginspirasi bagi komunitas lainnya, untuk terlibat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.