Modus Pengobatan Alternatif Cepat Dapat Anak, 3 Dukun Palsu Diciduk

- Redaksi

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Tiga pelaku penipuan dengan modus bisa membuat wanita hamil berkedok pengobatan alternatif, diringkus Unit Reskrim Polsek Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Dari kejadian ini, diperkirakan ada sekitar 300 ibu-ibu yang melapor dan mengalami kerugian bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga jutaan rupiah.

Hal ini diketahui saat jajaran Polsek Talang Kelapa dipimpin Kapolsek Kompol Sigit Agung Susilo, didampingi Kanit Reskrim Iptu Panji, yang berada di wilayah Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, melakukan Pers Rilis, pada Selasa petang (29/3/2022).

Dari kejadian ini, jajaran Polsek Talang kelapa berhasil mengamankan tiga tersangka, yaitu SW (Teteh), MA dan DW. Modus para tersangka menawarkan dan bisa membuat ibu-ibu jadi hamil.

Peran tiga tersangka berbeda-beda. MA berperan sebagai tukang urut, dan MA sebagai bagian administrasi. Sedangkan DW sebagai tenaga kesehatan dan mengecek tensi darah. Yang menarik disini tersangka DW merupakan tenaga kesehatan yaitu seorang lulusan perawat dan bersetifikasi.

Menurut pengakuan DW, dirinya tidak mendapatkan gaji dari kegiatan ini, namun dari setiap pasien yang datang, DW mematok harga Rp40 ribu untuk setiap kali melakukan pemeriksaan dan tensi darah.

Sementara itu, Kapolsek Talang kelapa mengatakan, ketiga teraangka berhasil diamankan di daerah Perumahan Puri Gading Mas, Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin.

“Untuk barang bukti kita berhasil mengamankan satu botol minyak urut, dua buah hasil test kehamilan, satu gelas garam kasar, satu alat pengecek detak jantung.

“Dari kegiatan praktek dengan modus pengobatan alternatif, ketiga tersangka berhasil mengantongi uang berkisar Rp250 juta dari para korban. Untuk ketiga tersangka kita jerat dengan pasal 378 KUHP. Ketiga tersangka sudah kita naikan ketahap penyidikan,” ucap Sigit.

Sementara itu salah satu korban LN mengatakan, dirinya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp4 juta. Belum lagi dari beberapa teman-teman saya. “Saya mengalami kerugian sekitar Rp4 juta. Disini bukan hanya uang kami yang ditipu, kami juga merasa malu kepada keluarga,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6
Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor
Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 
Jatanras Polda Sumsel Ringkus DPO Kasus Bongkar Rumah di Talang Jambe

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 

Rabu, 30 September 2026 - 11:48 WIB

Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor

Selasa, 29 September 2026 - 15:08 WIB

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Berita Terbaru