Kejari Muba Didesak Usut Dugaan Korupsi di Dinas Sosial dan BPKAD

- Redaksi

Kamis, 29 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Target Lacak Pemuda Anti Korupsi (Telapak) Sumsel, kembali berorasi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin, Kamis (29/9/2022).

Teriakan lantang disampaikan Telapak Sumsel di gedung Adhyaksa, menuntut tiga anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dilakukan pengusutan dugaan korupsi, dalam kegiatan pengadaan dan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menelan dana miliaran rupiah.

M. Almi, selaku Koordinator Lapangan, dalam orasinya mengatakan, ada tiga Dinas harus dilakukan pemeriksaan dan investigasi oleh penyidik Kejari Musi Banyuasin.

“Ada penggunaan anggaran pada Dinas Sosial, peningkatan kemampuan sumber kesejahteraan sosial senial Rp2,7 miliar dan anggaran asuransi kematian senilai Rp3,1 miliar. Selain itu ada juga bantuan kegiatan bedah rumah senilai Rp2,8 miliar,” tegas Almi, di halaman kantor Kejari Musi Banyuasin.

Menurut Almi, yang tidak kalah pentingnya lagi, pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) anggaran tahun 2021 – 2022, senilai miliaran rupiah.

“Kami berharap Kejari Muba mampu membawa kasus ini sampai meja hijau. Sehingga Muba bersih dari KKN. Telapak akan tetap konsisten memberi support moral terhadap penyidik,” ucap dia.

Koordinator Aksi Umsiar Selegar, juga menyampaikan, pihaknya akan melaporkan temuan di Dinas Sosial dan DPPKAD Musi Banyuasin secara resmi.

“Besok kami akan sampaikan laporan secara resmi ke pihak Kejari Musi Banyuasin. Ada dua Dinas yaitu Dinas Sosial dan BPKAD Musi Banyuasin,” kata dia.

Kasi Intelijen Kejari Musi Banyuasin Rizki, menyampaikan, pihaknya mengapresiasi Telapak Sumsel untuk menjadi bagian dari kontrol sosial.

“Kami mewakili dari Kejari Musi Banyuasin, dan mengapresiasi apa yang disampaikan kawan-kawan Telapak Sumsel. Tentu dalam hal ini kami menerima saran dan kritikan. Kami akan menampung apa yang disampaikan,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Istri almarhum, Rika Yunita (39) saat ditemui di rumah duka, Sabtu (3/10/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:33 WIB