Kesan Kumuh Rusun 26 Ilir Dapat Perhatian Serius Ombudsman

- Redaksi

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Johanes Widijantoro, Perwakilan dari Ombudsman bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Palembang, meninjau Rumah Susun (Rusun) di kawasan 26 Ilir Palembang, Senin (11/10/2021).

Ombudsman merupakan Lembaga Negara yang berwenang untuk mengawasi segala pelayanan publik, yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Salah satu contoh lembaga yang diawasi adalah Perusahaan Umum Perumahan Nasional (Perumnas), yang mengurusi pengembangan Rumah Susun 26 Ilir.

“Kami merespon terhadap Laporan tersendatnya revitalisasi Rumah Susun ini,” ujar Johanes, didampingi Kepala Dinas PU PRKP, Affan Mahali Prafanca.

Dia menilai, kondisi Rusun yang sudah tua, hilangnya sarana dan prasarana, serta tumpukan sampah, menjadi tanda tanya akan kemajuan proses peremajaan Rusun yang telah lama direncankan Pemerintah Kota Palembang.

“Pemerintah Kota Palembang sebagai pihak pengelola wilayah memiliki kepentingan untuk mendorong Pemerintah Pusat untuk segera merealisasikan rencana-rencana revitalisasi itu,” jelas Johanes, yang juga Dosen di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Peremajaan Rusun berguna untuk memberikan kenyamanan serta mencegah resiko kecelakaan yang dapat membahayakan kesejahteraan penghuni Rusun.

Instalasi listrik yang sudah berusia puluhan tahun, serta bangunan rusun sendiri yang telah ada semenjak 1984 menunjukan usia tuanya dan dalam keadaan kritis perlu pembaruan.

Rendahnya kesehatan lingkungan juga mendapatkan perhatian, bertumpuknya sampah dan tersumbatnya selokan dapat menjadi sarang berbagai macam penyakit yang membahayakan masyarakat sekitar.

Johanes menyampaikan, menurut informasi yang diterima dari Pihak Perumnas bahwa dana masih menjadi masalah dalam proses revitalisasi Rusun, dan Ombudsman akan menyelidiki kebenaran pernyataan ini.

“Kami akan konfirmasi apakah benar dana menjadi masalah pada proyek yang sudah berlangsung selama 5 tahun ini,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PU Perkp Affan Mahali, mengatakan, pemerinth kota Palembang mendampingi perwakilan Ombudsman melihat kondisi rusun yang terlihat kumuh sedangkan pembangunan mempercantik sungai sekanak berjalan.

“Walikota Palembang H Harnojoyo sendiri telah menyampaikan kepasa Dirut Perumnas untuk dapt membantu revitalisasi rusun tersebut,” jelas Affan.

Mengingat aliran anak sungai melintas di kawasan rusun, sudah dipercantik, maka perlu adanya revitlisasi, dari Perumnas sendiri siap untuk melakukan revitlisasi. “Namun karena soal pendanaan tetapi masuk prioritas utama,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Berita Terbaru