Kawanan Penculik Ngaku Polisi Ditangkap, Satu Tewas Ditembak

- Redaksi

Kamis, 15 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Jajaran Reskrim Polsek Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, berhasil mengungkap aksi penyanderaan terhadap lima orang warga Desa Mekar Jaya. Penyanderaan ini dilakukan oleh empat orang pelaku, dengan modus mengaku sebagai anggota polisi dari Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Empat pelaku yang diamakan ialah Egi Muzakkir (27), Febriansyah (33), Ardiansyah (25) dan Ahmad Emza (30). Nama terakhir meninggal dunia karena terkena luka tembak di bagian kepala dan kaki saat polisi melakukan penyergapan.

Sedangkan kelima korban yang disekap yakni, Oma (65), Abdul Rahman Sayuti (35), Ujang (37), Sahwal Rensusu Panjaitan (30) dan Rusdi (50). Semuanya merupakan warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir.

Informasi yang didapat, peristiwa penyekapan berawal ketika lima korban sedang bermain gaple di depan rumah salah satu korban. Saat itulah, datang empat pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi bertugas Polda Sumsel.

Dengan modus menganggap kelima korban sedang berjudi, keempat pelaku kemudian membawanya ke dalam mobil Daihatsu Xenia warna abu-abu dengan nomor polisi BG 1240 IP. Di dalam mobil, lima korban ini dimintai uang sebesar Rp30 juta sebagai uang damai.

Setelah itu, salah satu satu korban kemudian menelpon keluarganya untuk menyerahkan uang. Mendapati kabar itu, keluarga korban yang merasa curiga justru melaporkan kejadian ini ke Polsek Bayung Lencir. Usai mendapat laporan, petugas langsung melakukan pengejaran.

“Pada saat di Babat Supat ditemukan mobil para pelaku, dan langsung diberikan tembakan peringatan,” jelas Kapolres Muba, AKBP Siswandi, melalui Kasatreskrim, AKP Dwi Rio Andrian, Kamis (15/9/2022).

Setelah diberikan tembakan peringatan, pelaku tidak mau berhenti, lalu anggota menembak ban mobil pada bagian belakang.

“Mobil berhenti dan keluarlah dua pelaku yakni Ahmad Emza, sambil mengacungkan senjata api mainan jenis revolver ke anggota. Melihat itu anggota mundur sedikit. Tapi anggota langsung mengeluarkan tembakan peringatan,” jelas Kasatreskrim.

Karena tidak digubris pelaku, petugas lalu memberikan tindakan tegas dan terukur. “Sehingga mengenai salah satu pelaku Ahmad Emza tepat di kepala bagian belakang,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 

Rabu, 30 September 2026 - 11:48 WIB

Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor

Berita Terbaru

Kota Palembang

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:38 WIB

Foto korban

Kota Palembang

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:14 WIB