Kapolda Minta Personel Antisipasi Radikalisme dari Lingkungan Masing-masing

- Redaksi

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Harmanto saat pembukaan acara penanggulangan dan pencegahan radikalisme serta Intoleransi Bagi PNPP di lingkungan Polda Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang Rabu (3/11/2021).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Harmanto saat pembukaan acara penanggulangan dan pencegahan radikalisme serta Intoleransi Bagi PNPP di lingkungan Polda Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang Rabu (3/11/2021).

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Harmanto mengimbau kepada Personel untuk ikut mengantisipasi aksi radikalisme dan Intoleransi di lingkungannya. Imbauan ini datang langsung dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto.

“Mari kita waspadai pemahaman yang sempit, serta mewaspadai yang bisa menjerumuskan PNPP yang dapat mempengaruhi Personel. Serta tangkal segala bentuk aksi intoleransi, radikalisme. Juga cara pandang, sikap, aktivitas radikalisme. Sekaligus dapat memfilter informasi penyebaran kabar bohong atau hoaks, yang bertujuan untuk memecah belah masyarakat, bangsa dan negara. Untuk itu para narasumber dapat menjelaskan secara komprehensif tentang radikalisme dan intoleransi, sehingga bagaimana kita menyikapi dan mendeteksi kelompok jaringan jaringan radikalisme. Sekaligus dapat membedakan tentang sunnah dan ajaran agama lainnya,” kata Irjen Toni, saat pembukaan acara penanggulangan dan pencegahan radikalisme serta Intoleransi Bagi PNPP di lingkungan Polda Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang Rabu (3/11/2021).

Sementara itu Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Ucu Kuspriyadi, Sik, MSi selaku koordinator kegiatan, menambahkan pandangan tentang pola pikir radikalisme dan intoleransi, serta mewaspadai perkembangan model aksi teror yang dilakukan. Saat ini aksi teror terus tumbuh secara sporadis dan mandiri.

“Kita harus paham akan bahaya dan ancaman radikalisme yang dapat menyasar siapa saja,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini mendatangkan narasumber dari internal Polri Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Sofiandi, SH. Sedangkan narasumber eksternal yakni Ketua FKUB Sumsel KH Mal’an Abdullah, MA, Sekretaris MUI Prop Sumsel KH Ayik Farid Aly Idrus, dan Dr Periansah, SE, MM dari Poltek Negeri Sriwijaya. Acara dipandu moderator Fajri Ismail, M Ag.

Kegiatan tersebut diikuti 227 (Pamen/Pama/Bintara dan PNS). Terdiri dari Satker Polda Sumsel 142 orang, Satwil 85 orang.

Untuk itu, kata dia, peranan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah dan tokoh adat dituntut berperan aktif dalam menangkal faham intoleransi, radikalisme

“Mereka dapat membantu menanamkan agama, dasar hukum dan adat yang ada di tengah-tengah masyarakat Sumatera Selatan. Mudahan dapat dipahami personel Polda Sumsel dan jajaran,” kata Kombes Pol Ucu Kuspriyadi. (Rel)

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Target Operasi Sikat I Musi 2026 Dibekuk Jatanras Polda Sumsel, Bobol Rumah Guru Agama
Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Resmi Jadi Tahanan JPU, Kasus Proyek PALI Segera Disidangkan
Pledoi Saesilawati: PH Bantah Ada Niat Membunuh, Minta Dakwaan Dialihkan ke Penganiayaan
Penemuan Mayat Mr. X Gemparkan Warga IT 1

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Jumat, 25 September 2026 - 11:56 WIB

Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 23:25 WIB

Target Operasi Sikat I Musi 2026 Dibekuk Jatanras Polda Sumsel, Bobol Rumah Guru Agama

Kamis, 24 September 2026 - 19:55 WIB

Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Resmi Jadi Tahanan JPU, Kasus Proyek PALI Segera Disidangkan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB