Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Aset Milik Pemerintah dan BUMN di Sumsel

- Redaksi

Rabu, 12 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Belum adanya kepastian hukum atas aset seperti sebidang tanah, kerap kali memicu terjadinya sengketa atau bahkan peseteruan baik antar masyarakatat maupun dengan badan usaha hingga pemerintah.

Untuk itu, membagikan Sertifikat tanah untuk Instansi Pemerintah serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Provinsi Sumsel agar memiliki landasan hukum dalam kepemilikan aset.

Menteri ATR/Kepala BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengatakan, sertifikat atas tanah memang sangat dibutuhkan. Hadi menyebut, program PTSL merupakan salah satu bentuk komitmen menyelesaikan konflik dan sengketa atas kepemilikan tanah yang masih kerap terjadi.

Dimana tergetnya, tahun 2025, semua aset tanah baik milik instansi maupun masyarakat seluruhnya terdaftar.

“Dari 124 juta bidang tanah yang ada, saat ini sudah 84 juta bidang tanah yang sudah terdaftar di seluruh indonesia. Kita erus berkomitmen untuk mempercepat PTSL ini sehingga semua tanah ini bisa seluruhnya terdaftar,” katanya usai pemberian sertifikat tanah aset milik pemerintah, Rabu (12/4/2023).

Tidak hanya itu. untuk mempermudah layanan pelayanan sertifikasi atas aset tanah, kementerian ATR/BPN telah mengembangkan layanan digitalisasi.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru terus mendorong percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk menanggulangi persoalan tanah tersebut.

“Bupati dan Walikota juga harus mempertegas jajarannya seperi kepala desa untuk selalu memantau dan menyelesaikan persoalan sengketa tanah di wilayahnya. Termasuk persoalan yang melibatkan aset milik pemerintah,” kata Herman Deru, saat penyerahan sertifikat BMN, BMD, dan BUMN, oleh Menteri ATR atau Kepala BPN di Auditorium Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Rabu (12/4).

Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang menjadi pemicu timbulnya sengketa terhadap aset pemerintah tersebut.

Oleh karena itu, Herman Deru meminta Kementerian ATR/BPN memberikan bimbingan khusus dalam menghadapi persoalan tersebut.

Diketahui, penyerahan sertifikat tgnah BMN, BMD, dan BUMN tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memperjelas kepemilikan aset milik instansi.

Berita Terkait

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Berita Terbaru