Operasi SAR Sungai Komering Berakhir, Rapi Ditemukan Meninggal 4 Kilometer dari Titik Awal

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban di rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

Jasad korban di rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, OKU Timur — Operasi pencarian terhadap Rapi Pratama Bin Mustawa (9), bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, Desa Riang Bandung, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, resmi berakhir setelah korban ditemukan, Rabu (23/9/2026).

 

Rapi ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung di wilayah Desa Sukanegara, sekitar 4 kilometer dari lokasi awal kejadian.

 

Tim SAR Gabungan yang menerima informasi penemuan korban langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah Rapi dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

 

“Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Raymond.

 

Ia juga mengapresiasi seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang ikut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

 

Dengan ditemukannya korban dan telah dilakukan serah terima kepada keluarga, operasi pencarian dan pertolongan terhadap Rapi Pratama dinyatakan selesai.

 

Kantor SAR Palembang mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan wilayah perairan.

 

“Utamakan keselamatan dan jangan mengambil risiko saat berada di sekitar perairan. Kewaspadaan kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan musibah,” pungkas Raymond.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla ke Petani
Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Komering, Tim SAR Sisir Aliran hingga 3 Kilometer
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida 1 Hektar
Wujud Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi Makanan untuk Warga
Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi untuk Warga
Kapolsek Buay Madang Timur Berikan Pembekalan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba pada Diklat Terpadu Dasar Banser XIX
Antisipasi Musim Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi dan Sosialisasi Larangan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:46 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida

Rabu, 23 September 2026 - 19:27 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla ke Petani

Rabu, 23 September 2026 - 15:44 WIB

Operasi SAR Sungai Komering Berakhir, Rapi Ditemukan Meninggal 4 Kilometer dari Titik Awal

Selasa, 22 September 2026 - 22:27 WIB

Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Komering, Tim SAR Sisir Aliran hingga 3 Kilometer

Selasa, 22 September 2026 - 16:16 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida 1 Hektar

Berita Terbaru