Konten Kreator Willy Salim Segera Dipanggil Penyidik Terkait Kasus 200 Kg Rendang

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono. (Photo: Kiki Nardance)

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bergulirnya kasus konten kreator Willy Salim yang sempat viral lantaran kontennya memasak rendang 200 kg hilang, diduga ambil warga Palembang, masih terus berlanjut.

Dan oleh konten tersebut dianggap merusak nama seluruh warga Sumsel, khususnya kota Palembang. Akibat peristiwa ini dirinya dilaporkan ke Polda Sumsel.

Diketahui, sebelumnya dikabarkan jika Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian R Djajadi, mengatakan laporan polisi terhadap konten kreator Willie Salim dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.

Ketika dikonfirmasi, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, mengatakan jika pihaknya sudah mendengar kalau kasus ini akan dilimpahke ke Polrestabes Palembang.

“Berkasnya akan kami terima secara resmi, kemudian baru akan kami tindak lanjuti segera, dan informasi terakhir berkas sudah di penyidik kita, sudah berjalan,” kata Harryo.

Harryo mengatakan, jika laporan sudah diterima, maka pihaknya akan memanggil Willy Salim jika diperlukan. “Ya Pelaporan akan kita terima, dan jika memang dibutuhkan keterangannya, yang bersangkutan akan kita panggil untuk menjalani pemeriksaan,” katanya.

Sebelumnya, kejadian tidak terduga mewarnai aksi sosial yang dilakukan oleh Willy Salim saat mengadakan acara berbagi rendang di Palembang.

Acara tersebut berlangsung di sekitar Jembatan Ampera, tapi sayangnya sebelum rendang tersebut masak, daging sapi yang dimasak habis dalam sekejap. Mereka menyerbu dan mengambil daging tersebut tanpa menunggu rendang masak.

Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, dan menimbulkan pro dan kontra, banyak tokoh masyarakat kota Palembang yang menilai konten yang dibuat Willy Salim menjatuhkan Kota Palembang sehingga berujung dengan pengaduan kepada Willy Salim ke Kantor Polisi. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru