Kasus Pengangkutan Minyak Ilegal, Terdakwa Akui Sudah 7 Kali Kirim ke Lampung

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Terdakwa dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang. (Photo: Hermansyah)

Dua Terdakwa dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang. (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dua terdakwa yakni Reki Irawan KW dan Frannedhise Meilano yang terlibat kasus pengangkutan minyak illegal jenis bensin olahan sebanyak 8.000 liter kembali jalani sidang di Pengadilan Neheri Palembang, dengan agenda keterangan terdakwa, Rabu (23/4/2025).

Dalam persidangan dihadapan Ketua majelis hakim Noer Ichwan SH MH serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Yetty Febriandi SH melalui JPU pengganti Desmilita SH langsung melakukan pemeriksaan  kedua terdakwa.

Salah satu terdakwa didalam persidangan saat dilakukan pemeriksaan mengaku bahwa dalam pengakutan minyak ini,ini yang ke 7 kalinya  mengangkut minyak ke Lampung.

“Saya dapat upah Rp 500 ribu sama Jack. Total diberi uang Rp 4,2 juta sekali berangkat. Iya 7 kali angkut minyak ke Lampung, tidak tahu minyak itu illegal,” ucap salah satu terdakwa saat di persidangan.

Lanjut hakim menegaskan terhadap para terdakwa, bukan ini dan bukannya  melarang cari rejeki, kalau gak benar dipikir dulu, kalian juga yang malu. Sampai 7 kali ya, berarti sudah menikmati hasilnya,” timbang Masrianti SH MH.

Setelah mendengarkan keterangan para terdakwa, sidang ditunda sepekan. Dengan agenda tuntutan yakni pada Rabu tanggal 30 April 2025.

Diketahui dalam Dakwaan JPU, bahwa  terdakwa Reki Irawan KW bersama Frannedhise Meilano, pada Kamis (9/1/25) sekitar pukul 13.30 WIB, di Jalan Bypass Alang – Alang Lebar, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan ALL, terlibat dalam dugaan perkara meniru memalsukan BBM olahan, melanggar Pasal 28 ayat 1 UU RI No 22 tahun 2001 tentang Migas.

Berawal di bulan Desember 2024 Jack (DPS) menyuruh terdakwa Reki mengangkut minyak olahan bensin, di Desa Keban dibawa ke gudang milik Bambang (DPS) di Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Reki pun berangkat ke Desa Campang, Kabupatan Lampung Selatan untuk bertemu Jack. Untuk mengambil truk Mithsubishi BG 9868 YV warna hitam silver putih. Dengan tangki modifikasi di bak truk.

Reki pun mengajak rekannya F Meilano bertemu di gerbang tol Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Jack pun menyuruh Reki menghubungi Broto (DPS) selaku broker setelah sampai di Sekayu. Pada tanggal 8 Januari 2025 kedua terdakwa berangkat ke Desa Keban bertemu Deri (DPS) di Pasar Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Sekayu.

Kemudian Deri menuju lokasi pengolahan minyak jenis bensin, di daerah Keban, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba, dengan kedua terdakwa menunggu. Setelah selesai mengangkut bensin olahan sebanyak 8.0000 liter ke dalam tangki di bak truk modifikasi BE 9868 YV. Deri lalu mengantarkan truk ke kedua terdakwa.

Selanjutnya terdakwa berangkat ke Lampung untuk mengantarkan bensin olahan alias ilegal ke gudang milik Bambang di Natar, Lampung Selatan. Namun selagi melintas di Jalan Bypass Alang – Alang Lebar, Kelurahan Talang Kelapa, Palembang truk terdakwa terjaring razia oleh pihak kepolisian polda sumsel, kemudian selanjutnya kedua terdakwa berserta barang bukti langsung diamankan dipolda Sumsel guna diproses lebih lanjut. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto : korban membuat laporan polisi

Kota Palembang

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB