Lansia Diturunkan Paksa Oleh Driver Taksi Online di Jalan

- Redaksi

Senin, 11 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nenek Yurpa yang menjadi korban driver taksi online, ditinggal di jalan.

Nenek Yurpa yang menjadi korban driver taksi online, ditinggal di jalan.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Driver online diketahui bernama CD melakukan perbuatan dinilai tak beretika kepada konsumen. Lantaran korban mendapatkan order dari seorang ibu yang mengalami kecelakaan. Namun, tiba-tiba ibu itu diturunkan di jalan.

Driver online itu menggunakan mobil Avanza warna hitam, melakukan aksi tersebut kepada Yurpa, seorang nenek berusia 72 tahun. Driver online tersebut dengan tega menurunkan wanita lansia di jalan dengan cara mengcancel orderan.

Berdasarkan informasi dihimpun, kejadian bermula ketika Lia (21) memesan taksi online untuk mengantarkan orang yang sedang mengalami sakit akibat kecelakaan. Orderan sendiri dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB dari Rumah Sakit (RS) Myria (yang sekarang berubah nama menjadi Charitas Hospital KM 7) menuju ke Jalan Sosial. Akun atas nama CD dengan secara sepihak mengcancel orderan yang telah dipesan, dan dengan arogannya dan tanpa memiliki hati nurani, menurunkan penumpang yang sedang mengalami sakit akibat kecelakaan tersebut di POM Bensin yang berada di jalan Kol H Burlian depan Punti Kayu.

Saat wartawan mencoba mewawancarai dan mengejar mobil yang dikendarai terduga oknum sopir tersebut, ia melarikan diri dan bergegas tancap gas.

Sementara itu Lia selaku Customer taksi online Gocar/Gojek saat diwawancarai mengatakan, kejadian ini berawal ketika mereka (korban dan custumer) memesan taksi online untuk mengantarkan neneknya yang sedang sakit. Ketika mereka memesan melalui aplikasi mereka mendapatkan sopir dengan akun atas nama CD, titik jemput awal dari Charitas Hospital KM 7 menuju jalan Sosial KM 5 Palembang.

Namun baru beberapa meter berjalan, orderan mereka di cancel oleh sopir taksi online tersebut dan menyuruh korban turun dari mobilnya tanpa ada alasan pasti. Sedangkan mereka saat itu lagi membawa neneknya yang sedang sakit karena kecelakaan. Nenek mengalami lepas engsel siku tangan sebelah kiri.

“Kami diturunkan paksa oleh oknum sopir taksi online tersebut di Pom bensin sebelah RS Charitas Hospital KM 7, kami sempat memohon kepada sopir tersebut agar menyelesaikan orderan yang kami pesan. Nenek kami yang mengalami sakit pun sempat memohon agar mau mengantarkan dan menyelesaikan orderan tersebut, namun dengan angkuh dan tidak berprikemanusiaan sopir tersebut menurunkan nenek kami yang sedang mengalami sakit akibat kecelakaan.

Bahkan oknum sopir tersebut tidak mau dibayar walaupun dibayar berapa pun, dia juga mengatakan dengan angkuhnya bahwa dirinya hanya iseng saja untuk mengambil orderan tersebut. “Satu yang kami sayangkan mengapa setelah kami sudah menaiki mobil tersebut orderan kami di cancel, seharusnya kalau memang tidak mau menerima orderan mengapa tidak dari awal saja untuk melakukan cancel orderan dari kami,” ungkap Lia dengan nada geram.

Saat kami konfirmasi melalui telephon, Senin (11/7/2022) Aji Wihardandi selaku Head of Regional Corporate Affairs Gojek Sumatera mengatakan, pihak Gojek Indonesia telah mendengar kasus tersebut dan sedang mendalami kasus tersebut.

“Saat ini pihak kami telah melakukan investigasi tentang ini,” jawabnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya tidak mentolerir segala bentuk tindakan yang membuat konsumen atau pelanggan tidak nyaman. “Kami pasti memberikan sanksi berupa suspend selama investigasi berlangsung,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Dhi)

Berita Terkait

Raperda Pemajuan Kesenian Resmi Disetujui dalam Rapat Paripurna, Ratu Dewa: Ini Penantian Cukup Panjang 
Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan Dukungan 10 Ribu Bibit Ikan Patin di Kecamatan Plaju Untuk Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan
Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, Enam Pekerja Kilang Plaju Borong Tiga Penghargaan Taiwan Innotech Expo 2026 Berkat Optimalisasi Biodiesel
Lompat dari Jembatan Ampera, Pria 48 Tahun Diselamatkan Warga
Sidang Chromebook Muara Enim: JPU KPK Kejar Sumber Informasi Proyek
Dua Terdakwa Jalani Sidang Perdana, Jaksa Bongkar Skenario Tutup Kasus Internet Desa Muba
Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang
Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:28 WIB

Raperda Pemajuan Kesenian Resmi Disetujui dalam Rapat Paripurna, Ratu Dewa: Ini Penantian Cukup Panjang 

Selasa, 22 September 2026 - 15:29 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan Dukungan 10 Ribu Bibit Ikan Patin di Kecamatan Plaju Untuk Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:27 WIB

Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, Enam Pekerja Kilang Plaju Borong Tiga Penghargaan Taiwan Innotech Expo 2026 Berkat Optimalisasi Biodiesel

Selasa, 22 September 2026 - 15:07 WIB

Lompat dari Jembatan Ampera, Pria 48 Tahun Diselamatkan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 15:05 WIB

Sidang Chromebook Muara Enim: JPU KPK Kejar Sumber Informasi Proyek

Berita Terbaru