Kapolda Kirim Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di OKU

- Redaksi

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen A Rachmad Wibowo, melalui Kabid Humas Kombes Sunarto, menegaskan kepolisian harus cepat tanggap dalam memberikan perlindungan dan pengayoman, termasuk membantu kesulitan warga masyarakat yang terdampak bencana banjir.

“Itu sebagai bukti hadirnya negara di tengah masyarakat, apalagi saat terjadinya bencana alam seperti banjir yang melanda kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) saat ini. Polisi harus hadir membantu kesulitan warga masyarakat disana,” kata Sunarto, Kamis (9/5/2024).

Narto mengatakan, Kapolda memberikan perhatian khusus terhadap bencana banjir OKU dan telah memerintahkan Kapolres AKBP Imam Zamroni dan jajaraannya, untuk terjun langsung membantu masyarakat di sana.

Tidak hanya itu, disebutkan hari ini Kapolda mengirimkan bantuan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dilokasi banjir OKU.

“Pak Kapolda sudah memerintahkan Kapolres untuk terjun langsung ke lokasi, membantu dan melakukan langkah untuk meringankan beban masyarakat, mengevakuasi korban dan berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk menyediakan lokasi pengungsian serta mendirikan dapur umum,” ujarnya.

“Dan hari ini telah diberangkatkan bantuan Sembako dari Kapolda Sumsel untuk korban bencana banjir OKU. Sebanyak 2 ton beras, 2 ton minyak goreng, 2 ton gula pasir, 36 dus kopi, 50 dus teh Pucuk dan 150 kotak makanan tambahan Polri telah diberangkatkan personel Biro Logistik Polda menggunakan Truk. Ini untuk membantu meringankan warga di sana,” urainya.

Sebelumnya, hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari lalu di wilayah Kabupaten OKU telah mengakibatkan debit air sungai terus naik, meluap dan membanjiri sejumlah wilayah. Terdata 2 kecamatan dengan 16 kelurahan terdampak banjir.

Lebih dari 1500 rumah warga terendam banjir dan mengakibatkan putusnya jembatan gantung di Karang Agung, serta merendam setidaknya 10 hektare lahan perkebunan dan pertanian. (ANA)

Berita Terkait

Ketok Palu APBD Perubahan 2026, DPRD Titip Catatan Kritis untuk Pemkot Pagar Alam
Bupati Toha Sambut Sinergi RRI untuk Perluas Informasi Muba.
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Rutan Kelas IIB Baturaja Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Usai Divonis 4 Tahun, Kuasa Hukum Dua Terdakwa Soroti Peran Pihak Lain dalam Kasus Irigasi Air Lemutu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WIB

Ketok Palu APBD Perubahan 2026, DPRD Titip Catatan Kritis untuk Pemkot Pagar Alam

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WIB

Bupati Toha Sambut Sinergi RRI untuk Perluas Informasi Muba.

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 September 2026 - 17:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang

Senin, 21 September 2026 - 17:04 WIB

Rutan Kelas IIB Baturaja Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH

Berita Terbaru

Foto korban saat di TKP

Kriminal

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 Sep 2026 - 18:06 WIB