KSEI Catat Jumlah Penanam Modal di Sumsel Sebanyak 395.770 per Mei 2025

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Unit Edukasi Layanan Jasa Investor KSEI, Rut Yendra Indriyatmi. Foto: Tia

Kepala Unit Edukasi Layanan Jasa Investor KSEI, Rut Yendra Indriyatmi. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah penanam (investor) modal di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga bulan Mei 2025 mencapai 395.770.

“Investor Pasar Modal Sumsel menduduki urutan ke-8 dari total 38 provinsi, dan asetnya di posisi Rp17,94 triliun,” ujarnya Kepala Unit Edukasi Layanan Jasa Investor KSEI, Rut Yendra Indriyatmi, Kamis (12/6/2025).

Ia menjelaskan secara rinci jika investor tersebut paling banyak laki-laki yakni 61,63 persen, sedangkan perempuan 38,63 persen.

“Kalau dilihat dari pekerjaan, sebanyak 27,10 persen investor merupakan pegawai swasta, negeri dan guru, kemudian 23,25 perden merupakan kalangan pelajar,” jelasnya.

Menurutnya, sebanyak 80,76 persen dari total investor di Sumsel merupakan kalangan milenial dan gen z.

“Jumlah itu juga sejalan (inline) dengan data nasional yang sebanyak 80 persen dari total jumlah investor merupakan gen z dan milenial. Kalau secara nasional, per Mei tahun ini jumlah investor pasar modal sudah menembus 16,6 juta dengan sebaran 15,7 juta penanam modal di reksa dana, 7 juta di produk saham dan surat berharga lainnya, dan sebanyak 1,2 juta SBN,” imbuhnya.

Ia menyampaikan jika saat ini angka investor di Tanah Air sudah cukup tinggi. Akan tetapi, pihaknya menyoroti masih rendahnya para investor yang memanfaatkan AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas).

“AKSes ini sudah hadir sejak 2009, tapi dalam perkembangannya investor sudah 16,6 juta, yang menggunakan AKSes tidak sampai 1 juta,” ungkapnya.

Lebih lanjut, tambahnya, AKSes merupakan fasilitas yang disediakan bagi para investor untuk memonitor posisi dan mutasi Efek miliknya yang tersimpan di KSEI.

“Beberapa fitur di AKSes yang bisa digunakan para investor diantaranya informasi pajak para investor, eASY.KSEI, dan CORES KSEI,” tambahnya.

Ia mengatakan jika masih diperlukan sosialisasi lagi kepada para investor untuk bisa menggunakan infrastruktur AKSes dengan baik dan memonitor langsung aset mereka.

“Karena kalau kita membicarakan keamanan, sederet peraturan di reksadana itu high regulated, tapi kalau sebagai investor nggak ikut ngawal ya sama aja. Sebagai investor juga punya tanggung jawab untuk mengawal aset kita sendiri,” kata dia.

Berita Terkait

“Laga Para Juara” Berlanjut di Palembang Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional
Tanggapi Soal Siswa Keracunan MBG di Muba, Deru Soroti Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis
Tetap Ngemudi Ojol meski Punya Asma dalam Kondisi Kabut Asap, Warga Kertapati Meninggal Akibat Sesak Napas
Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP
Brigjen Pol Rony Samtana Gantikan Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumsel
Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Polrestabes Palembang Sediakan Posko Pengobatan Gratis Menderita ISPA 

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:06 WIB

“Laga Para Juara” Berlanjut di Palembang Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Tanggapi Soal Siswa Keracunan MBG di Muba, Deru Soroti Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Brigjen Pol Rony Samtana Gantikan Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumsel

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Berita Terbaru