Lima Pria yang Dituduh Menculik Anak Sepakat Berdamai, Dapat Ganti Rugi dari Lima Kades senilai Rp 30 Juta

- Redaksi

Kamis, 9 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Pol Supriadi

Kombes Pol Supriadi

SUARAPUBLIK.ID, MURATARA – Kasus lima pria yang nyaris diamuk massa akibat dituduh hendak menculik anak, di Desa Sukaraja Kecamatan Karangjaya Kabupaten Muratara berakhir damai.

Kelima pria tersebut bersama Pemerintah Kecamatan Karang Jaya dan lima pemerintah desa, yang berkaitan dengan kejadian itu menyatakan sepakat berdamai.

Perdamaian di antara mereka difasilitasi oleh Polres Muratara, Koramil 406-03/Muara Rupit, dan pemerintah daerah setempat .

“Saat dimintai keterangan oleh wartawan Kapolda Sumsel Irjen Pol A.Rachmad Wibowo SIK melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM membenarkan hal tersebut

“Mudah-mudahan ini dapat dimengerti oleh semua, jadi pelajaran kita semua,dan kasus dimuratara ini Clear ” kata Kata Supriadi dalam keterangan pers, Kamis (9/2/2023) Siang

“Tentunya sudah melalui mediasi sehingga lahirlah sebuah kesepakatan dan kesepahaman. Ini menjadi musibah kita semua,” sambung Supriadi

Supriadi menyebutkan kelima pria tersebut diberi sejumlah uang dari lima kepala desa dan pemerintah kecamatan yang telah sepakat dalam mediasi, dan bersedia bertanggung jawab.

“Ini bentuk kepedulian sebagai bantuan kemanusiaan dari pihak pemerintah kecamatan dan beberapa pemerintah desa memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang kemarin sempat terjadi kesalahpahaman, Alhamdulillah sudah diterima kedua belah pihak,” sahutnya.

Menurut Supriadi, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan hingga akhirnya kelima pria tersebut bersedia berdamai dan tidak melapor balik atas perbuatan tak mengenakkan dan kerugian yang dialami.

“Sudah dicantumkan dalam poin-poin hasil mediasi, dalam surat pernyataan bahwa memahami ini adalah sebuah musibah dan kesalahpahaman,” jelasnya.

Terkait mobil yang dirusak dan barang dagangan mereka yang dijarah warga, Supriadi menyebut semuanya telah disepakati ada bentuk pertanggungjawaban berupa uang.

“Itu semua telah disepakati tadi, bahwa ada bentuk pertanggungjawaban sebagai bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban, memperbaiki kerusakan kendaraan itu. Jadi ini sudah clear, selesai,” ujar Supriadi

Dari pantauan awak media kegiatan mediasi tersebut dihadiri Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra SIK Wakapolres Kompol.MP Nasution Serta PJU dilingkungan Polres Muratara Kapolsek Karang jaya AKP Toman Gultom Serma TNI Abdul kodir (Babinsa), Sekcam karang jaya Bpk Hendri para kades dilingkungan wilayah karang jaya serta masyarakat ujarnya

Dari kejadian ini Supriadi mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan berita Hoax (bohong) yang belum tentu kebenarannya, cek faktanya dan jangan main Hakim sendiri.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamenang, Alfatah menyebutkan jumlah total uang dari kesepakatan patungan lima pemerintah desa dan pemerintah kecamatan yaitu Rp 30 juta.

Adapun pihak yang bertanggungjawab atas kejadian ini adalah pemerintah Kecamatan Karang Jaya, serta lima pemerintah desa yakni Desa Terusan, Sukaraja, Rantau Telang, Muara Batang Empu, dan Sukamenang.

“Hasil kesepakatan, Rp 30 juta, itu bentuk kepedulian kemanusiaan, kita semuanya menganggapnya ini musibah bersama. Untuk barang-barang yang dijarah masih kita usahakan dikembalikan,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar
Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Hendak Transaksi 95 Gram Sabu, Pasutri di Palembang Digulung Polisi, Kini Divonis 10 Tahun
Pria 45 Tahun Diamankan Usai Petani Tewas di Lapak Sawit Aur Duri
Sidang Smartboard-Chromebook: Ahli KPK Ungkap Suap Bisa Lewat WhatsApp dan Kode Rahasia

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung

Berita Terbaru

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Ogan Komering Ilir

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:37 WIB

Foto, Bupati OKI Munchendi, saat meninjau lokasi karhutla di Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan,

Ogan Komering Ilir

OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:35 WIB