Miris, Kenaikan Harga Sawit tidak Dinikmati Petani

- Redaksi

Rabu, 1 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Apkasindo, M. Yunus (dua dari kanan). (Photo: Reza Mardiansyah)

Wakil Ketua Apkasindo, M. Yunus (dua dari kanan). (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga tandan buah segar (TBS) Sawit di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami kenaikan. Harga TBS ini ditentukan sebanyak dua kali dalam satu bulan oleh tim penetapan harga di Sumsel.

Namun sayangnya, kenaikan ini nyatanya tidak dirasakan para petani Sawit. Hal ini dikatakan Wakil ketua DPW Apkasindo Sumsel, M. Yunus. Dia menyebut, jika kenaikan harga TBS dan CPO juga berdampak pada petani Sawit. Namun, para petani ini tidak bisa menikmati kenaikan harga karena Pupuk yang juga ikut naik.

Menurut Yunus, harga pupuk ikut naik berbarengan dengan naiknya harga Sawit bahkan sampai dua kali lipat. “Sayangnya dengan naiknya harga Sawit tidak bisa di nikmati petani dengan naiknya juga kita harga pupuk,” jelas Yunus, Rabu (1/12/2021).

Sebelumnya, disampaikan Yunus, harga Pupuk Urea dikisaran Rp3 ribu sampai Rp4 ribu per kilogram. Harga pupuk naik dua kali lipat beriringan dengan nilai jual Sawit yang ikut melonjak menjadi Rp8 ribu per kilogram. Di mana, dalam satu Sak (Karung) pupuk itu seharga Rp400 ribu.

“60 persen biaya Sawit itu ada pada pupuknya. Kalau pupuknya mahal habis uangnya untuk pupuk saja, mana mau menikmati hasil,” jelasnya.

Menurutnya, harga jual Sawit dari petani ini masih mengikuti penetapan dari Pemerintah yang di rilis Dinas Perkebunan Sumsel dalam dua minggu satu kali.

“Harga jual Sawit ke petani, kalau dia mitra plasma dan perusahaan, bagus dengan harga penetapan dari pemerintah yang tiap dua Minggu sekali di rilis Disbun. Paling tinggi pada periode ini Rp3,2 ribu. Kemungkinan bisa naik lagi,” katanya.

“Sebenarnya kami hendak menyampaikan kepada pemerintah, tolong perhatikan harga pupuk karena bukan hanya Sawit. Sehingga petani bisa menikmati kesejahteraan dari kenaikan harga Sawit,” harap Yunus. (ANA)

Berita Terkait

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang
Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri
Pesan Menyentuh MUI Pagar Alam, Jangan Awali Pernikahan yang Sakral dengan Hal yang Menghilangkan Keberkahan
Pelaku Pencuri BBM PT BPP di Tangkap Polsek BHL 
Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan
Perkuat Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi dan Sosialisasi ke Warga
Aksi Humanis Polisi: Temukan Warga Terjatuh dari Motor, Langsung Dilarikan ke RS Sobirin 

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:14 WIB

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang

Minggu, 27 September 2026 - 17:09 WIB

Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri

Minggu, 27 September 2026 - 12:44 WIB

Pelaku Pencuri BBM PT BPP di Tangkap Polsek BHL 

Sabtu, 26 September 2026 - 19:09 WIB

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 September 2026 - 19:07 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat

Berita Terbaru