Mayoritas Penduduk Indonesia Islam, Ekonomi Syariah Justru Belum Berkembang

- Redaksi

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru, didampingi Kepala BI Perwakilan Sumsel, Hari Widodo, saat membuka Event Syafari. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru, didampingi Kepala BI Perwakilan Sumsel, Hari Widodo, saat membuka Event Syafari. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Herman Deru, membuka kegiatan Syariah Festival Sriwijaya (Syafari) 2021, yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan.

Deru mengatakan bahwa BI yang berperan sebagai akselerator, inisiator, dan regulator dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia, harus didukung berbagai sektor, agar kemajuan ekonomi syariah di Indonesia dapat terwujud.

“Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Sumsel juga merupakan mayoritas muslim, akan tetapi ekonomi syariah tidak begitu berkembang di sini. Hal ini terjadi dikarenakan kurangnya literasi yang kita berikan kepada masyarakat,” ungkap Deru, dibincangi usai membuka acara tersebut, Kamis (22/7/2021).

Terkait dengan kegiatan Syafari yang diselenggarakan, Deru berharap semoga melalui festival ini, semua masyarakat dapat lebih mengenal apa itu ekonomi syariah, serta mensosialisasikannya dan mengajak masyarakat lain untuk berpartisipasi dalam mengembangkan ekonomi syariah di Sumsel.

“Saya juga berharap agar Bank yang termasuk dalam himpunan Bank Ekonomi Syariah Indonesia untuk dapat menerapkan tranparansi disetiap transaksinya serta gencar dalam mengedukasi dan mengenalkan ekonomi syariah kepada masyarakat agar ekonomi syariah dapat diterapkan pada kehidupan mereka,” katanya.

Sedangkan terkait dengan sertiflkasi halal, HD meminta agar instansi terkait untuk lebih aktif dalam memberikan sertiflkat halal kepada pelaku usaha khusunya UMKM.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bl Sumsel, Hari Widodo menjelaskan bahwa SYAFARI 2021 akan dilaksanakan pada tanggal 22 23 Juli 2021 di Kota Palembang yang juga merupakan rangkaian kegiatan dari Road to FESyar Regional Sumatera tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Pekan Baru.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari BI Sumsel dalam mendukung dan meningkatkan perkembangan ekonomi syariah di Sumsel,” ucap Hari. (ANA)

Berita Terkait

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G untuk Dukung Aktivitas Digital Masyarakat  
Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif
Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat
Melok Honda Bae Ramaikan Bulan Kemerdekaan di Sumsel
Cetak Generasi Melek Keuangan, Kemenag Sumsel dan BI Gelar Kick Off Edukasi Kebanksentralan
Yuk… Cobain RAGAM RASA di The Alts Movement
ARYADUTA Palembang sukses hadirkan 500+ Peserta dari Berbagai Kota Meriahkan “Ragam Raso Kito” Bersama Nicky Tirta

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:10 WIB

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G untuk Dukung Aktivitas Digital Masyarakat  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Melok Honda Bae Ramaikan Bulan Kemerdekaan di Sumsel

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB