Kemantapan Jalan Provinsi Sudah 95 Persen, 9 Jembatan Selesai Diperbaiki

- Redaksi

Jumat, 3 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Herman Deru, yakin jika tahun 2021 ini bisa mencapai 100 persen kemantapan jalan yang dipegang Pemerintah Provinsi (Pemprov). Hal ini diungkapkanya saat Peringatan Hari Bhakti PU ke-76 di UPT Workshop PU Bina Marga Sumsel, (3/12/2021).

Kata Deru, kemantapan jalan ini telah melebihi capaian tahu lalu yang hanya mencapai 90.02 persen dimana angka ini dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan. “Sekarang sudah mencapai 95 persen, mungkin akan mencapai 100 persen di akhir tahun ini,” kata Deru.

Menurut Deru, apa yang telah dicapai Dinas PUBM-TR Sumsel ahar terus di tingkatkan mengingat ia sangat mengutamakan pelayanan ke masyarakat harus di dahulukan.

“Tak hanya berhenti disitu, semua jalan yang mantap ini kedepan harus di pelihara dan di perbaiki. Target kedepan juga kita akan men-Triger beberapa ruas jalan Kabupaten Kota sembali melakukan pemeliharaan ini,” ungkapnya.

Deru juga meminta agar Dinas PU meningkatkan kualitas SDM-nya, apalagi menurutnya PU merupakan ujung tombak pembangunan Infrastruktur dan mencapai sasaran pembangunan.

“Upgradeding kemampuan perlu dilakukan kualitas SDM nya bisa lebih baik lagi. Saya harap kedepan akan ada Diklat atau pelatihan khusus untuk SDM di Dinas PU,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM-TR Sumsel Dharma Budhi menambahkan jika kwalitas pemantapan jalan bisa saja turun mengingat kedepan pihaknya akan mengambil 12 ruas jalan milik Kabupaten Kota dialihkan ke provinsi melalui SK Gubernur perubahan status jalan. Ini akan memengaruhi kemantapan jalan, karena rumus pembagiannya.

“Jadi juka ini turun, bukan karena kualitas jalan buruk, tapi ada beban baru yang harus kami perbaiki,” ungkapnya.

Apalagi, menurut Budhi, tahun 2022 ada pengurangan APBD yang turun 50 perseh lebih dari tahun 2021. “Jika tahun ini anggarannya mencapai Rp1,5 triliun pada 2022 nanti hanya di kisaran Rp787 miliar. Meski menurun hampir separuh, kita tinggal menentukan skala prioritas, kegiatan pembangunan tetap bisa dilakukan namun dilaksanakan secara fleksibel,” jelasnya.

Dari yang dialokasikan tahun ini, jumlah kegiatan pekerjaan di Dinas PUBM-TR sebanyak 81 paket, rinciannya 72 paket jalan dan 9 jembatan. Kepala Bidang Jembatan Dinas PUBM-TR Muhammad Afandi menambahkan jika ada 9 Jembatan yang selesai kemantapanya.

“Ada 9 jembatan yang menjadi prioritas kita tahu  2021 ada beberapa yang telah dan hampir selesai perbaikanya salah satunya Jembatan di Airaman Lubuk Batang Kabupaten OKU yang sempat putus. Ada diantara 9 jembatan ini kemungkinan nanti pak Herman Deru yang meresmikanya,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk tahun 2022 akan ada kemungkinan ada 7 Jembatan yang menjadi skala Prioritas perbaikan. 7 jembatan ini tersebar di beberapa Kabupaten di Sumsel salah satunya terdapat di Kabupaten PALI.

“Saya lupa di mana saja, yang pasti ada 7 Jembatan yang menjadi skala prioritas untuk tahun 2022 akan kita perbaiki. 7 jembatan ini sudah masuk kedalam layak perbaikan di antaranya umur jembatan yang telah masuk dalam usia 30 tahun. Bahkan ada yang lebih,” terangnya.

Dikatakanya, Dinas PUBM-TR meng-handle kurang lebih 500 jembatan yang tersebar di Seluruh Kabupaten Kota di Sumsel dengan 900 Meter Maju. “7 Jembatan itu menjadi skala prioritas karena kondisinya dinilai sudah sangat Kritis,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Delapan Terdakwa Kasus Kredit BRI-BSS dan SAL Tak Ditahan, Ini Penjelasan PN Palembang
Dua Sopir Pengangkut 10 Ribu Liter BBM Ilegal Divonis 1,5 Tahun
Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak Puluhan Kasus 3C dan Premanisme
Tiga Pelaku Komplotan Curanmor Resahkan Warga Plaju Palembang Diringkus Unit Ranmor
Tata Kelola Pemkot Pagar Alam Diuji, Sekda Minta OPD Jangan Setengah-Setengah
Hilangnya Atap Alkan Ternyata Dicuri, Korban Melihat Rekaman CCTV 
Hakim Cecar Saksi Soal Biaya dan Pertanggungjawaban dalam Sidang Kredit BSS-SAL
Polsek Rambang Cek Laporan Satwa Diduga Beruang, BKSDA Segera Turun ke Lokasi

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:08 WIB

Delapan Terdakwa Kasus Kredit BRI-BSS dan SAL Tak Ditahan, Ini Penjelasan PN Palembang

Senin, 28 September 2026 - 17:30 WIB

Dua Sopir Pengangkut 10 Ribu Liter BBM Ilegal Divonis 1,5 Tahun

Senin, 28 September 2026 - 15:17 WIB

Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak Puluhan Kasus 3C dan Premanisme

Senin, 28 September 2026 - 15:13 WIB

Tata Kelola Pemkot Pagar Alam Diuji, Sekda Minta OPD Jangan Setengah-Setengah

Senin, 28 September 2026 - 14:37 WIB

Hilangnya Atap Alkan Ternyata Dicuri, Korban Melihat Rekaman CCTV 

Berita Terbaru